Sunday, August 9, 2009

MAKANANKU SEHARI-HARI (Bk.2, Bab 13)


BAB 13


Berjuang Untuk Menjalankan Devosi


Kristus :

AnakKu, rahmat untuk berdevosi bukanlah sekedar berkaitan dengan perasaan-perasaan suci, atau hal itu sebagai suatu suasana hati yang religius. Itu adalah sebuah kedekatan yang cerdik dari keinginanmu kepadaKu, dan kepada apapun yang Kuperintahkan atau Kuinginkan darimu.

2. Ini adalah rahmat karunia yang amat besar. Aku akan memberikannya kepadamu jika kamu berusaha dengan tulus untuk berpaling dari apapun yang bisa menghalangi kemajuan rohanimu. Kamu harus mengosongkan hatimu dari segala daya tarik yang tak berguna, untuk menyediakan tempat bagiKu.

3. Sering sekali hal-hal yang kecil saja yang menghalangi seseorang untuk memperoleh karunia ini. Kepentingan diri yang tak terkontrol bisa menghalangi banyak orang untuk memperoleh karunia mulia ini.

4. Aku ingin kamu memiliki karunia ini. Ia bisa membuatmu setia kepadaKu dalam segala hal. Jika kamu belum memilikinya, hal ini karena kamu belum mempersiapkan jiwamu untuk menerimanya. Berdoalah dan berusahalah untuk memperolehnya. Kuasailah perasaan-perasaanmu dan keinginan-keinginanmu yang tak bernalar melalui tindakan penyangkalan diri dan kurban. Lebih dari itu, mulailah berjuang sungguh-sungguh melawan kesalahan-kesalahanmu yang menonjol dalam hidupmu.

5. Dengan rahmat karunia devosi ini, kamu akan mendapati banyak hal menjadi mudah, dimana sebelumnya hal itu amat sukar dan tidak mungkin kau lakukan. Kamu tidak lagi kehilangan penglihatan atas kekuasaanKu, kebijaksanaanKu dan kasihKu, dan kamu akan merasa bahwa dirimu mendapat hak istimewa untuk mengikuti KehendakKu.


Renungan :

Jika aku berusaha dengan sungguh-sungguh dan tabah untuk menghilangkan kesenanganku yang bodoh akan kekacauan pikiran yang tidak perlu, maka Allah akan memberiku karunia devosi. Sejak itu, aku akan memiliki kesetiaan yang menetap kepada Kristus. Aku tidak lagi tergantung kepada perasaan atau suasana hati, tetapi aku akan mengikuti Kehendak Allah dengan penuh iman dan kecerdikan.


Doa :

Penyelamatku yang setia dan penuh kasih, Engkau telah menjalani kehidupan devosi kepada Kehendak BapaMu di dunia dulu. Dengan melakukan penyerahan diri, Engkau telah memperbaiki banyak tindakanku yang tidak setia kepada perintah suciNya. Dengan tindakan penyerahan diri Engkau juga telah membuktikan kasihMu kepadaku. Engkau telah memberiku contoh devosi yang sejati. Berilah aku karunia devosi yang teguh dan benar kepadaMu, agar aku bisa membuktikan kasihku kepadaMu dengan penyerahan diriku. Tidak peduli apapun yang kurasakan, biarlah aku hanya melakukan apa yang menyenangkan Engkau. Bukan hanya aku ingin menghindari segala dosa, melainkan juga ingin melakukan hal-hal kecil lainnya demi kepentinganMu. Buatlah agar devosiku seperti devosiMu --- yaitu sebuah penyerahan diri yang berkelanjutan, yang bisa membuktikan kasihku melebihi segala keraguanku. Amin.