Sunday, July 26, 2015

Pesan kepada Luz de Maria, 14 Maret 2015

PESAN DARI PERAWAN MARIA TERKUDUS
KEPADA PUTERINYA YANG TERKASIH
LUZ DE MARÍA
14 MARET 2015



Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,

Anak-anak yang terkasih,

Hati Keibuanku terus menerus mengundangmu untuk tetap menyatu dengan Kehendak Ilahi.

Setiap makhluk manusia yang membaktikan hidupnya untuk menjalankan Kehendak Ilahi melambangkan sebuah kemenangan dari Rumah Puteraku, dan Surga berbahagia serta melimpahkan segala berkat bagi jiwa itu serta meluaskan berkat itu kepada jiwa-jiwa yang membutuhkan.

Dikuasai oleh Kasih Ilahi dan bersama dengan sejumlah besar pasukan Surgaku, didalam kepatuhan  akan panggilan Puteraku untuk menjaga umatNya, maka aku memanggilmu untuk memegang tanganku  agar kamu tidak sampai tersesat di saat yang amat menentukan ini, yang sangat kritis bagi keselamatan jiwa-jiwa.

Musuh dari jiwa terus menerus mengelilingi makhluk manusia guna mencari mereka yang bersikap ragu-ragu agar bisa mencuri pikiran mereka, mencari mereka yang pikirannya bisa dikotori dengan dosa yang sangat menentang Puteraku, sehingga hati manusia akan menjadi keras seperti batu karang dan tidak membiarkan tindakan apapun yang bisa membuat mereka yang berdevosi kepadaku bisa naik menuju Kehidupan Kekal. Setan ingin menciptakan permusuhan antara manusia dengan Penciptanya. Adalah angkatan inilah, dan bukan yang lain, yang terlibat dalam pertempuran melawan Allah Bapa yang belum pernah terjadi dalam sejarah umat manusia.  

Sebuah tempat yang istimewa bagi setiap anak-anakku ada didalam Hatiku karena aku adalah Perahu Keselamatan. Adalah kehendak bebas manusia yang memilih : datang kepada Hatiku dan diselamatkan, atau terus berada di tengah kejahatan yang akan menuntun kepada kemusnahan.

Kehendak manusia adalah sebuah berkat bagi anak-anakku ketika ia tidak mengijinkan ego manusia untuk mengendalikannya.

Jiwa yang dikuasai oleh keinginan manusia akan ditelan oleh kejahatan dan gairah yang buruk, dan karena keinginannya itu, maka manusia berusaha terus untuk meninggikan egonya agar terus dihargai.

Dia tidak didorong oleh kebaikan, namun oleh kejahatan. Dia menghidupkan kebencian dan keinginan balas dendam, dan hal ini semakin menggelapkan jiwa mereka.

Anak-anak yang terkasih,

Saat ini upaya setan adalah mempertahankan agar dosa etap aktiv didalam diri manusia hingga ia menjadi sebuah kebiasaan, sebuah sifat, sebuah kesalahan, sehingga manusia akan mengikuti akhir yang menyedihkan dari manusia lain yang telah menyerahkan dirinya kepada dosa dengan akibat kehilangan jiwa mereka didalam api yang kekal.

Anak-anak,

Aku datang untuk memanggilmu agar memiliki Kebaikan Ilahi yang diperuntukkan oleh Puteraku bagimu...

Aku datang untuk memanggilmu agar menerima warisan yang diberikan oleh Puteraku dari atas SalibNya. Diantara Kebaikan ini Dia mewariskan kepadamu KerahimanNya serta Ibu ini untuk menuntunmu dan mengantarai kamu masing-masing.

Anak-anak yang terkasih,

Aku tak bisa berbicara dengan anak-anakku tanpa memperingatkan mereka bahwa kini mereka sedang berada di saat ketika setan menghancurkan jiwa-jiwa dan membawa mereka kepada kemusnahan dan melakukan penentangan terhadap Puteraku semakin besar, memisahkan manusia dari doa, mengaburkan pikiran dan membutakan kecerdasan sehingga manusia akan kehilangan imannya.

Anak-anak,

Saat ini setan telah masuk dengan paksa dan berusaha untuk membingungkan umat dari Puteraku dan membuat mereka memecah-belah Tubuh Mistik Puteraku, untuk membingunkan seluruh umat awam, dan dengan desakan lebih besar lagi menuntun jiwa-jiwa yang telah dikersembahkan agar menuju kemusnahan sehingga imam-imam itu akan memisahkan dirinya dari Doktrin Sejati dan dari Iman Sejati, menuntun umat dari Puteraku agar selalu kebingungan, dan yang lebih membahayakan lagi, agar mereka menjadi putus asa.

