Sunday, August 16, 2009

MAKANANKU SEHARI-HARI (Bk.2, Bab 20)


BAB 20


Manfaat Salib


Kristus :

AnakKu, jika kamu telah menyadari akan nilai dari salib, maka hal itu tidak akan menjadi teka-teki lagi bagimu, dan kamu tidak akan berusaha menghindarinya. Kamu akan melihat salib itu sebagai pertolongan yang amat berharga bagi banyak karunia rohani di dunia ini. Kamu akan menerima cobaan hidupmu dengan gembira.

2. Pada salib itu kamu akan menemukan damai dan kebahagiaan batin. Kamu akan sadar bahwa mereka-mereka yang membenci dan takut akan salib, perlu dikasihani. Salib itu akan memberimu pikiran yang jernih hingga kamu bisa melihat nilai surgawi dari apapun yang terjadi atas dirimu. Salib akan menolongmu berpikir lurus. Kamu akan melihat salib sebagai sebuah anak tangga yang bisa mengangkatmu menuju kepadaKu. Kesehatan mental dan rohanimu akan menjadi bagus karena kamu terbebas dari rasa takut, kebingungan dan tidak puas. Didalam salibmu sehari-hari kamu menemukan hidup yang penuh, pemahaman yang dalam atas kedekatanKu denganmu, serta kemajuan dirimu setiap hari menuju Surga. Godaan tidak akan mampu mengguncangkan orang yang benar-benar mengasihi salib.

3. Jika ada seseuatu di dunia ini yang lebih baik dari pada salib, mengapa Aku tidak memilihnya ? Salib, lebih dari yang lainnya, akan memperkaya jiwamu dengan banyak kebajikan di dunia ini dan pahala tak terhingga di Surga. Salib akan mempersiapkan kamu dengan amat baik, bagi ujian hidupmu yang terakhir dan paling penting. Tak seorangpun merasa pasti akan imbalannya yang sebenarnya sampai dia bisa mengenali dan mau memanggul salib dalam kehidupannya. Itulah sebabnya Aku memerintahkan :"Jika seseorang ingin mengikuti Aku, biarlah dia menyangkal dirinya sendiri, mengangkat salibnya dan mengikuti Aku".

4. Jangan melupakan kebenaran ini sesaatpun juga : Melalui banyak cobaan kamu akan masuk kedalam Kerajaan Surga. Karena itu, angkatlah salibmu dan ikutilah Aku.


Renungan :

Aku tidak boleh melupakan kenyataan bahwa kehidupan Yesus di dunia dulu merupakan protes atas segala kesombongan buta dari egoisme manusia. Sifat egoisme ini adalah musuhku yang terbesar. Karena itu aku harus mengangkat salibku sebagai perlindungan atas kesombongan dan egoisme diriku. Yang kedua, Yesus memanggul salibNya sebagai contoh dari kebajikan sejati. Dia menuruti Kehendak BapaNya lebih besar dari pada keinginan manusiawiNya. Karena itu, aku harus berbuat hal yang sama jika kehidupanku sulit dan tidak menyenangkan. Yang ketiga, Dia mati bagiku sebagai bukti akan kasihNya kepadaku. Dalam memanggul salibku, aku akan membuktikan kasihku kepada Yesus.


Doa :

Tuhan Yesus, karena jalanMu itu sempit dan dihinakan oleh dunia ini, berilah aku hak istimewa untuk ikut berjalan disitu tanpa rasa takut akan beratnya serta tak terpengaruh oleh hinaan dari orang lain. Engkau berkata bahwa seorang hamba tak akan lebih besar dari pada tuannya. Tolonglah aku untuk hidup seperti Engkau satiap hari. Hanya dengan jalan inilah aku bisa mencapai kesempurnaan sejati di dunia ini dan kebahagiaan abadi di Surga. Aku tak akan mau tertarik oleh apapun lainnya dalam hidupku. Kini aku menerima salibku dari tanganMu. Aku akan memeluknya dengan perasaan senang untuk mengangkatnya selama sisa hidupku ini. Berilah aku penglihatan akan DiriMu dan bukan atas orang-orang lain yang berkait dengan cobaan hidupku. Berilah aku kekuatan untuk berjalan terus jika perasaanku memberontak dan melarikan diri dari salibku sehari-hari. Aku berharap untuk menjalani kehidupan ini dalam persatuan denganMu, Contoh ilahiku dan Rajaku. Amin.