Posts

Showing posts with the label St.Albert Agung

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 16)

Image
Bab 16 Betapa kuasa Allah meliputi segalanya Jika kita datang kepada Tuhan dalam keadaan polos, apa adanya, tanpa hambatan apapun, secara langsung, bebas dan damai, maka seperti telah dijelaskan diatas, dimana kita bersatu denganNya, apakah pikiran kita dalam keadaan bahagia ataupun sedih, apakah didalam kehidupan atau kematian, maka tugas kita adalah menyerahkan segalanya tanpa ragu dan pasti, secara umum dan secara khusus, kepada kuasaNya yang tak bisa dipertanyakan dan tak bisa salah. Hal ini tidaklah mengherankan karena hanya Dia sendiri yang membuat segala sesuatu menjadi ada, memberi kemampuan dan sifat serta gerak kepada semuanya, yaitu yang berupa kekuatan, kinerja, sifat, cara, tatanan, berat dan ukuran. Terutama karena seperti sebuah karya seni akan menggambarkan sebuah kejadian alam, maka dengan cara yang sama pula kejadian alam akan mencerminkan karya Tuhan, yang menciptakan, mempertahankan, memerintah dan menyelenggarakan, karena hanya Dia saja yan...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 15)

Image
Bab 15 Bahwa penghinaan terhadap diri sendiri bisa ada didalam diri manusia dan betapa hal itu bisa bermanfaat. Selanjutnya semakin besar manusia mau menyadari ketiadaan arti dirinya, semakin besar dan semakin jelas dia sadar akan kemuliaan Ilahi dan semakin besar manusia menjadi merasa rendah di matanya sendiri demi Tuhan, kebenaran dan keadilan serta semakin berharga dirinya di mata Tuhan. Karena itu marilah kita terus berusaha dengan segenap kekuatan keinginan kita untuk memandang diri kita sebagai yang paling rendah, paling hina, diantara semuanya dan menganggap diri kita tidak layak menerima karunia apapun juga. Kita harus berusaha untuk tidak menyenangkan diri kita sendiri dan hanya menyenangkan Tuhan saja sementara itu kita harus menganggap diri kita rendah dan tidak layak di mata orang lain. Selain itu jangan sampai kamu terpengaruh oleh adanya kesulitan, kesedihan, ataupun penghinaan, dan janganlah kamu kecewa oleh orang yang memberikan semua kesulitan ...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 14)

Image
Bab 14 Agar kita mencari suara hati kita dalam setiap keputusan. Sementara kita harus mencapai kesempurnaan spirituil, kemurnian didalam pikiran kita serta kedamaian didalam Tuhan, ternyata manfaat dari tindakan ini besar sekali jika kita secara perlahan masuk kedalam tempat yang rahasia didalam hati kita, ditengah segala sesuatu yang dikatakan, dipikirkan, atau dilakukan terhadap kita. Dengan cara menjauhi segala sesuatu dan benar-benar merenung didalam diri kita, kita bisa menempatkan diri kita didalam pengetahuan akan kebenaran dihadapan kita, dan tidak ragu lagi kita akan menemukan dan mengerti bahwa tidaklah baik, bahkan bertentangan, jika kita dipuji atau dihormati oleh orang lain sementara kita menyadari dengan melalui pengetahuan akan kebenaran tentang diri kita, bahwa kita ini jahat dan amat memalukan. Seperti tak ada manfaatnya jika diluar sana orang-orang memuji seseorang tetapi suara hatinya yang didalam menyalahkan dirinya. Dengan cara yang sama, se...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 13)

Image
Bab 13 Sifat dan nilai dari doa, betapa hati harus merenung dalam dirinya. Disamping itu karena kita tak mampu melakukan hal ini sendiri dan juga tak mampu melakukan perbuatan baik lainnya, dan karena kita sendiri tak bisa memberi apa-apa kepada Tuhan (dari siapa segala hal yang baik berasal) yang bukan milikNya sendiri, maka dengan pengetahuan ini, karena Dia telah berkenan memperlihatkan kepada kita dengan melalui mulutNya yang penuh berkat dan melalui contoh perbuatanNya, agar kita selalu berpaling kepadaNya dalam segala keadaan dan kesempatan meskipun kita jahat, malang, miskin, pengemis, lemah, tanpa daya, sebagai hamba dan anak. Dan agar kita terus mencariNya dan bersikap percaya menyerahkan kepadaNya segala bahaya yang datang kepada kita dari segala penjuru, benar-benar menyedihkan, dengan pikiran yang rendah hati, rasa takut yang suci, kasih, dengan penuh perenungan, ketenangan, kematangan, benar dan polos, rasa malu karena bersalah, dengan kerinduan yang be...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 12)

