API PENYUCIAN ITU NYATA

Susan Skinner

February 6, 2026

https://veilofveronica.blog/2026/02/13/purgatory-is-real/

Posted on February 13, 2026 by veilofveronica

  

                                                               
                                                              Gustavo Dore’ Purgatory


Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun. (Yak.1:2-4)

Saat ini saya sedang mengikuti kelas untuk menyelesaikan sertifikasi saya dalam Pembinaan Rohani melalui Avila Institute dan Heart of Christ. Prosesnya memakan waktu lebih lama dari yang saya perkirakan karena saya harus berhenti sementara dari kelas ketika merawat orang tua saya. Dan atas kehendak Tuhan, saya akan selesai pada bulan Juni.

Kelas ini banyak berfokus pada ajaran Ignasian, dikombinasikan dengan ajaran Karmelit, dan ini sangat membantu. Selama beberapa minggu terakhir, kami telah mempelajari apa yang dikatakan Santo Ignatius tentang kearifan dalam pengambilan keputusan, dan beliau berbicara tentang sesuatu yang disebut "prinsip dan dasar." Ini adalah pembukaan dari Latihan Rohani beliau, dan jika Anda tidak memahaminya, akan sangat sulit untuk memahami dan membedakan kehendak Tuhan. Prinsip dan dasar tersebut menyatakan hal ini:

Manusia diciptakan untuk memuji, menghormati dan melayani Tuhan kita, dan dengan cara ini untuk menyelamatkan jiwanya. Semua hal lain di muka bumi diciptakan untuk manusia, untuk membantunya mencapai tujuan penciptaannya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kita harus menggunakan segala ciptaan sejauh hal itu membantu kita mencapai tujuan kita, dan membebaskan diri kita dari segala ciptaan sejauh hal itu menghalangi kita. Oleh karena itu, kita harus bersikap acuh tak acuh terhadap ciptaan… sehingga kita hanya menginginkan dan memilih apa yang lebih sesuai dengan tujuan penciptaan kita.

Ini berarti kita tidak boleh menginginkan kekayaan lebih besar daripada menginginkan kemiskinan, kesehatan lebih daripada penyakit, kehormatan atau aib, umur panjang atau pendek, tetapi kita hanya boleh menginginkan hal-hal yang membantu kita untuk memuji, menghormati, dan melayani Tuhan kita. Ini disebut Ketidakpedulian Suci dan bukan berarti kita harus bersikap dingin dan tidak emosional, melainkan hal terpenting bagi kita adalah apa yang membawa kita lebih dekat kepada Tuhan. Segala sesuatu yang lain adalah keterikatan yang bukan berasal dari Tuhan. Kita harus berupaya membersihkan diri dari keterikatan. Ketika kita telah memahami prinsip dan fondasinya, maka  kita berada dalam kehendak Tuhan.

Saya sering merenungkan hal ini dalam hidup saya sendiri, terutama ketika saya merasa ada satu jalan lebih baik daripada jalan lain dan kemudian saya menyadari bahwa Tuhan berpikir berbeda. Saya terikat pada sesuatu yang tidak Dia inginkan untuk saya. Seringkali hal yang saya ikatkan itu hanya memuaskan kesombongan dan ego saya saja. Maka saya berdoa agar disucikan dan dijauhkan dari hal itu.

Kelas ini, ditambah dengan diskusi saya dengan seorang teman tentang penderitaan luar biasa dalam melakukan pelayanan, membuat saya membawa semua itu ke dalam doa. Dan saya merasa Tuhan berbicara kepada saya tentang api penyucian. Jika apa yang saya tulis ini dikatakan salah oleh gereja, maka ketahuilah bahwa gereja benar dan saya salah. Saya menulis seolah-olah Tuhan berbicara kepada saya berdasarkan apa yang muncul di kepala saya saat berdoa. Inilah yang saya rasakan dikatakan Tuhan tentang api penyucian.

 

February 6, 2026

Bunga Lili Kekasih Bapa,

Dosa memiliki konsekuensi dan meskipun dosa Anda diampuni ketika Anda bertobat dan mengaku dosa, tetapi hukuman sementara tetap ada. Ini adalah konsekuensi spiritual dari dosa yang dilakukan, perbaikan yang harus dilakukan. Surga tidak membutuhkan perbaikan. Surga tidak memiliki keterikatan selain kepada saya. Hukuman sementara berarti "di dalam waktu", jadi itu terikat pada bumi dan ciptaan. Sementara api penyucian adalah proses pemurnian, itu terjadi di dalam ruang dan waktu. Itu bukan di keabadian. Konsekuensinya terikat pada bumi dan pada ruang dan waktu karena di situlah dosa dan dampak spiritualnya terjadi. Gravitasi memperlambat waktu, api penyucian berada di pusat bumi di mana waktu lebih lambat dan rasa dari waktu hilang.

Kamu dapat menjalani api penyucianmu di bumi selagi hidup – tubuh dan jiwa bersama – dengan mengasihi di tengah dosa dan akibat dosa. Seringkali, kamu merasa terpisah dari-Ku, tetapi semakin kamu belajar untuk bergantung kepada-Ku, semakin kamu mengasihi. AKU adalah kasih. Jauh lebih baik menderita di bumi daripada merasakan akibat-akibat itu setelah kamu mati karena itu terasa seperti neraka tetapi bukan neraka. Perpisahan yang kau rasakan sekarang, hanya kecil saja jika dibandingkan dengan perpisahan yang kau rasakan setelah kamu mati, tetapi kasihmu menjadi sempurna, itulah sebabnya penderitaan begitu besar karena kamu tahu terhadap apa atau dari apa, kamu terpisah.

Kamu tidak dapat memperoleh rahmat dengan usahamu sendiri karena semua rahmat berasal dari-Ku. Tetapi kamu memperolehnya dengan berpartisipasi bersama-Ku. Ketika kamu menolak hawa nafsu, menanggung penderitaan, dan memilih kasih meskipun harus membayar harga, ada buah rohani sejati yang Kuberikan dan itulah yang kamu peroleh. Tindakan dan partisipasimu berarti sesuatu. Pilihanmu adalah penting.

Jika kamu mati dengan keterikatan yang tidak sempurna pada sesuatu yang bukan dari-Ku, kamu akan belajar bagaimana rasanya perpisahan yang sesungguhnya dan kamu akan mengatasi konsekuensi-konsekuensi itu dalam ruang dan waktu yang dikelilingi oleh apa yang pernah kamu kenal, merasakan dampak dari perbaikan yang dibutuhkan. Ada begitu banyak hal yang tidak kamu lihat dan tidak kamu ketahui. Tetapi bumi terpengaruh oleh semua ini. Bumi terpengaruh oleh dosa, bumi terpengaruh oleh kesalehan. Segala sesuatu adalah saling terhubung.

Berpartisipasilah dalam penyucianmu sekarang selagi kamu masih hidup di dunia. Lepaskan dirimu dari keinginan-keinginan rendahan dan berpeganglah pada keinginan-keinginan surgawi. Kamu akan terbang ke surga ketika kamu menerima dan tidak melawan Kehendak-Ku.

Doakan jiwa-jiwa di api penyucian. Sungguh duka yang mendalam bagi mereka yang tidak memiliki siapa pun untuk mendoakan mereka.

Dari sebab itu maka disuruhnyalah mengadakan korban penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka. 2 Makabe 12:46

Abba

 

 

Popular posts from this blog

LDM: PERMINTAAN DARI ALLAH BAPA

LDM, 17 NOVEMBER 2025

LDM, 30 September 2024, Rahasia ketiga