Monday, August 10, 2015

Pesan kepada Luz de Maria, 1 Agustus 2015


“Wabah penyakit  hama akan segera menyelimuti bumi”


PESAN DARI PERAWAN MARIA TERKUDUS
KEPADA PUTERINYA YANG TERKASIH
LUZ DE MARÍA
1 AGUSTUS 2015

Anak-anak terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,

Aku tetap ada di sebelahmu untuk menjagamu tetap berada didalam Hatiku Yang Tak Bernoda pada saat-saat dimana peranan Keibuanku muncul keluar laksana sumber air dimana jiwa-jiwa bisa menemukan kesegaran.

Kamu bukannya berada di saat yang sedang berlalu atau pada sebuah saat yang lainnya...
Tetapi kamu sedang berada di saat dari segala saat ketika kamu akan diuji seperti emas didalam cawan pembakar.
Kehidupanmu, perbuatanmu, tindakanmu, semuanya haruslah berjalan selaras dengan satu tujuan yang utama : Kehendak Ilahi.


Kamu tahu bahwa emas haruslah dilebur pada suhu tinggi untuk memurnikannya dari segala bahan yang mengotorinya dan yang bisa menurunkan nilainya. Demikian pula anak-anak dari Puteraku haruslah dimurnikan seperti emas didalam cawan pembakar.

Begitu juga dengan anak-anakku yang sejati. Mereka tidak menjauhkan dirinya dari Kitab Suci atau Ekaristi, mereka berdoa Rosario Kudus setiap hari, dan mereka melarutkan dirinya didalam Kehendak Ilahi dari Puteraku.

Masyarakat akan menyalahkan seseorang jika dia tidak mau menerima hal-hal duniawi ini, menjadikan hidupnya sebagai lembah kesedihan. Pada saat yang sama, hal yang sama ini menjadi penghiburan bagi mereka yang berani berkata ‘ya’ ! Semuanya, sebagai saudara-saudara, hendaklah melihat kedalam diri sendiri, kedalam batin, agar kamu bisa mengenali dirimus secara mendalam, dan kemudian kamu akan masuk kedalam Tritunggal Kudus dengan suara hati nurani yang menyatu dan tunggal.

Sebagai Ibu dari setiap manusia, aku menjadi Pemberi dari segala harta, karena kasihku menguasai diriku.
Aku telah diutus untuk menyelamatkan jiwa-jiwa bagi Kehendak Ilahi. Aku telah diutus untuk selalu melindungi dan membela jalanmu.
Anak-anak terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,

Ada banyak sekali perbuatan jahat, tidak hormat, kenikmatan dalam tingkatan yang besar, serta segala keburukan dimana-mana tanpa ada yang menghentikannya. Aku melihat mereka yang sedang berjalan menuju Kebahagiaan Kekal dan mereka sangat berbeda dengan saudara-saudaranya yang akan musnah... Dan ada beberapa orang yang dibawa kepada kemusnahan karena penggunaan yang salah dari kehendak bebas mereka, dan yang lainnya lagi dibawa menuju Kebahagiaan Kekal karena kehendak manusiawi mereka dikurbankan dan digantikan dengan pelayanan kepada Puteraku.

Saat ini kamu harus kuat. Kamu harus mengenal Puteraku, agar setan tidak mengaburkan hati atau kecerdasan. Kamu harus menyerahkan dirimu, membaktikan hidupmu untuk mempelajari lebih jauh pengetahuan akan Kehidupan Puteraku Ilahiku, agar kamu tidak menjadi seperti mereka yang kepalanya dibawa oleh setan sebagai hadiah besar baginya.

Karena tidak adanya pengetahuan dan karena tak ada orang yang memperingatkan mereka, maka anak-anakku telah menyerahkan dirinya di tangan musuh dari jiwa. Saat ini, manusia tidak tertarik kepada spiritualitas. Dia tidak tertarik karena dia tidak diajari tentang spiritualitas, hanya tentang kemunafikan saja. Karena itu manusia tidak tertarik untuk naik menjadi lebih baik. 

Kebejatan adalah senjata ampuh yang digunakan oleh setan untuk memisahkan anak-anakku dari keselamatan. Inilah sebabnya mengapa Kitab Injil dilarang untuk diajarkan di berbagai institusi pendidikan, sehingga Sabda Ilahi akan dilupakan dan dengan demikian manusia akan bersedia untuk melakukan kejahatan, menyerang saudara-saudaranya dan digunakan oleh setan sebagai senjata untuk melampiaskan kekejian, penyalah-gunaan dan kejengkelan. Dengan demikian hal ini akan merantai jiwa-jiwa itu sehingga mereka tak bisa memperoleh keselamatan.

