Monday, September 7, 2015

Pesan kepada Luz de Maria, 27 Agustus 2015

            
“Kamu berjalan menuju lembah. Umat manusia telah mempersiapkan masa depannya sendiri yang menyakitkan, yang ditempa dengan tangannya sendiri.”



PESAN DARI TUHAN YESUS KRISTUS
KEPADA PUTERI TERKASIHNYA
LUZ DE MARÍA
27 AGUSTUS 2015



UmatKu yang terkasih,

Seluruh makhluk manusia tetap berada didalam KasihKu. Tidak sesaatpun juga Aku menarik KerahimanKu dari umatKu, yang Kukasihi dengan Kasih yang kekal, yang akan Kumaafkan dan Kuampuni jika mereka mau datang kepada-Ku untuk bertobat dan dengan tujuan yang teguh untuk memperbaiki dirinya.

Karena KasihKu yang amat besar dan tak terhingga kepada kamu masing-masing, maka Aku menyaksikan kelemahan manusiawimu dengan rasa sedih. Namun Aku memberi kekuatan  kepada mereka yang memohon pertolonganKu agar tidak terjatuh, sehingga mereka akan dikuatkan bukan saja dengan keberanianKu tetapi juga dengan KasihKu.

Manusia haruslah meminta pertolongan kepadaKu. Aku menghargai kehendak bebas yang mereka miliki dan Aku menunggu untuk dipanggil. 

Saat ini ada ada lebih banyak orang yang melupakan Aku dari pada orang yang mau mengundangKu kedalam hidup mereka. Lebih banyak orang yang berdiam didalam ideologi-idelogi palsu dari pada mereka yang mengikuti Aku. Manusia mengikuti keinginan orang banyak, meski hal ini bertentangan dengan PerintahKu, karena penyelewengan membuat mereka melihat dengan cara yang tersembunyi dan dengan sikap tidak peduli mereka menjalani kehidupannya dengan keras kepala.

Anak-anakKu menderita karena komunisme, mereka menderita di berbagai tempat di dunia dimana mereka tidak melihat sesamanya sebagai saudara, namun sebagai musuh. Mereka yang berkuasa akan mengasingkan saudara-saudaranya, menyiksa mereka, dan dengan sukacita melakukan hal itu. Dan hal ini menyerupai penderitaan yang dihasilkan oleh ideologi itu ketika ia semakin berkembang luas, ideologi yang berusaha melemahkan sisa umat manusia, ideologi yang akan dikalahkan oleh IbuKu, namun IbuKu tidak dipatuhi.
KekasihKu,

Kamu tidak mau mengingat Aku sebagaimana yang seharusnya. Beberapa ada yang hidup didalam religiusitas palsu, tanpa komitmen, tanpa tindakan yang akan mengkhianati mereka di hadapan saudara-saudaranya...

Ada beberapa orang yang hidupnya selalu didalam perjuangan untuk bisa berjalan selaras dengan Kehendak Ilahi.

Ada beberapa orang yang menerima SabdaKu dan mempelajari pengetahuan dan penggenapan atas Kitab Suci karena mereka ingin mengikuti jejjak langkah para murid, dan seperti itulah yang Kuinginkan, bahwa para murid dari saat-saat zaman akhir ini terus menerus bertindak...

Sekarang ini bukanlah saatnya bagi anak-anakKu untuk tetap diam, tetapi bertindak demi mereka yang tidak mengenal Aku dan mereka yang mengenal Aku namun merasa bimbang.

Aku mencari kerendahan hati didalam diri makhluk. Kepada makhluk yang rendah hati Aku memberikan kebijaksanaan yang tidak dimiliki oleh orang-orang cerdik pandai. Ada banyak sekali orang yang mengira dirinya berjalan seturut KehendakKu dan mereka berani berkata kepada-Ku apa yang sah menurut hukum serta apa yang mereka kira tidak sah bagiKu untuk Kulakukan terhadap makhlukKu. Mereka lalai bahwa dengan para muridKu yang pertama dulu kerasulan dari GerejaKu tidaklah berhenti, karena ia terus berjalan sebagai kewajiban bagi kamu masing-masing. Namun kamu menolak melanjutkan kewajiban ini. Dan ketika sebagian besar orang menolak penunjukkan ini, Aku mengutus Roh KudusKu untuk bertindak terhadap jiwa-jiwa yang terus menerus memiliki sikap yang benar untuk menjadikan SabdaKu sebagai aturan hidup mereka. 

