Friday, December 14, 2018

Enoch, 7 Desember 2018


PESAN KEPADA PASTOR ENOCH
7 Desember 2018



Ada jutaan jiwa-jiwa yang akan musnah dengan datangnya Peringatan itu, karena mereka tidak siap. Banyak yang berada dalam keadaan dosa berat dan mereka tidak mampu bertahan dalam perjalanan menuju keabadian.


Panggilan mendesak dari St.Michael, Malaikat Agung, kepada umat Allah.

Pemurnian bagi bangsa-bangsa yang jahat sedang mendekat.

Siapakah yang seperti Allah? Tak seorangpun yang seperti Allah!

Muliakanlah Yang Mahatinggi, karena besarlah Belas Kasih-Nya

Saudara-saudaraku, Surga tak pernah lelah menyatakan diri kepada manusia, berbagai manifestasi besar sedang terjadi di langit dan di bumi, menantikan manusia untuk kembali kepada Kasih Allah, agar manusia tidak perlu menyaksikan Pengadilan-Nya. Pemurnian bagi bangsa-bangsa yang jahat sedang mendekat karena mereka selalu melanggar Ajaran-ajaran Kudus dan memberlakukan hukum-hukum yang bertentangan dengan alam. Bangsa-bangsa yang fasik, segera saja kamu akan menyaksikan Murka Allah yang akan dilepaskan kepadamu dengan segala Keadilan-Nya.  

Dosa-dosa manusia saat ini, saudara-saudaraku, telah melampaui segala batas yang ada. Darah dari orang-orang tak berdosa yang kau bunuh secara keji setiap hari, menjerit keras ke arah Surga menuntut keadilan. Dosa-dosa melawan alam yang disetujui oleh para penguasa dan para pembuat undang-undang, merupakan penghinaan terhadap kasih Allah dan ia pun menuntut keadilan. Exploitasi serta ketidak-adilan dari para pemimpinmu terhadap umat Allah juga menuntut keadilan. Semua ini secara bersama-sama, serta pelanggaran terhadap Ajaran-ajaran Kudus, adalah yang menyebabkan dilepaskannya Murka Keadilan Allah terhadap bangsa-bangsa yang jahat. Bapaku akan menghukum kamu dengan keras dan banyak dari bangsa-bangsa yang jahat ini akan musnah dari muka bumi.

Saudara-saudara, datangnya Peringatan itu semakin dipercepat oleh keberadaan setan dan dosa. Bersiaplah, umat Allah, karena perjalananmu menuju keabadian sedang tiba. Ada jutaan jiwa-jiwa yang akan musnah dengan datangnya Peringatan itu, karena mereka tidak siap. Banyak yang berada dalam keadaan dosa berat dan mereka tidak mampu bertahan dalam perjalanan menuju keabadian. Surga telah siap untuk menerima jiwa-jiwa. Mahkamah Agung Surgawi telah siap dan Neraca Pengadilan Ilahi menantikan beban perbuatan dari manusia yang tak mengenal terima kasih ini.
Betapa malangnya mereka yang tidak mau bangun dari tidur spirituil mereka, karena mereka akan terperangkap oleh Peringatan itu dalam keadaan tidak siap, karena mereka tertidur, dan ketika mereka tersadar, saat itu sudah terlambat bagi mereka. Peristiwa kebangkitan hati nurani ini adalah sebuah realitas, saudara-saudaraku. Peristiwa Peringatan itu bukanlah sebuah penemuan atau sebuah cerita untuk mengintimidasi kamu. Ia adalah sebuah kesempatan terakhir yang diberikan Allah kepadamu agar kamu segera berdamai dengan-Nya, meninggalkan dosa dan agar kamu besok bisa menikmati sukacita kehidupan kekal.  

Saudara-saudara, semua anak-anak Allah, setelah Peringatan itu, akan memiliki Meterai Darah Anak Domba Ilahi pada dahi mereka, yang akan membedakan mereka di dunia ini dari kawanan musuh. Banyak orang yang berada dalam keadaan dosa berat, karena kejahatan mereka dan karena beratnya dosa-dosa mereka, tidak mampu bertahan mengalami Peringatan itu dan mereka akan musnah selamanya. Juga ada jiwa-jiwa lainnya yang berada dalam keadaan dosa berat, akan diberi kesempatan untuk kembali, karena dosa mereka tidak diselimuti oleh terlalu banyak kejahatan.

Jiwa-jiwa itu harus berkomitmen di hadapan Mahkamah Agung Surgawi untuk meninggalkan dosanya dan kembali kepada Allah. Semua orang yang berada dalam dosa berat, bersama dengan mereka yang hatinya suam-suam kuku ketika Peringatan itu terjadi, akan dibawa ke neraka. Mengenai jiwa-jiwa yang akan diberi kesempatan untuk kembali, tetapi tidak mau berubah dan bertobat dengan terjadinya peristiwa Keajaiban dan yang terus berbuat dosa, maka Bapaku akan memusnahkannya dari muka bumi dan mereka akan dilemparkan ke dalam api yang kekal.