Segala sesuatu yang telah kukatakan sedang digenapi : wabah penyakit dan haa akan segera menyelimuti bumi. Manusia tak akan pernah beristirahat dalam perjuangannya melawan pukulan-pukulan yang diarahkan kepadanya untuk membangunkan dia, untuk membuatnya sadar akan penyangkalannya terhadap Keilahian dan sadar akan panggilan-panggilan dari Allah kepadanya.

Ada begitu banyak anak-anak yang berusaha memberikan jawaban rasional terhadap apa yang bersifat Ilahiah! ... dengan menggunakan sedikit kalimat yang muluk-muluk, dengan cara manusiawi, namun sama sekali tak ada maknanya yang berhubungan dengan apa yang Ilahiah, kalimat-kalimat yang justru menimbulkan kebingungan besar diantara anak-anakku.

Kehidupan dari tubuh adalah jiwa, dan kehidupan dari jiwa adalah Allah. Roh Kudus hidup didalam jiwa melalui jiwa, Roh Kudus hidup didalam tubuh, sehingga tubuh menjadi Bait dari Roh Kudus.

Anak-anak, Roh Kudus hidup didalam manusia, namun manusia harus memberiNya akomodasi yang baik agar Dia kerasan. Patuhlah kamu agar kamu menjadi berani di saat kecemasan dan kamu bisa dipuaskan ketika kamu merasa haus akan Allah.

Saat ini ada begitu banyak orang yang mengabaikan spiritualitasnya ke arah mana seluruh umat manusia dipanggil. Mereka tidak mengenal spiritualitas karena mereka bersifat permisiv terhadap rencana-rencana dari para penguasa yang melayani setan, penguasa-penguasa yang memerintah mereka agar tidak mengasihi Allah, membuang semua benda sakramental, dan tidak melayani Allah... dan sebagian besar dari anak-anakku patuh karena takut. Kekasih, jika hal ini terjadi di hadapan seorang penguasa, apa yang akan terjadi atas mereka jika belalai-belalai antikris itu memukul mereka, umat dari Puteraku, dengan kerasnya ?

Janganlah lupa bahwa ketika si penindas keji itu tiba, akan tiba pula orang-orang yang sesat, jahat, penindas, pemfitnah, para hamba setan, para pembenci apa yang baik dan kudus, karena mereka semua adalah para pelayan setan. Dan pada saat ini mereka itu sulit untuk dikenali karena mereka berada ditengah-tangah gandum dengan memakai kepalsuan yang besar.

Berdoalah bagi negeri Utara. Disana anak-anakku menderita karena para pemimpinnya yang memberotnak melawan Hukum-hukum Allah.

Anak-anakku tidak dikenali dalam tingkah laku mereka. Saat ini umat manusia laksana seorang asing bagi anak-anak Allah, karena ketidak-adilan semakin marak dengan nafsu-nafsu jasmani, tercela, keadaan tak bermoral tanpa batas. Sopan santun telah dihilangkan dari muka bumi. Ia telah digantikan oleh dunia mode yang tak bermoral. Orang tua suka menyaksikan anak-anak mereka yang memamerkan tubuh-tubuh mereka.

Terlalu dekat dengan setan mengakibatkan kejahatan berkuasa atas makhluk manusia, hingga antikris ingin memerintah atas manusia, dan manusia memberi jalan yang lebih mudah bagi antikris, setiap saat, karena dia tidak menemukan hambatan apapun.

Umat manusia akan berputus asa ketika mereka mendapati dirinya terikat dan tak bisa bergerak, menjadi mangsa dari si ular dalam segala hal. Ketika seluruh Ciptaan ini memberontak terhadap manusia, manusia akan mengerang dan merintih dan meratap, dan tidak bisa menemukan damai dalam jiwanya. Setan akan menuntun mereka kepada penyalah-gunaan, penyiksaan, penganiayaan, dan menyakiti sesamanya, sehingga ketika mereka terbangun mereka akan gemetar demi menyaksikan apa yang telah dilakukannya.