Ada terlalu banyak orang yang tidak peduli ! Dan manusia sangat menentang Aku ketika Aku berkata “Bertobatlah, dan percayalah akan kabar gembira.” Namun kesombongan lebih kuat dari pada berusaha mengenal SabdaKu, yang telah Kujelaskan demi kebaikan seluruh umat manusia. Mereka meminta Kerahiman, padahal Kerahiman ada di hadapan setiap orang, tetapi bagaimana mereka menanggapi KerahimanKu?

Ini adalah saat dari segala saat, dan kamu takut akan peringatan-peringatanKu. Namun jika kamu tidak takut dan jika kamu mau bertobat dan memperbaiki diri, maka banyak jiwa-jiwa akan memperoleh keselamatan.

Kamu merasa takut akan panggilanKu dan panggilan IbuKu, panggilan-panggilan yang memintamu untuk bertobat sebelum peristiwa-peristiwa yang akan datang kepadamu nanti, namun kamu tidak mau memperbaiki jalan hidupmu terutama di tengah saat yang kritis ini ketika peristiwa-peristiwa terus menanti untuk menyerangmu. Kamu menolak tanda-tanda dari saat ini. Kamu menolak kenyataan bahwa angkatan ini berjalan melawan Karunia Kehidupan, membunuh jutaan anak-anak tak berdosa dengan melalui aborsi sukarela, serta pembunuhan oleh mereka yang merasa dirinya berhak memusnahkan kehidupan saudara-saudaranya, karena  mereka tidak memiliki iman yang sama.

Manusia telah memusnahkan orang-orang tak berdosa dari dunia ini dan mengijinkan musuh dari jiwa untuk mengambil apapun yang diinginkannya karena manusia telah menyerahkan dirinya kepada rasa haus dosa yang tak pernah terpuaskan, dengan apa setan menguasai manusia dan membuatnya siap untuk menerima dia yang akan bangkit melawan umatKu.

Anak-anakKu,

Aku adalah Hakim Yang Adil. PengadilanKu sedang bekerja saat ini. Jika tidak, maka Aku bukanlah Allah. Inilah sebabnya mereka yang menyangkal PengadilanKu telah membuka pintu bagi setan untuk mengambil apa yang menjadi milikKu, jiwa-jiwa.

Kamu berjalan menuju lembah. Umat manusia telah mempersiapkan masa depannya yang menyakitkan, masa depan yang diciptakan oleh tangannya sendiri. Dan umat manusia harus memanggul salib yang paling berat yang pernah dipanggulnya.

Kasih akan uang membuat manusia menjadi bingung, dan putus asa untuk mempertahankan uangnya. Saat ini, manusia merasa lega oleh berita-berita tentang ekonomi, meskipun hal ini tidak berlangsung lama. Ia akan menjadi sebuah pengharapan kecil bagi mereka yang berkuasa, namun pada saat-saat nanti akan terjadi kekacauan dan putus asa sekali lagi.

Anak-anak, kamu tidak melihat jalan yang diletakkan di hadapanmu, karena kamu tidak melihat Aku dan kamu tidak percaya. Jika tidak, kamu akan mengerti dengan jelas segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu.

Si ganas itu menanamkan rasa takut :
Agar kamu tidak tahu apa yang sedang Kuperingatkan...
Agar kamu menolak peringatan-peringatanKu itu...
Agar kamu tidak siap dan dia bisa menangkapmu dalam cengkeramannya dan kemudian menggunakan kamu untuk bertindak melawan saudara-saudaramu dengan kehendak bebasmu seolah hal itu adalah benar...

Anak-anak, HatiKu berdarah karena kamu masing-masing yang tersesat, dan sebelum kamu tersesat Aku datang di hadapanmu masing-masing yang mencari pertobatan. Aku mengutus para malaikatKu untuk memperlihatkan kesalahanmu. Namun kamu dibutakan oleh berbagai mode dan kemerosotan moral, dan kamu tidak mau mendengar panggilan-panggilanKu atau memperhatikan para malaikatku karena kamu sibuk dengan dosa-dosamu.

UmatKu, tongkat peperangan tidak lagi menjadi tongkat untuk merubah kepada sebuah realita akan kesedihan dan rasa takut. Orang-orang dalam keadaan kacau. Manusia merasakan betapa dekatnya diri mereka kepada peperangan. Dan kamu akan sangat menderita. Banyak sekali rasa takut akan tiba dalam sesaat, tanpa kamu mencarinya.

Akan terjadi kelaparan dan wabah penyakit. Cuaca panas akan sangat mencekik yang ditimbulkan oleh berbagai persenjataan.