Jiwa-jiwa yang akan diberi kesempatan untuk berubah dan bertobat ini tidak akan ditandai dengan Meterai Darah Anak Domba. Kamu akan mengetahui perbedaan mereka dari kawanan musuh, karena mereka akan datang secara rohani dengan dirantai oleh dosa-dosa mereka. Sesuai dengan pertobatan mereka, meterai pada dahi mereka akan muncul dan rantai dosa mereka akan menghilang. Ingatlah bahwa semua umat Allah, setelah Peringatan itu, akan memiliki berbagai karunia dan karisma yang mereka butuhkan untuk menjalani pertempuran rohani yang besar. Dengan rahmat karunia ini, kamu akan dapat membedakan dan mengenali siapa yang berasal dari Allah dan siapa yang tidak. Kamu akan dengan mudah mengenali kawanan musuh karena kegelapannya, penghujatannya dan kebenciannya kepada Allah. Kegelapan mata mereka dan penampilan mengerikan mereka akan menandakan siapa mereka itu; itulah meterai yang mereka bawa ke dunia ini.

Jadi, bersiaplah kawanan dari Bapaku, karena perjalananmu menuju keabadian sedang tiba. Berusahalah selalu dalam keadaan rahmat Allah, waspadalah dan berjagalah, agar ketika Sang Tuan mengetuk pintu jiwamu, Dia akan mendapati kamu dalam keadaan terbangun dan kamu dapat berjalan bersama-Nya, menuju keabadian.

Semoga Damai Yang Mahatinggi tetap berada di dalam hati manusia yang berkehendak baik.

Siapakah yang seperti Allah? Tak seorangpun yang seperti Allah!

Saudara dan hambamu, Michael, Malaikat Agung.

Saudara-saudaraku, wartakanlah pesan-pesanku kepada seluruh umat manusia.   


Source: mensajesdelbuenpastor

Ned Dougherty - No. 4 - PENGENDALIAN CFR ATAS SUMBER-SUMBER MEDIA BESAR


Ned Dougherty:

No. 4 - PENGENDALIAN CFR ATAS SUMBER-SUMBER MEDIA BESAR



Konglomerat media massa utama adalah semua anggota CFR, yang menghalangi setiap anggota media, agar tidak menyampaikan laporan berita secara akurat atau jujur, karena semua anggota CFR telah bersumpah setia kepada CFR dan agenda Tata Dunia Baru. Media massa utama jarang menyebutkan CFR, sehingga sulit untuk sepenuhnya mengukur pengaruhnya. Ketika CFR disebutkan dalam pers yang berkaitan dengan masalah kontroversial atau insiden, maka peran media massa itu akan dianggap sebagai hal yang sepele atau tidak relevan. Secara historis, para elit global berencana untuk menguasai media dapat ditelusuri kembali ke tahun 1915. Anggota Kongres AS, Oscar Callaway, memberikan perspektif historis tentang rencana mereka pada tahun 1917:

Pada bulan Maret, 1915, perusahaan JP Morgan, perusahaan baja, pembuatan kapal, dan beberapa perusahaan lainnya, serta organisasi anak perusahaan mereka, mengumpulkan 12 orang dari dunia surat kabar dan meminta mereka untuk memilih surat kabar paling berpengaruh di Amerika Serikat bersama dengan sejumlah orang dari mereka yang cukup untuk mengendalikan secara umum kebijakan pers harian. Mereka menemukan bahwa hanya perlu membayar ‘kuasa pengendalian’ atas 25 surat kabar terbesar. Sebuah kesepakatan tercapai; kebijakan surat kabar itu bisa dibeli, dibayar per bulan; seorang editor surat kabar diperlengkapi kekuasaan atas setiap surat kabar untuk mengawasi dan mengedit informasi dengan benar mengenai pertanyaan-pertanyaan soal kesiapan, militerisme, kebijakan keuangan, dan hal-hal lain yang bersifat nasional dan internasional, yang dianggap penting demi kepentingan ‘para pembeli kuasa pengendalian’ itu.

Dengan mendapatkan kepemilikan media cetak ‘yang berpengaruh’ hampir satu abad yang lalu, kaum elit global yakin bahwa mereka akan mempertahankan kendali atas arus informasi kepada massa, ‘rakyat biasa,’ selama beberapa dekade ke depan. Hari ini, mereka mengendalikan enam atau tujuh konglomerat media massa yang pada gilirannya memiliki atau mengendalikan semua sindikat besar stasiun TV dan radio; media cetak, termasuk surat kabar, buku-buku pendidikan yang digunakan di sekolah dan universitas kita, serta para penerbit buku dan majalah; penyedia layanan internet utama; perusahaan musik, video, dan rekaman; dan industri film Hollywood, yang bertanggung jawab atas peningkatan kasus percabulan, pornografi, dan kekerasan dalam pembuatan film mereka.