Anak-anak terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,

Saat-saat ini bukanlah seperti saat-saat sebelumnya. Aku mendengar anak-anakku berkata :”Selalu saja ada bencana, selalu terjadi gempa bumi, selalu terjadi wabah penyakit dan hama, selalu... selalu.” TIDAK! kekasihku, TIDAK PERNAH terjadi seperti saat ini atau pada saat-saat mendatang ketika segalanya akan berkembang kembali. Akan terjadi lebih banyak lagi gempa bumi dengan intensitas yang semakin besar.

Berdoalah, anak-anakku, bagi California, terutama bagi San Francisco.
Ia akan diguncang kuat.
Air akan menyapu bumi beserta segala kejahatan yang dilakukan manusia diatasnya.

Kamu harus selalu waspada akan semuanya ini, dan kamu harus siap menambil jalan yang benar. Kamu harus memperhatikan persekutuan yang harus ada antara manusia dengan Penciptanya. Kamu harus memperhatikan penderitaan yang kau timbulkan terhadap Puteraku melalui ketidak-setiaanmu. Begitu besar rasa hormat manusia terhadap kedudukan sosial seseorang, jauh lebih besar dari pada rasa takut manusia karena tidak adanya Iman akan Kuasa Ilahi Yang tak terhingga.

Anak-anak yang terkasih,

Tak seorangpun yang tahu akan waktunya. Maka anggaplah bahwa setiap hari adalah harimu yang terakhi...
Saat ini penyatuan dengan Puteraku hendaknya menjadi upaya yang paling besar dilakukan oleh perbuatan dan tingkah laku manusia, agar manusia patuh sepenuhnya kepada Kehendak Ilahi, sehingga kamu bisa menolak setan serta serangan-serangan dari saudara-saudaramu.


Berdoalah, anak-anakku, bagi Jepang dan Chili. Mereka akan menderita oleh kemarahan daratan dan lautan.

Anak-anak, janganlah mengabaikan panggilan-panggilanku. Bumi ini bergerak menyimpang dari jalannya hingga gerakan yang menetap itu, yang tak pernah berhenti, akan mencapai permukaan yang bergelora dengan kekuatan yang lebih besar, dan anak-anakku akan menderita karenanya.

Ini adalah saat-saat yang berbahaya, kekasihku. Si penipu jiwa-jiwa terus menunggu dan menghadang dan kini dia telah bertindak melawan anak-anak Allah.

Anak-anak yang terkasih, runtuhkanlah ego manusiawimu. Kerajaan besar ini terus menerus memerintahkan untuk menyenangkan dirinya sendiri, mencemoohkan nilai-nilai luhur dan keberanian sebagai anak Allah, sehingga setan akan menyulut kekacauan terhadap segala sesuatu yang teratur, damai, penuh solidaritas, kasih, kemurahan hati, kehidupan, sopan santun, pengharapan dan iman.

Saat ini adalah sulit jika kamu menjalaninya tanpa Puteraku. Saat ini adalah sulit bagi mereka yang hidup didalam kegelapan. Namun bagi mereka yang merasa pasti bahwa dirinya “bisa melakukan segala sesuatu melalui Allah,” mereka akan bisa meihat jalan mereka dengan jelas dan pertolongan dari Surga akan selalu diterimanya.

Anak-anak, ‘pertolongan berasal dari Allah yang menciptakan Surga dan bumi.’ Janganlah putus asa. Pertolongan dikirimkan kepada umat dari Puteraku untuk mendorongmu dengan Sabda Ilahi.

Kasih Puteraku kepada milikNya tak akan diperolokkan. Mereka yang memperolokkannya akan menerima ajarannya : kesendirian. Hal itu bukan karena Puteraku memberikan kesendirian itu kepadanya, tetapi karena mereka yang menolak Puteraku dan mereka memilih apa yang lebih mudah dan bersifat sesaat saja, dengan berkata kepada Puteraku, “Pergilah, aku tak bisa tinggal bersamaMu, karena aku akan dicemooh.”

Anak-anak yang terkasih, di tanah dimana Magog 4 berdiri, disana ada sebuah kekuatan besar yang bersama-saam dengan sekutu-sekutunya akan menginvasi Israel.

Anak-anakku, betapa seringnya semua tanda-tanda itu digenapi. Mereka yang buta tidak melihat dan yang tuli tidak mendengar! Kamu, anak-anakku, janganlah menjauhi Puteraku. Dan sebagai Ibu dari seluruh umat manusia, aku berada disini, di sampingmu, untuk mengantarai dan menolong kamu.