Aku, Allahmu, tak akan meninggalkan umatKu, yaitu dia yang berusaha, dia yang berjuang melawan dirinya sendiri agar bisa mematuhi Aku, dia yang menjauhi hal-hal duniawi ini agar tidak sampai tergoda, karena dia sadar bahwa dirinya lemah dan mudah terjatuh, dia yang tetap memperhatikan penjelasan dalam SabdaKu. Patuhilah PerintahKu, janganlah bertindak melawan penyerahan DiriKu didalam Ekaristi, setiap saat jadilah saksi yang hidup dari segala sesuatu yang telah Kunyatakan.

Berdoalah, anak-anakKu, berdoalah bagi USA, ia akan sangat menderita. Ia akan diguncang dan disiksa oleh musuh-musuhnya.
Berdoalah, anak-anakKu, bagi Columbia, tanahnya akan diguncang dan warganya akan diancam.
Berdoalah, anak-anakKu, bagi China, ia tidak memperlihatkan kebenaran mengenai keadaan ekonominya, khawatir kalau membuat manusia menjadi panik.
Berdoalah bagi anak-anakKu yang istimewa (imam-imam) sehingga setiap saat mereka selalu dekat dengan SabdaKu dan IbuKu...

Air akan selalu bersedia membasuh dan membersihkan dosa-dosa manusia.

UmatKu yang terkasih, janganlah menunggu bagi Allah yang jauh, Aku ini ada dalam dirimu masing-masing, carilah Aku didalam batinmu, dan disitu hanya kamu dan Aku saja yang saling berbicara satu sama lain, dengan segenap KasihKu, Aku akan menuntun dombaKu, yaitu mereka yang mengikuti Aku ataupun mereka yang tersesat.

UmatKu yang terkasih, janganlah kamu didapati dalam keadaan tidak siap, setiap orang akan memeriksa dirinya sendiri. Bertobatlah segera. Kekasih, kegelapan itu akan tiba secara tak terduga, dan si jahat akan mengirimkan pasukan iblisnya untuk menyelimuti bumi ini dan bersama-sama dengan kilatan petir dan guntur akan menyiksa manusia tiada henti.

Aku, Aku tidak menakut-nakuti kamu, Aku menjelaskan peristiwa-peristiwa itu, karena semua omong kosong itu tidak memberimu kesempatan untuk mendengar dan kamu berniat untuk terus mengikutinya. Namun tangan manusia telah membangun jalannya sendiri.

KasihKu tidaklah pernah berhenti. Ia merupakan pancaran yang menetap demi kebaikan kamu masing-masing. Jadilah pembawa SabdaKu, ‘Aku adalah Aku’ dan Aku akan berbicara kepada setiap orang, Aku akan memberimu makan seperti Aku memberi makan burung-burung di ladang. Aku akan meringankan sakitmu dan memuaskan dahagamu, karena Aku (Allah) adalah Tuhanmu.”

Aku memberkati kamu.
Aku mengasihi kamu.

Yesusmu.



Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.



Komentar-komentar sarana (visiuner)



Saudara-saudari,

Didalam kasih Ilahi yang luar biasa ini, kita tak boleh mengabaikan peristiwa-peristiwa yang terus menerus diberikan, dengan apa Tuhan Yesus Kristus dan Bunda kita memanggil kita semua agar kita tidak menjauhkan diri kita dari realita.

Marilah kita berdoa agar kesombongan tidak menguasai kita, karena kesombongan itu seperti balon yang berisi udara, ia melihat dirinya besar dan lebih dari pada setiap orang lainnya, namun sebenarnya semua perasaan tinggi dan  lebih besar itu tergantung pada udara yang mengisinya. Dan udara itu tidak akan berada disitu selamanya.

Marilah kita memohon kerendahan hati sehingga segala sesuatu yang diberikan Allah kepada kita adalah demi KemuliaanNya saja, karena diri kita tidak lebih dari pada dosa dan kehampaan belaka, karena Yang Maha Kuasa telah melakukan pekerjaan yang heroik pada mereka yang sederhana.

Saat ini segala sesuatu yang kita lihat adalah merupakan tanda-tanda dari kehidupan manusia sehari-hari. Kita tidak melihat dengan mata telanjang, kecuali jika ketenangan kita terusik.

Marilah kita percaya bahwa kita tidak akan ditinggalkan oleh Tangan Ilahi. Ketika segalanya terasa seolah tak ada harapannya lagi, maka Tritunggal Kudus dan Bunda Kudus kita akan datang untuk menolong anak-anak Mereka.

Karena itu semoga apa yang datang nanti tidak akan mengalahkan kita. Sebaliknya, semoga hal itu menjadi alasan bagi kita untuk tetap berada didalam Kehendak Ilahi agar kita bisa meraih Kehidupan Kekal.


Amin.