Friday, November 25, 2011

Pesan Medjugorje

25 Nopember, Bunda Maria menampakkan diri kepada Marija di Medjugorje

“Anak-anak yang terkasih ! Hari ini aku ingin memberimu pengharapan dan kebahagiaan. Segala sesuatu yang ada disekitarmu, anak-anak kecil, menuntun kamu kepada hal-hal duniawi ini, tetapi aku ingin menuntun kamu menuju sebuah saat rahmat, sehingga melalui saat ini kamu semua semakin dekat dengan Puteraku, agar Dia bisa menuntunmu menuju kasihNya serta kehidupan kekal, yang sangat dirindukan oleh semua hati. Kamu, anak-anak kecil, berdoalah dan semoga saat ini menjadi saat rahmat bagi jiwamu. Terima kasih atas tanggapanmu terhadap panggilanku”.

Thursday, November 17, 2011

Pesan Bunda Maria kepada 'Maria dari Kerahiman Ilahi'


Perawan Maria : Berdoalah bagi Paus Benedictus
Rabu, 16 Nopember 2001, jam 08.00

Anakku, akan terjadi pertempuran yang sengit ketika perjuangan untuk merebut jiwa-jiwa semakin meningkat. Berdoalah bagi semua jiwa-jiwa yang malang itu yang membutuhkan perlindungan dari Kerahiman Puteraku.

Setan akan menggunakan segala cara untuk menjauhkan anak-anak dari tangan kerahiman Puteraku.

Banyak sekali jiwa-jiwa milikku yang malang dan tersesat tidak menyadari adanya pertempuran yang sedang berlangsung ini dan yang dipimpin oleh setan. Hari-harinya sudah semakin pendek saat ini, anakku, dan kamu harus melakukan segala upaya yang kamu bisa untuk menolong Puteraku untuk menyelamatkan orang-orang ini sebelum terlambat. 

Kamu, anakku, harus selalu meminta perlindunganku karena saat ini kamu menjadi duri di tubuh setan. Berjagalah selalu setiap saat. Doa sangatlah penting sekali dan kamu juga harus meminta orang-orang lain untuk berdoa bagimu. 

Berdoalah bagi Paus Benedictus terutama saat ini karena diapun sedang diserang. Janganlah berkurang usahamu bagi Puteraku karena kamu, anakku, harus menanggung hingga akhir untuk bisa menggenapi nubuatan yang diberikan pada masa yang lalu.

Ingatlah, aku menyelimuti kamu dengan mantelku yang kudus setiap saat.

Ibu Surgawimu
Ratu Mawar

(Maria dari Kerahiman Ilahi mengatakan bahwa pesan ini diterima setelah terjadinya penampakan secara penuh dari Bunda Maria yang berlangsung selama 20 menit, dimana Bunda Maria nampak sangat sedih).

Artikel yang lain silakan klik disini atau disini

Wednesday, November 16, 2011

Maria dari Kerahiman Ilahi


Seorang wanita, ibu rumah tangga dari sebuah keluarga muda yang tinggal di Eropa, yang kemudian dikenal dengan nama Maria dari Kerahiman Ilahi, (visiuner dan penglihat dari Eropa), menerima pesan-pesan ilahi sejak 9 Nopember 2010

Pesan-pesan itu masih terus berlangsung hingga kini yang isinya lebih menekankan kembali ajaran iman dan moral Katolik. Maria telah didukung oleh banyak umat beriman termasuk imam-imam dan para sukarelawan dari berbagai negara, yang membantu penyebaran pesan-pesan ini dengan segera ke seluruh dunia. Maria mengatakan bahwa pesan-pesan ini disebar-luaskan kepada dunia demi kebaikan semua orang.

Apakah pesan-pesan ini diakui kebenarannya atau tidak oleh Gereja, tetapi umat Katolik secara moral tidak harus menerima pesan-pesan yang berasal dari pewahyuan pribadi seperti ini (penampakan, lokusi batin, dan sebagainya). Bukan seperti terhadap pewahyuan terbuka (misalnya Kitab Suci dan Tradisi), Gereja tidak memiliki wewenang perlindungan terhadap pewahyuan yang bersifat pribadi. Namun berbagai tindakan kini sedang berlangsung untuk meneliti pewahyuan pribadi ini secara menyeluruh melalui sarana-sarana resmi untuk melihat adanya keselarasan dengan ajaran Katolik serta pewahyuan terbuka. 

Visiuner ini menerima adanya pemeriksaan yang sangat teliti yang harus dilakukan terhadap orang-orang yang mengaku menerima pewahyuan pribadi. Karena itu dia juga menerima sepenuhnya jika pesan-pesan ini diperiksa oleh para ahli teologi. Demikianlah dia bersedia jika pesan-pesan yang diterimanya diperiksa oleh Gereja Katolik dengan teliti.

Saturday, November 5, 2011

Pesan Bunda Maria di Medjugorje 2 Nopember 2011


“Anak-anak yang terkasih, Bapa tidak meninggalkan kamu sendirian. KasihNya adalah tak terhingga besarnya, yaitu kasih yang membawaku kepadamu untuk menolong kamu mengenal Dia, sehingga melalui Puteraku, kamu semua bisa memanggilNya ‘Bapa’ dengan segenap hatimu, agar kamu bisa menjadi satu umat didalam keluarga Allah. Namun anak-anakku, janganlah lupa bahwa kamu berada di dunia ini bukan hanya bagi dirimu sendiri saja, dan bahwa aku memanggilmu kemari hanya demi kamu sendiri. Mereka yang mengikuti Puteraku menganggap saudaranya didalam Kristus sebagai dirinya sendiri dan mereka tidak mengenal rasa cinta diri. Itulah sebabnya aku ingin kamu menjadi terang dari Puteraku sehingga bagi mereka semua yang tidak mengenal Bapa, bagi mereka yang berkelana dalam kegelapan dosa, keputus-asaan, sakit dan kesepian, kamu bisa menerangi jalan dan dengan hidupmu sendiri kamu bisa menunjukkan kepada mereka akan kasih Allah. Aku ada bersamamu. Jika kamu mau membuka hatimu, aku akan menuntunmu. Sekali lagi aku memintamu: berdoalah bagi para gembalamu. Terima kasih”. 

Silakan klik disini dan disini untuk melihat artikel lainnya