Image
Bab 12 Betapa kuatnya kasih kepada Tuhan Apa saja yang dikatakan tentang jalan untuk mencapai keselamatan tak ada yang lebih baik, lebih cepat dan lebih pasti dari pada dengan kasih, melalui apa segala sesuatu yang kurang atau tidak ada yang diperlukan bagi keselamatan bisa menjadi lengkap. Didalam kasih kita bisa memiliki kepenuhan atas segala kebaikan dan realisasi dari kerinduan kita yang terbesar tidak akan menjauh dari kita. Hanya dengan kasih saja, dengan apa kita bisa kembali kepada Tuhan, bisa dirubah menuju Tuhan, bergantung kepada Tuhan, dan dipersatukan dengan Tuhan sedemikian rupa hingga kita menjadi satu roh denganNya. Dan melalui Dia dan dengan Dia kita diberkati di dunia ini dengan rahmatNya, dan sesudahnya nanti didalam kemuliaan. Kini kasih tak bisa berhenti bekerja kecuali didalam orang yang dikasihi, dan kasih akan berhenti jika berhasil memenangkan dan memiliki orang yang dikasihi secara penuh dan damai. Karena kasih, yang juga merupakan kemu...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 11)

Image
Bab 11 Hendaknya seseorang menahan godaan dan menanggung cobaan. Tidak ada seorangpun yang mendekati Tuhan dengan hati yang tulus yang tidak dicobai dengan berbagai cobaan. Maka dalam semua cobaan ini, lihatlah dan rasakanlah, bahwa kamu tidak memperhitungkan hal itu, dan kamu menanggung hal itu dengan sabar, tenang, dengan kerendahan hati dan penderitaan yang panjang. Meskipun hal itu berisi umpatan dan hujatan, berpeganglah erat kepada ingatan bahwa kamu tak bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik atau lebih efektiv untuk menahannya dari pada kamu menganggap semua fantasi itu sebagai hal yang bukan apa-apa. Meskipun jika cobaan itu amat keras, mengerikan, janganlah kamu memperhatikannya, jangan dianggap apa-apa, abaikan hal itu. Jangan melihat hal itu sebagai milikmu, dan jangan membiarkan hal itu menjadi suara hatimu. Musuh pasti akan berlari menjauh jika kamu menghinakan mereka dengan sikapmu seperti ini. Musuh itu amat congkak dan dia tak bisa menanggung p...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 10)

Image
Bab 10 Seseorang hendaknya tidak usah berusaha untuk merasakan devosi yang yang begitu besar, lebih baik dia berusaha untuk bersandar kepada Tuhan dengan keinginannya sendiri. Selanjutnya kamu jangan terlalu memperhatikan devosi yang terlalu besar, pengalaman manis atau air mata, tetapi sebaiknya kamu secara mental dipersatukan dengan Tuhan dalam dirimu dengan melalui niat baik dari kecerdasanmu. Karena apa yang paling menyenangkan bagi Tuhan adalah pikiran yang bebas dari segala khayalan, yang merupakan kumpulan dari berbagai bayangan, ide, dan yang mewakili benda ciptaan. Seorang rahib hendaknya bersikap biasa-biasa saja terhadap segala benda ciptaan sehingga dia bisa dengan mudah dan polos berpaling kepada Tuhan saja dalam dirinya, menjadi kosong demi Dia, dan bersandar kepadaNya. Karena itu tolaklah dirimu agar kamu bisa mengikuti Kristus, Tuhan Allahmu, dengan ketulusan, karena Dia sendiri juga miskin, patuh, murni, rendah hati, dan menderita, dimana hidup ...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 9)

Image
Bab 9 Sampai seberapa jauhkah kontemplasi bisa dilakukan melebihi tindakan atau perbuatan baik. Kini setelah menyadari bahwa segala hal diluar Tuhan adalah merupakan hasil karya dari Pencipta, maka keberadaan dan manfaat dari semua benda ciptaan itu juga terbatas, dan karena semua itu diciptakan dari tidak ada menjadi ada, maka semua itu dibatasi oleh pengaruh-pengaruh dari keadaannya semula yang tidak ada itu. Sementara itu kecenderungan dari benda ciptaan untuk menuju kepada kekosongannya semula menunjukkan bahwa kita menerima keberadaan kita, mempertahankan keberadaan kita, mempertahankan segala perbuatan kita dari saat ke saat, hal ini semua adalah berasal dari Pencipta itu sendiri, bersama dengan sifat apapun yang dimiliki oleh benda ciptaan, sama seperti kita menerima kekurangan dari tingkah laku benda ciptaan, didalam relasinya dengan Dia yang menjalankannya, maka semua itu tetaplah bukan apa-apa sebelum semua itu menjadi ada dan sesuatu itu bersifat terb...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 8)