Bagaimana para elit global ini berhasil dalam rencana mereka di bawah "pengawasan" media? David Rockefeller dalam pidato pertemuan Komisi Trilateral, pada Juni 1991, berterima kasih kepada para elit media massa yang dikendalikan CFR yang telah menjaga kerahasiaan mereka sambil menegaskan kembali agendanya untuk mewujudkan Tata Dunia Baru:

Kami berterima kasih kepada The Washington Post, The New York Times, Majalah Time dan publikasi besar lainnya yang direkturnya telah menghadiri pertemuan kami dan menghormati dan mentaati janji-janji mereka tentang kebijaksanaan selama hampir empat puluh tahun. Mustahil bagi kami untuk mengembangkan rencana kami bagi dunia jika kami tunduk kepada keterbukaan publisitas selama tahun-tahun itu. Tapi, tugas saat ini jauh lebih canggih dan siap untuk berbaris menuju sebuah pemerintahan tunggal dunia. Kedaulatan supranasional dari elit intelektual dan bankir dunia pasti lebih baik daripada penentuan sendiri secara nasional yang dipraktekkan pada abad-abad yang lalu.

Daftar keanggotaan media CFR, dulu dan sekarang, meliputi: CEO dari CBS Laurence A. Tisch, dan mantan wartawan CBS, Dan Rather; CEO dari NBC / MSNBC John F. Welch bersama dengan Tom Brokaw, David Brinkley, John Kanselir, Marvin Kalb, Irving R. Levine, Peter G. Peterson, dan Andrea Mitchell (istri mantan Ketua Fed, Alan Greenspan); CEO dari media ABC Thomas S. Murphy, dengan Barbara Walters, Diane Sawyer, dan George Stephanopoulos. Anggota media PBS termasuk Robert McNeil, Jim Lehrer, Hodding Carter III, dan Daniel Schorr. Dan yang terakhir, namun tidak kalah pentingnya di antara anggota mogul media CFR adalah Rupert Murdock, NY Post dan Fox News (Begitu banyak untuk dilaporkan yang adil dan seimbang.)

Siaran pers Associated Press sangat akurat dalam melaporkan segala sesuatu meski hal itu tidak persis sebagai kebenaran, tetapi itu adalah apa yang diinginkan CFR untuk Anda baca atau Anda dengar, terutama ketika berita utama berkembang, seperti bailout Wall Street baru-baru ini dan krisis ekonomi global saat ini. CFR secara cermat mengatur berita-berita selama waktu pelaporan yang dianggap penting untuk kepentingan pribadi mereka. Anggota-anggota Associated Press CFR termasuk Stanley Swinton, Harold Anderson, dan Katharine Graham, yang juga anggota Washington Post. Anggota CFR Michael Posner mewakili Kantor Berita Reuters.

Anggota-anggota CFR dari media terkenal lainnya, dulu dan sekarang, termasuk Katrina Vanden Heuvel, The Nation. Arnaud DeBorchgrave dari Washington Times. Joan Ganz Cooney, Presiden Workshop TV Anak-Anak - Sesame Street. Jaringan Berita Kabel (CNN) diwakili oleh Pres. W. Thomas Johnson dan Daniel Schorr. Wm F. Buckley, Jr. dari the National Review. David Gergen, yang juga menjabat sebagai penasihat untuk empat presiden AS. Dari News & World Report. Dow Jones & Co (Wall Street Journal) diwakili oleh Richard Wood, Robert Bartley, dan Karen House, keturunan dari pendiri CFR, Kolonel House. Tidak disangka, New York Times dikelola oleh anggota CFR yang terlalu banyak untuk ditampilkan disini, demikian juga majalah Time, Newsweek, dan Reader's Digest.


Thursday, December 13, 2018

Ned Dougherty:- NO. 3 - BAGAIMANA KAUM ELIT GLOBAL MENGENDALIKAN AMERIKA SERIKAT: FED DAN CFR


Ned Dougherty:

NO. 3 - BAGAIMANA KAUM ELIT GLOBAL MENGENDALIKAN AMERIKA SERIKAT:
FED DAN CFR


CFR - Council on Foreign Relations : Dewan Hubungan Luar Negeri
FED - Federal Reserve System: Bank Sentral Amerika Serikat


Untuk bisa memahami bagaimana keluarga Rockefeller dan teman-teman kaum elit global mereka, menguasai dunia, dan bagaimana mereka berniat untuk meningkatkan cengkeraman mereka pada seluruh umat manusia, maka kita perlu untuk mengenal dan akrab dengan organisasi-organisasi rahasia berikut:

• Dewan Hubungan Luar Negeri
• Komisi Trilateral
• Illuminati
• Grup Bilderberg
• The House Rothschild
• Freemasonry


David Rockefeller bersama dengan Zbigniew Brzezinski, seorang imigran Polandia dan mantan profesor ilmu politik Universitas Columbia, mendirikan Komisi Trilateral pada tahun 1973. Komisi Trilateral ini dibentuk untuk memasukkan para pemimpin bisnis dan politik Jepang dalam sebuah organisasi baru yang menjadi keturunan langsung dari Bilderberg Group, sebuah perkumpulan rahasia internasional yang didominasi oleh keluarga kaya Eropa dan AS. Kedua organisasi ini secara pribadi dan diam-diam mempromosikan Tata Dunia Baru yang dikelola oleh aristokrasi politik dan ekonomi supranasional.