Anak-anak,

Mereka yang mengasihi Hati Kudus Kami menyadari akan kewjiban mereka sebagai utusan dari panggilan yang mendesak ini kepada mereka dan saudara-saudara mereka, agar mereka tetap berjaga di hadapan berbagai ancaman besar yang sedang menanti mereka. diantaranya adalah berpa kemurtadan didalam Tubuh Mistik, yang selalu kusaksikan dengan kesedihan yang besar didalam Hatiku karena aku melihat kewajiban yang besar ini bagi imam-imamku yang terkasih. Krisis besar itu ada disini, sekarang ini! di hadapan anak-anakku, dan ia akan menjadi sebuah penganiayaan yang terbesar terhadap umat dari Puteraku yang meluas hingga ke seluruh dunia.

Imam-imamku yang terkasih hendaknya menjadi pembela bagi kawanannya yang telah dipercayakan kepada mereka. Mereka harus mewartakan Kebenaran yang telah diberikan oleh Puteraku didalam Kitab Suci serta pelaksanaannya melalui panggilan-panggilan ini bagi umatNya agar mereka bisa diselamatkan.

Doa kini telah diabaikan:

Doa bukan lagi menjadi bagian dari kegiatan manusia...
Kamu tidak merasakan doa itu perlu dalam kehidupanmu...
Doa tidak diperlukan lagi karena setan menggantikan kebutuhan doa manusia dengan dosa, dengan hal-hal duniawi ini, dimana semua ini dirasakan sangat perlu seperti udara untuk bernapas bagi para pendosa.

Anak-anak yang terkasih,

Bencana-bencana sedang terjadi dengan kekuatan dan frekuensi yang semakin besar, sehingga suatu bangsa tidak lagi bisa menolong bangsa lainnya. Gunung-gunung berapi mulai bangkit. Alam ini tidak mengenali manusia yang tidak mau bertindak seturut Kehendak Ilahi.

Perpecahan itu akan semakin kelihatan di tengah masyarakat, didalam keluarga-keluarga, didalam kelompok-kelompok, dan diantara saudara-saudara, karena mereka bertindak tidak sejalan dengan Perintah-perintah Allah, dengan Sakramen-sakramen, dengan kasih kepada sesama seperti saudara-saudara sendiri, tidak menghormati satu sama lain.

Manusia memiliki keinginan untuk memaksa saudara-saudaranya dan hal ini menimbulkan perkelahian. Hanya Dia sajalah, Puteraku, yang memiliki satu-satunya Kebenaran atas segalanya. Sedangkan yang lain, meski mereka mengaku memiliki Kebenaran, tidaklah benar. Sebaliknya mereka hidup didalam khayalan dan tipuan setan. Anak-anak, janganlah lupa bahwa Kebenaran Kristiani tidak hanya dengan menjalankan Iman saja, tetapi dia menjalankannya bersama-sama dengan saudara-saudaranya, dengan orang-orang di sekitarnya.

Anak-anak,

Umat manusia sedang menderita karena penyakit gawat, penyakit yang sama yang telah memusnahkan Sodom dan Gomorrah : kerusakan moral.

Memberontak melawan Perintah Ilahi, terlibat dalam penghujatan, pencemaran, kebohongan, melakukan tindakan kriminal melawan mereka yang tak berdaya. Semua ini merupakan tanda dari adanya pengaruh setan didalam makhluk manusia yang kemudian menghasilkan perbuatan dosa, ketidak-patuhan dan penolakan terhadap Allah.

Anak-anak, kamu itu bebas! Setiap umat Kristiani yang menjalani kehidupannya seperti yang dikehendaki oleh Puteraku adalah bebas! Sungguh bebas! Dengan melalui proses penyempurnaan dirinya setiap hari dan mencari kebaikan bersama sebagai sebuah tanda dari hati yang murni dan tulus dari mana tindakan dan perbuatan baik akan muncul.

Anak-anak yang terkasih, kenalilah setan, kenalilah ia ketika ia hadir di hadapanmu.

Saat ini Puteraku berdarah karena sikap munafik dari umatNya, uk yang tidak ingin bertobat, tidak mau menyesal, tidak ingin berubah, dan mencari kejahatan atas saudara-saudaranya, mempermalukan, memfitnah dan mengkritik : suatu racun yang sedikit demi sedikit ditiupkan oleh setan didalam jiwa-jiwa manusia hingga setan bisa menguasai manusia sepenuhnya.

Janganlah berjalan tanpa memandang ke atas. Tanda-tanda itu tidak akan berhenti muncul, seperti halnya pemurnian atas Gereja tak akan pernah berhenti.

Kekasih, aku memintamu untuk berdoa bagi Chili. Pemurnian atas tanah yang terkasih itu, dimana aku hadir disana dan ditolak oleh mereka, terus berlanjut.

Anak-anak yang terkasih, berdoalah bagi Costa Rica, tanah disana akan terguncang, gunung-gunung yang sebelumnya tidur akan terbangun secara mengejutkan.

Anak-anak yang terkasih, be bagi Jepang, ia akan menangis.

Berdoalah bagi Argentina, ia akan merasakan sakit secara mendadak.

Kekasihku,

Lautan akan membanjiri daratan, menghempaskan dosa-dosa yang ditumpahkan oleh manusia di daratan. 

