Friday, July 17, 2015

Pesan kepada Luz de Maria, 8 April 2015

PESAN TUHAN YESUS KRISTUS
KEPADA PUTERI TERKASIHNYA,
LUZ DE MARÍA
8 APRIL 2015


UmatKu yang terkasih,

Seperti halnya manusia butuh bernapas...
Begitulah manusia juga butuh SabdaKu, dimana jika tanpa SabdaKu maka makhluk manusia akan berkelana tak tentu tujuan.

UmatKu yang terkasih,

Kemana saja kamu pergi? Jalan manakah yang kau tempuh dengan mengabaikan SabdaKu?
Kamu datang dan pergi, berkelana dari satu tempat ke tempat lain, tanpa melihat, kamu hanya mengikuti sebagian besar orang saja.

UmatKu, perhatikanlah saat dimana kamu hidup sekarang, hendaklah kamu menjadi suara yang memperingatkan saudara-saudaramu agar mereka tidak terus acuh tak acuh dan kehilangan jiwa mereka.

UmatKu masih belum terbangun dari tidur mereka, sebaliknya, mereka semakin tenggelam jauh, dan itu bukanlah KehendakKu. Aku ingin jiwa-jiwa diselamatkan, dan memperoleh pengetahuan akan Kebenaran, Kebenaran yang Kuajarkan di dunia dan tertulis didalam Kitab Suci.

Kekasih,

Berdoalah. Tanpa berdoa dan tanpa menerima Aku, kamu tak akan bisa menemukan JalanKu. Dan tanpa intensi yang benar agar kamu sejalan dengan KehendakKu, maka kamu tak akan pernah mencapai Kehidupan Kekal.

Makhluk manusia merasa bahwa jika mereka memiliki intensi yang baik maka mereka akan diselamatkan. Tidak! Tidak begitu! Intensi yang baik saja tidaklah menyelamatkan. Tetapi bertindak dan bekerja seturut kehendak Ilahi, bukan menurut keinginan manusiawi.

Anak-anak,

Intensi yang baik tidaklah cukup.
Intensi yang baik namun tidak dilaksanakan, ada didalam neraka.
Untuk meraih Kehidupan Kekal maka kamu harus sejalan dengan KehendakKu sepenuhnya.

UmatKu tidak akan diluputkan dari pengalaman Pemurnian Besar nanti. Anak-anakKu akan diuji seperti emas didalam cawan pembakar. Aku akan berbahagia atas umatKu.

UmatKu belum diberitahu tentang saat dari pemurnian itu...

GerejaKu mengabaikan apa yang akan terjadi, beberapa dari anak-anakKu yang telah ditahbiskan, menyangkal penggenapan dari peristiwa-peristiwa mendatang, seperti halnya mereka lupa telah mempersembahkan hidup mereka kepada-Ku. Sungguh menyakitkan Aku jika mendengar beberapa dari jiwa-jiwa yang tertahbis itu menyangkal IbuKu, menyangkal Peringatan itu, menyangkal Pemurnian itu, menyangkal kehadiran antikris, dan menyangkal peristiwa-peristiwa lainnya, melalui apa umat manusia harus dimurnikan dari segala kejahatannya.

Sekarang ini bukanlah saat bagi mereka yang bersikap ragu-ragu. Kamu harus menentukan jalan dan Aku menghendaki kamu memilih JalanKu... Jika tidak, kamu akan musnah.

Kamu meneruskan perbuatanmu ditengah segala kebuasan umat manusia, dan kamu bertindak lebih buruk dari pada binatang buas terhadap sesamamu, tanpa kesetiaan ataupun persatuan. Kamu mengoyakkan Karya dan Sarana-saranaKu. Ini adalah reaksi dari manusia yang berjalan melalui sebuah jalan kehidupan tertentu, dengan mengira dirinya mengasihi Aku namun tidak peduli akan SabdaKu dan menolak tanda-tanda yang dinyatakan oleh RumahKu dan yang sedang digenapi saat ini.

Tubuh MistikKu tidak diberitahu tentang apa yang akan terjadi...
Sungguh menyedihkan Aku jika melihat ada begitu banyak jiwa tersesat karena ketidak-pedulian mereka : mereka lupa bahwa Aku datang dengan membawa sebuah neraca pengadilan di TanganKu, dan setiap perbuatan, pekerjaan, akan ditimbang melalui neraca itu.

Saat ini setan telah menguasai makhluk manusia karena mereka tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, yang disebabkan oleh sikap ragu-ragu dan tidak adanya ajaran dan persiapan yang memadai dari umatKu oleh mereka yang telah dikonsekrasikan hidupnya kepada-Ku.