Baik asal-usul Grup Bilderberg maupun Komisi Trilateral secara historis dapat ditelusuri kembali kepada kelompok Illuminati dan the House of Rothschild. Asal-usul Illuminati dikaitkan dengan Adam Weishaupt (1748-1830), seorang Yahudi yang masuk Katolik dan menjadi imam Yesuit. Diperkirakan bahwa dia sebenarnya sengaja ditanamkan di dalam Gereja Katolik oleh keluarga perbankan Eropa Rothschild. Dipengaruhi dan dibiayai oleh Keluarga Rothschild, Weishaupt membelot dari Gereja Katolik dan membentuk Illuminati, sebuah masyarakat rahasia yang didirikan oleh Weishaupt setelah terlibat dan mempromosikan ritual okultisme.

Setelah kegiatannya dipublikasikan, Weishaupt merancang untuk menjadi anggota di dalam Pondok Masonic di Munich pada 1777. Dia kemudian secara diam-diam mulai beroperasi dalam Freemasonry dan berusaha untuk menggabungkan sistem Illuminisme Luciferian dengan Masonry, dengan tujuan untuk menciptakan sebuah Tata Dunia Baru. Pengaruh Weishaupt dan rencana jahat dari Keluarga Rothschild terus bertahan hingga hari ini secara terselubung di dalam tingkatan Freemason yang tinggi dan rahasia di seluruh dunia.

Misi yang asli dari Illuminati adalah untuk menghapus semua pemerintah dan agama dan untuk mendirikan Tata Dunia Baru yang dipandu oleh kekuatan dan pengaruh the House of Rothschild. Mayer Amschel Rothschild (1744-1812), Godfather dari Kartel Perbankan Rothschild Eropa, membiayai Illuminati yang penuh dengan kerahasiaan. Ucapan yang buruk dari Baron Rothschild dan cukup terkenal: "Berikan saya kendali atas uang negara, maka saya tidak peduli siapa yang membuat undang-undang."

Pembentukan the Federal Reserve Bank (the FED – Bank Sentral Amerika)

Federal Reserve System dibentuk pada tahun 1913 oleh kartel perbankan sentral internasional yang dipimpin oleh keluarga Rothschild dan Rockefeller, khususnya oleh John D. Rockefeller, Paul Warberg, Otto Kahn, Jacob Schiff, yang mewakili House of Rothschild, dan para bankir dari bank-bank sentral internasional lainnya. Penting untuk dipahami bahwa Federal Reserve Bank ("The Fed") sebenarnya adalah bank sentral swasta, yang menyamar sebagai sebuah entitas Federal yang dimiliki oleh warga negara Amerika Serikat. Pada kenyataannya, Federal Reserve selalu beroperasi demi kepentingan para pendirinya serta keturunan mereka, termasuk Rockefeller, House of Rothschild, dan kartel perbankan asing lainnya yang justru merugikan para pembayar pajak Amerika. Sepuluh pemegang saham internasional utama dari Federal Reserve Bank adalah: Rothschild: untuk London dan Berlin; Lazard Bros: untuk Paris; Israel Seiff: untuk Italia; Perusahaan Kuhn-Loeb: untuk Jerman; Warburg: untuk Hamburg dan Amsterdam; Lehman: untuk New York; Goldman Sachs: untuk New York; Rockefeller: untuk New York. Saldo saham dimiliki oleh bank-bank anggota komersial utama, juga berafiliasi atau dikendalikan oleh pemegang saham utama yang disebutkan di atas. David Rockefeller terdaftar sebagai Pemegang Saham Kelas A / Direktur Bank Federal Reserve.

The Rockefeller's Council on Foreign Relations (Dewan Hubungan Luar Negeri / CFR): Bagaimana Para Elit Global Mengontrol Dan Mengendalikan Amerika Serikat.

Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) didirikan di New York pada 29 Juli 1921 oleh John D. Rockefeller, Paul Warberg, Otto Kahn, Jacob Schiff, dan lain-lain - yang terdiri dari kelompok yang sama yang merekayasa pembentukan Sistem Federal Reserve (the FED) pada tahun 1913. Tidak puas dengan hanya mengontrol dan mengendalikan " sistem uang negara", para pendiri "The Fed" menciptakan Dewan Hubungan Luar Negeri untuk "membuat hukum" Amerika Serikat sesuai dengan agenda CFR, melebihi harapan bahkan dari Baron Rothschild. Adalah penting untuk memahami pola pikir para bankir, industrialis, raja-raja minyak, dan karakter Wall Street yang mendirikan CFR.

Meskipun mereka telah menjadi orang kaya yang menciptakan dan membangun perusahaan-perusahaan Amerika, mereka tidak memiliki kesetiaan kepada Amerika Serikat atau rakyatnya. Kesetiaan mereka adalah kepada ketamakan dan keserakahan mereka sendiri. Oleh karena itu, karena perusahaan-perusahaan ini dimiliki dan dikendalikan oleh anggota CFR - diperluas dan menjadi internasional, dan monopoli pemerintah nasional tidak bisa lagi melindungi kepentingan mereka. Oleh karena itu, kepentingan egois para elit CFR mendiktekan bahwa berbagai kebijakan akan dimulai diberlakukan untuk melemahkan AS secara politik dan ekonomi yang mengakibatkan berkurangnya kedaulatan nasional Amerika Serikat dan implementasi lebih lanjut dari rencana mereka untuk menegakkan sebuah Tata Dunia Baru dengan satu pemerintah tunggal dunia.