Image
Bab 8 Orang yang taat didalam kehidupan religius hendaknya menyerahkan segenap hidupnya kepada Tuhan dalam segala keadaan. Aku yakin bahwa kamu tahu dari berbagai pemikiran ini bahwa semakin besar kamu menjauh dari produk imajinasi dan segala benda ciptaan dan duniawi ini dan menyatu dengan Tuhan dalam segala kecerdasanmu, melalui sebuah niat yang baik, maka semakin dekat kamu kepada keadaan tak berdosa dan kesempurnaan. Adakah yang lebih baik dari hal ini ? Adakah yang lebih membahagiakan ? Lebih dari itu adalah penting bagimu untuk mengosongkan pikiranmu, tanpa imajinasi dan khayalan, bebas dari segala keterlibatan, sehingga kamu tidak lagi memperhatikan dunia, sahabat, kesejahteraan, penentangan, dan apapun juga pada waktu yang lalu, sekarang dan yang akan datang, apakah itu didalam dirimu atau orang lain, bahkan termasuk dosa-dosamu sendiri. Tetapi kamu hanya akan memandang dirimu sendiri dengan kesederhanaan tertentu, untuk berada sendirian bersama Tuhan ...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 7)

Image
Bab 7 Bahwa hati harus dipusatkan kedalam dirinya Apa yang lebih penting lagi, seperti yang dikatakan didalam buku ‘On the Spirit and the Soul’ (St.Agustinus), bahwa naik menuju kepada Tuhan berarti masuk kedalam dirinya sendiri. Dia yang mau masuk kedalam dirinya dan merasuk kedalam sifatnya yang paling dalam, dia akan bisa lepas keluar dari dirinya dan dia akan benar-benar naik menuju kepada Tuhan. Karena itu marilah kita menjauhkan hati kita dari segala penyimpangan dunia ini dan mengajaknya merengkuh kebahagiaan yang ada didalam, sehingga kita bisa mendudukkannya pada derajat tertentu didalam terang dari kontemplasi ilahiah. Karena inilah kehidupan dan kedamaian dari jiwa kita, dengan niatan yang penuh untuk mengasihi Tuhan dan duduk dengan manisnya didalam penghiburanNya. Namun alasan mengapa kita dengan berbagai cara menghindari tindakan yang membahagiakan ini dan kita tak bisa masuk kedalamnya, adalah karena pikiran kita sangat mudah menyimpang oleh banya...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 6)

Image
Bab 6 Agar orang yang taat, bersandar kepada Tuhan dengan pengertian dan keinginan yang tulus. Semakin besar kamu membersihkan dirimu dari hasil khayalan dan keterlibatanmu kepada dunia luar, yaitu hal-hal disekitarmu dan segala sesuatu yang masuk kedalam indera, semakin besar jiwamu akan memulihkan kekuatannya dan indera batinmu, sehingga ia bisa menghargai segala sesuatu yang diatas. Karena itu belajarlah untuk membuang dari khayalan dan gambaranmu, segala benda materi ini, karena yang paling menyenangkan bagi Tuhan adalah pikiran yang bersih dari semua benda dan keterikatan kepada benda. Karena sudah menjadi kesenanganNya untuk tinggal bersama dengan anak manusia, yaitu mereka yang bebas dari segala kegiatan duniawi, penyimpangan dan nafsu-nafsu, dan hanya mencari Dia dengan pikiran yang sederhana dan murni, mau mengosongkan dirinya bagi Tuhan, dan hanya bergantung kepada Tuhan saja. Jika tidak, ingatanmu, khayalanmu, pikiranmu, akan sering terlibat dengan ha...

Bersandar Kepada Tuhan (Bab 5)

Image
Bab 5 Tentang kemurnian hati, yang harus dicari melebihi segala hal yang lainnya. Jika keinginan dan tujuan hidupmu adalah meraih kebahagiaan sejati, rahmat dan kemuliaan, dengan melalui jalan yang lurus dan aman, maka arahkanlah segenap pikiranmu untuk terus menerus mencari kemurnian hati, kejernihan pikiran dan ketenangan indera. Kumpulkanlah seluruh keinginan hatimu dan arahkanlah semua kepada Tuhan diatas sana. Untuk melakukan hal itu kamu harus menarik dirimu dari para sahabatmu, dari siapapun juga, dari semua tindakan yang bisa menghalangi dirimu mencapai tujuan akhir itu. Raihlah setiap kesempatan yang bisa kau temukan disetiap tempat dan waktu, dan dengan segala cara, untuk memusatkan dirimu kepada keheningan dan kontemplasi serta mengumpulkan buah-buah tersembunyi dari keheningan itu, sehingga kamu bisa lolos dari kehancuran zaman ini dan menghindari kekacauan dunia ini. Untuk itulah kamu harus mengarahkan dirimu selalu kepada kemurnian, kejernihan, dan...