Anak-anak,

Janganlah menunggu hingga akhir...
Peringatan itu segera tiba.
Inilah sebabnya setan mempercepat langkahnya, sehingga manusia akan merasa nyaman berbuat dosa, hingga kejahatan manusia dihentikan ditengah kebingungan besar karena derajat kesombongan yang begitu besarnya hingga membuat manusia menderita.
Matahari akan memancarkan sinarnya yang sanat kuat dan umat manusia akan hidup dalam kesedihan.
Anak-anak yang terkasih, aku tidak memanggilmu agar kamu tidak bisa tidur karena takut atau kamu kecewa. Tidak! Aku memanggilmu agar kamu kecewa jika kamu berdosa dan kamu tidak ingin lagi menentang Kehendak Ilahi. Milikilah Iman. Mereka yang menentang Puteraku dan menganiaya umat Allah akan diberi sebuah Pemurnian Besar sebagai tanda dari Pengadilan Ilahi.

Aku tetap ada bersama anak-anakku karena aku mengasihi kamu.

Pandanglah ke atas. Tanda-tanda itu tak akan membuatmu menunggu lama, dan tanda-tanda itu akan semakin besar sementara Puteraku semakin mendekat.

Berjalanlah menuju kepada Puteraku. Bersatulah dengan Kehendak Ilahi. Janganlah lupa bahwa betapapun kuatnya angin bertiup, setan tak akan bisa mengalahkan kebaikan.
Setelah cobaan-cobaan itu datanglah ketenangan dan Puteraku akan dduk bersama umatNya, bersama sisa Gereja KudusNya, dan anak-anakku akan memuji Dia, yang ada dahulu, sekarang dan selama-lamanya.


Aku mengasihi kamu.


Bunda Maria


Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.



Komentar-komentar sarana (visiuner)


Saudara-saudari,

Dalam penantian yang terus menerus, kita menerima nasihat-nasihat dari Bunda kita yang penuh kasih keibuan, namun penantian itu jangan sampai membuat kita menjauhi iman. Sebaliknya, hendaknya iman itu semakin besar.

Kita semua diperingatkan : Bunda Maria mengatakan kepadaku bahwa Perancis akan diserang, pada saat tertentu, dan orang-orang asing itu akan mencapai Paris karena kesalahan manusia. Hal yang sama akan terjadi di Italia, karena kesalahan keputusan mereka sendiri dan juga karena penentangan mereka terhadap Kristus, Raja Semesta Alam. Serangan-serangan itu akan terjadi mendadak, dan berkelanjutan, dan beberapa akan ada beberapa orang Syang bertanya-tanya tertegun :”Siapakah yang menyerang Roma?” Dan kita akan bisa berkata :”Mereka yang menyebut dirinya sebagai sahabatmu, bukan mereka yang menyebut dirinya sebagai musuhmu.”

Pintu-pintu neraka akan tetap terbuka sehingga mereka yang bangkit melawan Allah dan tidak mau bertobat akan bisa memasukinya dengan mudah. Demikian juga Pintu-pintu Surga terbuka untuk menerima semua anak-anak Allah, semua orang yang bertobat, dan di Surga akan terdengar nyanyian sukacita. Inilah sebabnya mereka memperingatkan kita hingga berkali-kali, namun Panggilan-panggilan Ilahi itu tidak didengarkan. Dan umat manusia tetap tidak peduli.

Saudara-saudara, marilah kita berdoa, marilah kita bersilih. Marilah berdoa karena bumi ini bergetar dengan kuat. Namun janganlah lupa bahwa pada saat yang sama Allah itu adalah pemilik dari segala sesuatu yang diciptakan, dan Dia tak pernah meninggalkan mereka yang tetap setia kepadaNya. Dengan kepastian ini dan dengan Iman, marilah kita terus berjuang melawan ego manusiawi kita sendiri agar kita memiliki kekuatan untuk bangkit dan menyadari bahwa kita memiliki Kristus yang selalu datang untuk menyelamatkan kita.

Amin


Matthew 24:36 New Revised Standard Version Catholic Edition
Philippians 4:13 New Revised Standard Version Catholic Edition

Psalm 121:2 New Revised Standard Version Catholic Edition
4 Reference: Gog and Magog war (See the Book of Ezequiel) where a coalition of several nations against Israel is interpreted.