Saat ini CFR beroperasi dari kantor pusatnya di New York City dengan kantor-kantor satelitnya di Washington, DC dan Chicago, IL. Keanggotaannya termasuk para politisi dan elit bisnis terkemuka, termasuk kepala akademisi dan media. Organisasi itu berusaha melakukan sentralisasi kekuatan politik dan kekuatan pasar dengan membuat undang-undang di luar pengaruh dan pengendalian sistem demokrasi.

David Rockefeller sekarang menjadi "Ketua Kehormatan Dewan" setelah menjabat sebagai Ketua 1970-1985. Namun, pengamat semi-rahasia CFR percaya bahwa Rockefeller masih berkuasa dan secara pribadi dialah yang memilih anggota-anggota baru. Para direktur CFR masa lalu dan sekarang termasuk George H. Bush, Averell Harriman, Donna Shalala, Zbigniew Brzezinski, John McCloy, Douglas Dillon, Adlai Stevenson, Bill Moyers, Cyrus Vance, Henry Kissinger, George Schultz, dan Alan Greenspan. Anggota terkemuka lainnya, dulu dan sekarang, termasuk: Dick Cheney, John Kerry, Bill Clinton, Al Gore, Ronald Reagan, Gerald Ford, Richard Nixon, John & Nelson Rockefeller, Rice Condolezza, Paul Wolfowitz, dan Colin Powell.

Daftar keanggotaannya serta ‘apa & siapa dia’ yang berasal dari para elit di Washington dan Wall Street bisa ditelusuri kembali hampir seabad yang lalu. Meskipun banyak politisi memiliki keanggotaan disitu, tetapi perlu dicatat bahwa Dewan Hubungan Luar Negeri ini adalah organisasi non-pemerintah, semi-formal dan rahasia. Keanggotaan CFR adalah kartel yang terorganisir dari para politisi, bankir, dan sarjana, dengan sejumlah bisnis besar yang berorientasi global.

Para anggota dari berbagai perusahaan termasuk Dick Cheney Halliburton dari Dubai (sebelumnya dari Houston, TX), British Petroleum, Dutch Royal Shell, Exxon Mobil, General Electric, Chevron, Lockheed Martin, Merck Pharmaceuticals, News Corp, Bloomberg, Microsoft, IBM, Time Warner, JP Morgan / Chase Manhattan, Goldman Sachs, dan Merrill Lynch. Keanggotaan ‘bersyarat’ dalam CFR  juga diberikan kepada para sarjana dan profesor universitas, khususnya di bidang ekonomi, keuangan, hubungan internasional, dan politik. Keanggotaan ‘bersyarat’ ini tersedia bagi para akademisi selama mereka mematuhi garis kebijaksanaan CFR dan terus menghasilkan "temuan-temuan" ilmiah yang mendukung agenda global CFR.

Para anggota ilmuwan ini, biasanya para profesor "yang kredibel" dari Harvard, Princeton, Yale, University of Chicago, dll, dengan mudah diidentifikasi sebagai CFR "Fellows" pada acara-acara berita utama (CNBC, MSNBC, CNN, Fox) dan digunakan oleh CFR untuk menyebarluaskan propaganda CFR. Di bawah tipu muslihat ini, CFR dapat memastikan bahwa tipe-tipe ilmuwan semacam itu dapat secara efektif mempengaruhi publik dan menyuntikkan agenda CFR ke dalam kesadaran sosial masyarakat tanpa kelihatan bahwa para ilmuwan itu sebenarnya dikendalikan oleh para elit global.



Wednesday, December 12, 2018

Ned Dougherty - No.2 - TATA DUNIA BARU TERUNGKAP


Ned Dougherty:

No.2 - TATA DUNIA BARU TERUNGKAP: APAKAH ANDA TAHU ORANG INI?
(Originally published October 2008)



Seorang "pemimpin dunia bayangan" yang mengepalai "sebuah komplotan rahasia yang bekerja melawan kepentingan terbaik Amerika Serikat". Dia sering digambarkan sebagai Anti-Kristus, Tuan dari Alam Semesta, Global Elitist, dan sebagai kekuatan di belakang Presiden Amerika Serikat. Presiden AS yang mana yang mungkin Anda tanyakan? George W. Bush, William J. Clinton, George H. Bush, presiden berikutnya, entah itu Obama atau McCain, dan setiap Presiden Amerika Serikat, terlepas dari afiliasi partai mereka, dari Republik ataupun Demokrat, sejak pria ini, ayahnya, dan ayah dari ayahnya dan teman-teman mereka telah mengambil alih pemerintahan bayangan Amerika Serikat sejak setidaknya pada masa pemerintahan Woodrow Wilson pada tahun 1913. Dia menjalankan kekuasaan dan kontrol atas kehidupan sehari-hari dari rakyat biasa dan kebanyakan dari kita tidak tahu bahwa dia bahkan ada. Namun orang ini tidak pernah dipilih bagi jabatan publik, dia lebih suka bertindak di belakang layar yang gelap, dari mana dia dan rekan-rekannya memiliki kekuatan untuk memanipulasi dan mengendalikan tidak hanya urusan domestik dan luar negeri Amerika Serikat, tetapi juga urusan banyak negara maju, industri, dan / atau dunia ketiga di seluruh dunia.