Matahari akan menjadi redup, dan anak-anakku akan terkejut. Tak ada di alam ini yang seperti pada masa lalu.

Anak-anakku yang terkasih,

Kamu masing-masing hendaknya memandang kedalam dirimu, dengan tulus, agar kamu bisa memerangi ego manusiawimu yang telah tunduk kepada setan.

Dengarkanlah aku. Anak-anak kecil, janganlah menolak mendengarkan aku. Aku ingin membawamu kepada keselamatan dan menuntunmu menjauhi jalan yang salah dimana sebagian besar anak-anakku hidup. Jalan dari Puteraku adalah bisa dilalui dan tak ada ujungnya. KerahimanNya adalah tak terhingga bagi mereka yang bersedia datang di hadapanNya dengan rendah hati dan penyesalan. Janganlah menyepelekan PengadilanNya. Manusia telah mengundangnya melalui perbuatan jahatnya.

Tetaplah setia kepada Puteraku:
Aku akan menuntunmu dengan Mantel Kasihku...
Aku akan mempertahankan kamu sebagai Ibumu...
Aku akan mengangkatmu ketika kamu jatuh...
Aku akan memberimu Air Kehidupan, aku akan menyuapi kamu...
Aku akan mengajari kamu tentang jalan Kebenaran, dan mengusir setan menjauh...
Aku akan menyelimuti kamu dengan Mantelku...

My Maternal Heart is a path of light for humankind …
Umat dari Puteraku : takutlah jika kamu menentang Dia.
Umat dari Puteraku tak akan ditinggalkan.
Kamu adalah laksana biji mataNya dan Ibu ini mengasihi kamu semua tanpa kecuali.

Datanglah kepadaku, aku mengantarai kamu di hadapan Puteraku karena aku mengasihi kamu.
Berkatku bagi setiap orang adalah merupakan Terang Keselamatan.

Aku mengasihi kamu.

Bunda Maria

Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.



Komentar-komentar sarana (visiuner)



Saudara-saudari,

Bunda kita, lebih kemilau dari pada matahari, memperlihatkan Kasihnya kepada kita semua, tanpa mengecualikan siapapun. Lebih dari semuanya, Kasihnya itu telah mendorongnya tanpa mengenal lelah untuk mengusahakan keselamatan bagi semua anak-anaknya.

Kta tahu adanya berbagai pernyataan dari Surga yang ditujukan kepada umat manusia bahwa dosa serta sikap tidak bersyukur akan mendatangkan hukuman. Hukuman itu disulut oleh ulah manusia sendiri dan ada banyak saudara-saudara yang masih juga tidak bisa melihat adanya dosa-dosa mengerikan dari manusia satu terhadap manusia lainnhya, dan mereka berkata :”Semuanya baik-baik saja, manusia tidak layak menerima Pengadilan Allah.”

Mungkin manusia telah lupa bahwa Yesus menegur para ahli taurat yang munafik zaman dulu? Atau mungkinkah manusia lupa bagaimana Yesus mengusir para pedagang dari Bait Allah? Atau apakah manusia lupa lupa bahwa Yesus mengutuk kejahatan? Atau Dia mengusir setan dari beberapa orang?

Yesus tidak datang bagi orang-orang yang suci saat itu atau bagi angkatan-angkatan sesudahnya. Dia datang bagi kita, para pendosa ini, dan bagi kita juga Dia mati di kayu salib. Namun kita tak bisa mengaburkan makna dari PengadilanNya ketika Dia menentang beberapa orang karena mereka bersalah. Dia juga mengampuni dosa, namun hanya bagi mereka yang sungguh menyesal dan bertobat.

Bagaimana bisa manusia menyangkal keberadaan neraka? Bagaimana bisa manusia menyangkal kutukan terhadap jiwa?

Di kayu salib, Yesus mengampuni pencuri yang bertobat dan mengakui dia. Yesus tidak mengundang orang yang tidak mau bertobat untuk memasuki Kerajaan Surga.

Saudara-saudari,

Hari-hari mendatang ini bukanlah untuk bersukacita, hari-hari kegelapan ketika nampaknya sepertinya terang itu tidak akan datang lagi. Dan bumi akan terus bergerak...

Namun saat-saat telah menanti kita ketika kita akan melihat para malaikat dan Bunda Kudus kita melindungi umat Allah, dan untuk melindungi kita dari setan maka Bunda Maria menjelaskan secara detil apa yang akan dihadapi oleh umat dari Puteranya , tanpa ada yang disembunyikannya, agar manusia percaya dan bertobat. Dia akan menutupi apa yang terlihat dan yang tak terlihat, namun Bunda Maria tidak akan menyembunyikan peristiwa-peristiwa mendatang ini karena dia sangat mengasihi anak-anaknya.

Bunda Maria, berilah kami kasih yang sama... agar kekuatanmu bisa merasuki pikiran orang-orang yang tidak percaya akan perkataanmu.

Amin