Tuesday, August 18, 2015

Pesan Holy Love, 17 Agustus 2015

Pesan Holy Love, 17 Agustus 2015

“Aku adalah Yesusmu, yang lahir menjelma.”

“Hari ini Aku menawarkan kepada dunia tempat perlindungan dari HatiKu.* Jika manusia mau mengejar Hati ini, mereka akan diberi persekutuan yang terbesar dengan Kehendak BapaKu. Seperti biasanya, hati manusia penuh dengan tujuan-tujuan palsu dan kosong, tujuan-tujuan yang disajikan oleh dunia ini. Aspirasi ini sering kali tidak menuntun kepada kehidupan kekal. Karena jiwa-jiwa tidak menyadari bahwa dunia ini merupakan tempat ujian untuk menuju keselamatan mereka, tetapi sebagai akhir dari tujuan itu sendiri.”

“Keamananmu bukan terletak pada apa yang kau miliki, penampilan jasmani, reputasimu, atau pengaruhmu atas orang lain. Rasa amanmu ada didalam imanmu, yang akan dilindungi oleh IbuKu jika kamu memintanya.** Adalah apa yang kau pegang didalam hatimu yang menentukan rahmat dan peristiwa-peristiwa dalam kehidupanmu sehari-hari. Imanmu akan meminta rahmat yang kau perlukan untuk bisa berhasil didalam Kehendak BapaKu bagi dirimu.”

“Setiap orang hendaknya memeriksa hatinya sendiri untuk menemukan tujuan hidup yang ingin dicapainya. Dengan penuh pengharapan, agar tujuan hidup ini berupa kasih kepada Allah lebih besar dari kasih kepada yang lainnya, dan kasih kepada tetangga seperti kasih terhadap diri sendiri – inilah Holy Love.”

* Reference to the Spirituality of the Chambers of the Sacred Heart of Jesus (the United Hearts).
** Reference to the importance of calling on Mary, Protectress of the Faith.

Pesan Holy Love, 17 Agustus 2015
Ibadah Senin – Damai dalam semua hati melalui Holy Love dan damai di bumi

Yesus hadir dengan HatiNya kelihatan.

Dia berkata :”Aku adalah Yesusmu, yang lahir menjelma.”

“Saudara-saudariKu, adalah menjadi kebahagiaanKu dengan mengutus IbuKu datang kembali kepadamu di Ladang Persekutuan Dua Hati Kami, pada 7 Oktober, hari pesta Rosario Kudus. Dengan demikian Aku menarik perhatian terhadap hadiah yang amat berharga ini, yaitu rosario, berserta kuasanya untuk melawan setan.”

“Saudara-saudariKu, cara terbaik untuk mewartakan Pesan-pesan ini adalah dengan menjadi pesan ini sendiri.”


“Malam ini Aku memberkati kamu dengan Berkat Kasih IlahiKu.”