Orang ini tidak membayar pajak kepada pemerintah mana pun, tetapi dia secara parasit memperoleh banyak kekayaan dan penghasilannya melalui pendekatan global yang kejam terhadap sistem perpajakan yang diterapkan kepada "rakyat biasa" yang dia harapkan (semua rakyat) dapat dipandang secara global semakin berkurang dan mengecil hingga menjadi sebuah eksistensi yang feodal dan remeh, ketika dia dan teman-temannya, kaum elit global, secara cerdik terus melucuti masing-masing dari kita, dari semua aset dan pendapatan kita yang kita peroleh dengan susah payah. Apakah dia membantah atau menyangkal tuduhan yang dibuat terhadap dirinya bahwa dia sebagai pengkhianat terhadap rekan-rekannya sesama orang Amerika? Justru sebaliknya, dia bersikap arogan dan membanggakan dirinya dalam misinya untuk memperbudak warga Amerika Serikat serta semua warga dunia lainnya. Namanya adalah David Rockefeller, putra John D. Rockefeller, Jr., (1906-1978) dan cucu dari John D. Rockefeller, Sr. (1839-1937). David Rockefeller, lahir pada 1915, saat ini adalah kepala keluarga Rockefeller yang diakui, dan sebagai pemimpin keluarga yang lantang dan blak-blakan dalam mengekspresikan upaya keluarga untuk membentuk sebuah Tata Dunia Baru dan satu pemerintahan tunggal dunia. Meskipun sudah lanjut usia, dia secara aktif terlibat setiap hari dalam menjalankan urusan bisnis keluarga Rockefeller.

Setelah kematiannya, para pengamat percaya bahwa putranya, David Rockefeller, Jr., yang lahir pada tahun 1941, akan menggantikannya sebagai kepala keluarga. David Rockefeller tidak menyangkal niat keluarganya dan secara terang-terangan mengaku mendukung Tata Dunia Baru dan satu pemerintahan tunggal dunia, dan dia secara pribadi mencatat dalam Memoir pribadinya yang telah diterbitkan:

"Selama lebih dari satu abad, kaum ekstrimis ideologi dari kedua ujung spektrum politik telah memanfaatkan insiden-insiden yang telah dipublikasikan untuk menyerang keluarga Rockefeller, dimana mereka menuduh keluarga Rockefeller telah mempengaruhi dan mengendalikan institusi-institusi politik dan ekonomi Amerika. Beberapa orang dan kelompok bahkan percaya bahwa kita adalah bagian dari komplotan rahasia yang bekerja melawan kepentingan terbaik Amerika Serikat, serta mencirikan keluarga saya dan diri saya sebagai 'kaum internasionalis' dan bersekongkol dengan orang-orang lain di seluruh dunia untuk membangun struktur politik dan ekonomi global yang terintegrasi - satu dunia, jika Anda mau menyebutnya begitu. Atas tuduhan itu, saya merasa bersalah, dan saya bangga karenanya."

Tidak mungkin komplotan rahasia di balik Tata Dunia Baru atau dinasti keluarga Rockefeller akan pergi dan menghilang begitu saja. Saat ini ada lebih dari 150 anggota klan keluarga yang bertemu secara teratur di kediaman keluarga Kykuit dekat Tarrytown, New York, untuk merencanakan agenda global mereka, dan klan Rockefeller bergabung secara internasional dengan entitas lain, keluarga, dan individu yang memiliki hak istimewa dan keberuntungan, yang berusaha mewujudkan Tata Dunia Baru dan satu pemerintahan tunggal dunia.



Monday, December 10, 2018

No. 1 – KUBAH PENIPUAN




Malaikat Agung St. Michael telah ditugaskan di saat-saat sekarang ini untuk menghancurkan kepala ular dan mencampakkannya ke dalam jurang kebinasaan selama seribu tahun, yang berarti, untuk selamanya di dunia ini. - Our Lady of Light - June 1, 2008

Ned Dougherty:

No. 1 – KUBAH PENIPUAN: KATA PENGANTAR
(Originally published October 2008)


Salam dari Ned Dougherty!

Saya meminta Anda untuk bergabung dengan saya di dalam doa dalam peluncuran edisi perdana dari buku ST. MICHAEL THE ARCHANGEL’SEND TIMES JOURNAL.