UmatKu bersikap tidak peduli akan KepentinganKu. Hal ini menuntun mereka kepada berbagai bentuk kejahatan, hingga mereka menyia-nyiakan waktu mereka dan mereka haus akan dosa. Aku akan memberi ganjaran kepada anak-anakKu, yaitu mereka yang bertekun dan mempertahankan Iman akan SabdaKu yang benar dan otentik.

Anak-anak yang terkasih,
Penyakit itu diam-diam semakin menyebar diantara umatKu. Penyakit-penyakit jasmani dan spirituil telah menjadi satu untuk menghancurkan anak-anakKu, yang tak berdaya dan tak peduli.

Api akan menjadi siksaan bagi angkatan ini, penyakit akan semakin meningkat sementara manusia tanpa Allah itu akan membunuh lebih banyak lagi umatKu.

Kekasih,

Kubah langit akan nampak terbakar. Janganlah kamu memandang murkaKu, tetaplah tingal didalam SabdaKu, didalam KebenaranKu. Aku tidak akan meninggalkan kamu meskipun kamu telah memutuskan untuk menjauhi Aku.

Aku ini maha rahim. KerahimanKu menjadi alasan hingga manusia bisa tetap hidup. Kamu telah menyesatkan SabdaKu, namun kamu akan tunduk kepada beban dosamu dan sikap tidak hormatmu.

UmatKu,

Bersatulah. Bersaudaralah. Janganlah ragu untuk saling melindungi satu sama lain.
Persatuan adalah kekuatan dari umatKu.

Janganlah kamu mundur, betapapun kuatnya angin berhembus. Kamu adalah pembela bagi anak-anak muda, anak-anak yang dicengkeram oleh setan melalui tehnologi, yaitu setan yang ingin menyesatkan pikiran anak-anak itu.

Anak-anak, kunungilah Aku didalam tabernakel. Terimalah Aku didalam Ekaristi. Setiap Ekaristi yang diterima dengan layak, setiap doa Rosario yang didaraskan dengan semangat, setiap tindakan kemurahan hati dan kepatuhan kepada Perintah-perintahKu, adalah merupakan sebuah sumber air berkat bagi kamu masing-masing.

Janganlah lupa bahwa ketika segala sesuatu nampaknya telah musnah, itulah saatnya ketika Aku akan bangkit didalam Kuasa, Kemuliaan dan KemegahanKu bagi umatKu.

Aku memberkati kamu. KasihKu ada bersama umatKu.
Aku mengurapi kamu dengan minyak KasihKu.

Jesusmu



Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.



Komentar-komentar sarana (visiuner)


Saudara-saudari,

Tidak setiap orang tahu tentang apa yang akan terjadi, namun semua orang tahu bahwa kita sedang menghadapi sebuah kenyataan yang tak dapat ditolak : setiap saat, angkatan ini semakin tenggelam didalam kehadiran setan dalam berbagai bentuknya.

Saudara-saudara,

Kita tak bisa acuh di hadapan adegan mengerikan yang dialami oleh saudara-saudara kita di Suriah serta di negara-negara lainnya. Manusia harus semakin peka, lebih mengasihi jiwanya, dan menjadi sarana perdamaian dan pertolongan bagi saudaranya.

Kita memiliki saudara-saudara yang tidak peduli tentang apa yang akan terjadi, dan mereka tidak boleh terus ditipu oleh pengharapan palsu yang diberikan kepada mereka oleh mereka yang menolak kenyataan bahwa umat manusia harus berjalan melewati proses pemurnian karena tingkah laku jelek mereka.

Semakin siap diri kita dengan pengetahuan tentang apa yang sedang terjadi, semakin baik pula kita menolong saudara-saudara kita. Kita harus membagikan pengetahuan tentang apa yang telah dinyatakan oleh Surga dan yang akan segera terjadi sebagai ujian bagi angkatan ini dengan tujuan yang ilahiah agar semua orang bertobat. Kita harus meluaskan pewartaan kita kepada mereka yang tidak tahu apa-apa mengenai apa yang akan terjadi ini karena rasa takut, sebab rasa takut berasal dari sikap tidak peduli dan tidak adanya kepercayaan akan Kerahiman Ilahi yang (sebenarnya) tak pernah meninggalkan anak-anakNya sendirian selama cobaan-cobaan ini.

Luka memang harus dibebat agar ia tak kelihatan, tetapi juga untuk melindunginya sehingga tidak terinfeksi. Namun dibalik bebat itu kita harus memberikan obat. Maka kita harus mewartakan apa yang telah ditunjukkan oleh Surga untuk mencegah saudara-saudara kita agar tidak sampai terkejut dan menjadi kebingungan. Marilah kita ingat bahwa Kuasa Ilahi menguatkan mereka yang lemah karena “aku bisa melakukan segala hal melalui Dia yang menguatkan aku.”

Amin

See 1 Timothy 2:4 New Revised Standard Version Catholic Edition

Philippians 4:13 New Revised Standard Version Catholic Edition