Sunday, August 30, 2009

Makananku Sehari-hari (Bk 2, Bab 34)





BAB 34


Kata-kata Penghiburan


Kristus :

AnakKu, jangan sampai dirimu sendiri rusak oleh berbagai kegiatan yang kau tujukan demi kepentinganKu. Tak boleh ada kerja keras, penderitaan, penebusan dosa atau doa-doa yang sampai menakutkan atau menyedihkan kamu. Apa yang kau lakukan demi kepentinganKu akan menolongmu hingga jauh melebihi impian yang paling kau sukai.

2. Kesulitan dan cobaan-cobaan hidupmu akan segera berlalu dengan cepatnya. Hidup yang paling lama di dunia ini sebenarnya cuma sebentar saja. Hanya keabadian saja yang tanpa akhir. Tanggunglah kesulitanmu, gangguan hidupmu, dan penderitaanmu dengan sabar. Aku akan meredakan kesedihanmu segera setelah ia berakibat baik bagimu.

3. Apapun yang kau tanggung di dunia ini, hanyalah merupakan harga yang sangat murah bagi Kerajaan Surga. Jika kamu telah sampai di KerajaanKu, kamu akan tahu betapa benarnya Rasul Paulus yang berkata bahwa penderitaan saat ini bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan kemuliaan yang akan datang.

4. Serahkan dirimu kedalam tanganKu dan berusahalah tidak tergantung pada kebutuhan manusiawimu dan pertolongan orang lain. Bawalah kebahagiaan dan kesedihanmu kepadaKu. Jadikanlah Aku sebagai sahabat terbaikmu dan pendampingmu yang terdekat. Sepanjang kamu melakukan kerja kerasmu bersama Aku, kamu tidak akan merasa berat.


Renungan :

Kekerasan dan kesulitan hidup sehari-hari tidak akan menjadi beban berat bagiku jika aku membiarkan Allah menolongku. Lalu aku akan memusatkan perhatianku lebih banyak kepadaNya dan lebih sedikit kepada cobaan-cobaan yang kualami. Dia akan mengajari aku untuk menyembuhkan apa yang harus disembuhkan dan menanggung apa-apa yang tak mampu kuatasi. Dia akan menunjukkan kepadaku berapa banyak Dia menderita demi aku. Dia akan mengingatkan aku betapa pendeknya kehidupan di dunia ini serta kemegahan Surga yang abadi. Dia akan memberanikan aku dan menghibur aku didalam kesedihan dan ketakutanku. Jika aku tidak ingat untuk berjalan bersama Kristus, maka secara perlahan-lahan aku akan berjalan menjauhi Dia.


Doa :

Yesusku, adalah baik bagiku untuk menjalani cobaan-cobaan hidup dari saat ke saat. Pada saat seperti itu, aku menyadari betapa lemahnya aku, dan betapa sedikitnya diriku bisa menggantungkan diri kepada orang atau barang di dunia ini, yang selama ini kukira bisa bergantung padanya. Didalam cobaan seperti ini, ajarilah aku untuk bersandar kepadaMu, untuk melihat rencana kudusMu bagiku, dan untuk memperhatikan betapa singkatnya segala kepuasan di dunia ini. Engkau memang layak menerima kesetiaan dariku atas apa yang telah Kau lakukan kepadaku. Engkau layak menerima lebih banyak dari pada yang bisa kupersembahkan kepadaMu, karena Engkau telah mempersiapkan diriku di Surga. Biarlah aku sering menyadari bahwa malam hari segera terlupakan begitu pagi menjelang. Dengan mata terpaku kepadaMu, Raja kemuliaanku yang bersinar, biarlah aku melewati kegelapan dunia ini seperti seseorang yang ingin melihat dibalik semua tadi. Amin.