Saturday, May 16, 2009

MAKANANKU SEHARI-HARI (Bk.1, Bab 40)






BAB 40

Keinginan-keinginan Surgawi


KRISTUS berkata :

AnakKu, janganlah kamu terlalu tertarik kepada apa yang kelihatan. Orang-orang bodoh akan mengira bahwa kebahagiaan itu terjadi bila dia kaya, berkuasa, terkenal atau berpengaruh. Jadilah kamu bijak melalui kebijaksanaanKu. Arahkanlah hatimu pada kekayaan Surgawi. Maka kamu akan melihat bahwa kemuliaan yang berlalu di dunia ini serta kepuasan yang tidak tetap adanya, tidaklah seperti yang diinginkan. Kenyataannya, semua itu hanyalah menjadi beban pekerjaan, kekhawatiran dan rasa takut.

2. Kebahagiaan manusia bukanlah kalau dia memiliki barang yang banyak. Dengan memiliki hal-hal yang baik di dunia ini sedikit saja sudah cukup bagimu jika kamu telah bekerja demi kepentingan Surga. Semakin banyak kamu melihat kehidupan ini dari sudut pandanganKu, semakin banyak kamu menyadari bahwa kehidupan dunia ini adalah sebuah salib. Disitu ada cobaan-cobaan, beban berat, kekecewaan, kekhawatiran, dimana semua ini harus diterima dengan sabar. Tidaklah mudah untuk menjadi orang beriman karena hal-hal yang baik di dunia ini selalu menentang perasaanmu. Belajarlah menguasai perasaanmu dengan penalaran dan rahmat karuniaKu. Kuasailah perasaanmu dengan kepandaianmu dan perintah-perintahKu.

3. Jika keinginanmu bagi penyempurnaan rohanimu semakin meningkat, maka dirimu akan semakin banyak berpikir tentang masalah-masalah urgawi saja. Keinginanmu akan Surga akan semakin kuat. Bahkan kamu harus bisa mengontrol kebencianmu akan kebutuhan-kebutuhan dan kewajiban-kewajiban duniawi ini.


RENUNGAN :

Semakin banyak seseorang berpikir tentang tujuan hidupnya yang abadi, semakin besar dia menyadari bahwa hidupnya sekarang ini adalah sebuah perjalanan menuju sesuatu yang lebih mulia dari pada dunia ini. Setiap hari yang dia lihat adalah sebuah langkah maju menuju Surga dan dia selalu mengawasi dirinya sendiri, apakah dia berada pada jalan yang benar atau tidak. Secara perlahan-lahan dia akan menghargai segala peristiwa dalam hidupnya sehari-hari sesuai dengan Kehendak Allah dan kebahagiaan abadi Surgawi.


DOA :

Tuhan, tak ada di dunia ini yang bisa memberiku kesenangan dan kebahagiaan Surga. Kenyataannya, tak ada kebahagiaan abadi tanpa DiriMu. Semoga aku tidak sampai kehilangan rahmat kudusMu. Aku ingin mengetahui hakekat sebenarnya dari segala yang kucintai di dunia ini. Semoga diriku tidak sampai mencintai orang atau barang lebih dari pada cintaku kepadaMu. Semoga aku tidak sampai berbuat dosa karena semuanya itu. Amin.