St.Michael, Malaikat Agung, belalah kami pada hari pertempuran ini. Jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan jebakan dari si jahat. Dengan rendah hati kami mohon, kiranya Allah menghardiknya, dan semoga engkau, hai panglima pasukan Surgawi, dengan kuasa Allah, mencampakkan kedalam neraka setan dan semua roh jahat lainnya, yang berkeliaran di dunia, yang hendak membinasakan jiwa-jiwa. Amin.

Saya telah diperingatkan mengenai Tata Dunia Baru selama pengalaman ‘seputar-kematian’ saya yang pertama pada tanggal 2 Juli 1984. Kutipan berikut ini berasal dari buku saya, Fast Lane to Heaven, diterbitkan pada Maret 2001:

Sosok-sosok dunia yang kabur dan tidak dikenal secara publik, akan berusaha untuk mendirikan Tata Dunia Baru, dengan menciptakan pemerintahan tunggal di seluruh dunia yang ditujukan demi ‘kepentingan umat manusia.’ Sebagai sebuah kelompok, mereka akan berusaha untuk mengatur kembali lembaga keuangan dan perbankan di dunia dengan cara yang akan memungkinkan para pemimpin yang tidak dipilih secara sah untuk memanipulasi dan mengendalikan masa depan dunia demi keuntungan dan perolehan pribadi mereka sendiri. Keserakahan dan nafsu pribadi mereka sendiri untuk mendapatkan kekayaan materi dan kekuasaan itulah akan memotivasi mereka. Mereka akan berusaha menciptakan dunia yang sekuler dan materialistis tanpa ada kebebasan individu.

Selama pengalaman ‘seputar-kematian’ saya yang kedua, pada 30 November 1984 di Washington, DC, Malaikat Agung St. Michael menampakkan diri kepada saya dan melalui lokusi batin memberi saya pesan berikut ini, yang secara khusus ditujukan kepada warga Amerika Serikat:

Nenek moyangmu telah menciptakan sebuah bangsa yang bernaung di bawah Tuhan, dengan memiliki kebebasan dan keadilan bagi semua orang. Mereka adalah orang-orang yang memiliki cita-cita tinggi, yang dibimbing dan terinspirasi secara spiritual untuk menciptakan sebuah bangsa dan peradaban yang harus dikagumi dan dihormati, untuk menjadi teladan bagi seluruh dunia. Dalam menjalankan kehendak bebas mereka di bawah bimbingan dan arahan dari Tuhan, mereka menciptakan sebuah Konstitusi dan sebuah Bill of Rights bagi setiap pria, wanita, dan anak-anak, untuk hidup di dalam kebebasan guna mengejar kebahagiaan. Namun, orang-orang yang berpikiran mulia dan spiritual ini segera digantikan oleh orang-orang lain yang, dalam menjalankan kehendak bebas mereka, memilih untuk menempatkan ego mereka di atas Tuhan dan untuk menentang rencana Tuhan.

Jadi siapakah tokoh-tokoh dunia yang tidak dikenal dan tidak diketahui oleh publik ini, yang tampaknya telah menggantikan leluhur kita yang berpikiran mulia dan spiritual, dalam upaya mereka untuk menciptakan Tata Dunia Baru dan untuk menempatkan ego mereka di atas Tuhan dan untuk menentang rencana Tuhan?

St. Michael mengarahkan kita untuk mengerti bahwa rencana dari sosok-sosok bayangan ini telah diterapkan sejak saat pendirian negara dan bangsa Amerika Serikat, yang membawa kita kepada pengertian bahwa memang ada latar belakang sejarah dan perspektif yang dapat memberi kita suatu pemahaman lebih jauh tentang apa yang disebut Tata Dunia Baru dan untuk mengidentifikasi para promotornya saat ini. Jika Tata Dunia Baru telah menjadi bagian dari sejarah kita dan telah diatur oleh orang-orang yang berkuasa dan berpengaruh selama berabad-abad, bagaimana kita, orang-orang biasa ini, bisa mempengaruhi peristiwa-peristiwa masa depan demi perbaikan umat manusia dan untuk mengalahkan Tata Dunia Baru ini?

Haruskah kita, pada kenyataannya, mempersiapkan diri untuk mengenali musuh-musuh kita atau apakah kita menganggap bahwa kita tidak memiliki pengaruh di masa depan dunia? St. Michael, Malaikat Agung, sangat tanggap terhadap pemikiran kita dalam hal ini. Saya menerima serangkaian pesan-pesan bulanan melalui lokusi batin dari St. Michael, Malaikat Agung, pada tanggal 1 Agustus 2005, dan pesan ini ditujukan secara khusus bagi Warga Amerika Serikat.

Waktunya telah tiba bagi bangsamu untuk menentukan sikap. Kamu sekarang berada di persimpangan jalan dari milenium baru. Keputusan yang kau lakukan sebagai bangsa dan sebagai seorang warga negara, akan menentukan nasib umat manusia sejak saat ini hingga ke masa depan. Kamu telah membiarkan pemerintahmu menjadi rusak oleh semangat materialisme dan keserakahan dunia. Sekarang inilah saatnya untuk membalikkan arus ini. Di seluruh dunia ada orang-orang yang dihancurkan oleh kelaparan, penyakit, dan penderitaan. Namun kamu, yang berdiri sebagai bangsa, hanya melakukan sedikit atau tidak sama sekali bagi mereka. Kamu mencurahkan sumber dayamu hanya untuk melayani konflik yang akan menghasilkan keuntungan dari perang, bagi para pencari keuntungan yang egois di kalangan wargamu sendiri. Mereka itu tidak melihat adanya keuntungan dalam memberi makan kepada orang-orang yang lapar sehingga mereka tidak bersedia membantu orang-orang itu. Mereka hanya bekerja bagi diri mereka sendiri. Para pencari keuntungan dari perang ini menjarah negaramu dan menghancurkan cita-citamu demi alasan pribadi mereka sendiri. Mereka adalah para pialang kekuasaan dunia yang mencoba memanipulasi dan mengendalikan orang lain demi keuntungan pribadi mereka sendiri. Ulah mereka harus dihentikan, dan kamu, sebagai orang memiliki kekuatan melalui doa, haruslah menghentikan mereka. Bangsamu tidak boleh melanjutkan jalan yang dilaluinya selama ini. Jika kamu tidak membalikkan trend ini, maka kamu akan dihancurkan seperti semua peradaban besar di masa lalu untuk digenangi oleh air atau menjadi debu dan abu dalam perjalanan waktu.

St. Michael rupanya tidak berbasa-basi ketika dia memperingatkan kita tentang para pialang kekuasaan yang mencoba untuk memanipulasi dan mengendalikan orang-orang lain (kita semua) demi keuntungan pribadi mereka sendiri.

Secara pribadi, saya ingin menekankan pentingnya doa di zaman ini. Saya sangat yakin karena saya telah diperintahkan berulang kali melalui pesan-pesan dari Yesus, Maria, dan St. Michael, bahwa kekuatan doa kita akan menjadi faktor penentu yang akan mempengaruhi peristiwa-peristiwa di masa depan demi kemajuan umat manusia. Saya juga telah diyakinkan berulang kali bahwa para pendukung Tata Dunia Baru akan dikalahkan oleh kekuatan doa dan dengan  pertolongan Roh Kudus.

Namun, kekhawatiran pribadi saya adalah bahwa banyak dari kita yang tidak menyadari keberadaan Tata Dunia Baru ini, atau kita masih berada di bawah ilusi bahwa Tata Dunia Baru itu tidak ada. Seperti yang saya lihat secara pribadi, pemilu di AS yang akan datang, undang-undang bailout perbankan AS baru-baru ini, dan runtuhnya ekonomi global, menunjukkan betapa besarnya kita harus membuka mata sebagai persiapan untuk menghadapi saat-saat Akhir Zaman - dengan kemungkinan besar terjadinya kehancuran ekonomi global dan meningkatnya arus dan pengaruh sosialisme serta penindasan oleh pemerintah terhadap rakyat Amerika Serikat.

Dan sebagai dukungan atas keprihatinan saya, Yesus, Sang Penebus juga memperingatkan kita dalam Pesan Oktober 2008:

Sudah saatnya bagi seluruh umat manusia untuk membuka mata mereka terhadap tipuan dari para penukar uang yang membutakan matamu terhadap realita dari rencana-rencana mereka.

Dalam komentar-komentar berikut, saya akan mengacu kepada beberapa individu, organisasi, dan lembaga, yang diyakini menjadi bagian dari kartel kekuasaan internasional yang sekarang berada di tahap akhir penerapan Tata Dunia Baru dan satu pemerintah tunggal dunia. Dalam banyak kasus, individu dan entitas yang disebutkan, dengan sukarela mengakui atau bahkan membanggakan keterlibatan mereka dalam mempromosikan satu pemerintahan dunia dan Tata Dunia Baru.

Secara kolektif, para individu dan entitas ini memiliki dan / atau mengendalikan perbankan global, keuangan, dan perusahaan asuransi; sumber daya energi global, khususnya perusahaan minyak besar; industri kesehatan global, khususnya perusahaan-perusahaan farmasi besar; berbagai kompleks militer dan industri yang memproduksi amunisi dan mesin perang; industri pertanian global; konglomerat media massa global yang mencakup setiap jaringan TV besar di Amerika Serikat; banyak perguruan tinggi dan universitas; surat kabar utama, majalah, dan perusahaan penerbitan; dan banyak lagi lainnya. Dari belakang layar, mereka mengendalikan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan banyak pemerintah dan pejabat negara-negara anggotanya, termasuk sebagian besar pejabat yang dipilih dan diangkat secara nasional dari Amerika Serikat. Juga di Amerika Serikat, baik partai Republik maupun Demokrat dan sebagian besar calon presiden AS baru-baru ini, berada di bawah arahan dan kontrol mereka dengan hanya beberapa pengecualian saja.

Maksud dan tujuan dari komentar-komentar ini adalah untuk memberikan informasi yang luas bagi Anda untuk mengenali bahwa Tata Dunia Baru sungguh ada dan pesan-pesan Surgawi memperingatkan bahwa kita memiliki kekuatan untuk menghentikan mereka melalui kekuatan doa!