Friday, May 29, 2009

MAKANANKU SEHARI-HARI (Bk.1, Bab 53)


BAB 53

Berusaha Mencari Nasihat


KRISTUS berkata :

AnakKu, mereka yang masih pemula dan belum berpengalaman melaksanakan kehidupan suci sehari-hari, akan dengan mudah bisa tertipu dan terkalahkan kecuali dia mau mengikuti nasihat dari orang yang bijaksana.

2. Ketika cobaan sampai mengganggu rasa damaimu, carilah nasihat dari seorang penasihat rohani. Hendaklah kamu lebih senang mengikuti nasihat seorang yang betul-betul berpengalaman dari pada mengikuti kehendakmu sendiri. Setan bisa memutar balikkan Kitab Suci sesuai dengan kehendaknya sendiri. Dia juga bisa meniru jalan pikiranKu dalam banyak hal. Memang tidaklah mudah untuk mengetahui tipuan-tipuannya. Niatan baik saja belumlah cukup untuk membuatmu menjadi kudus. Kamupun harus benar di jalan yang sedang kau lalui.

3. Aku memberimu GerejaKu sebagai Penuntun KebenaranKu yang pasti. Aku juga memberimu contoh-contoh kehidupanKu, serta contoh dan ucapan para kudusKu. Janganlah kamu terlalu sombong hingga tidak mau mengikuti bantuan ini. Jangan mengabaikan perumpamaan-perumpamaan pada masa lalu karena semua tadi berisi pengalaman bijaksana.

4. Setelah kamu menerima nasihat, hendaknya kamu dengan bijaksana dan rendah hati mau mengikutinya. Cobalah untuk menemukan sumber dari cobaanmu itu hingga kamu bisa mencabutnya keluar dari kehidupanmu. Orang yang hanya berusaha menghilangkan cobaan dirinya saja, tanpa mau mencari sumber dari cobaan itu, maka dirinya tidak akan mengalami kemajuan apa-apa. Cobaan itu akan datang kembali kepadanya segera, dan kwalitas hidupnya akan tetap sama saja, bahkan mungkin semakin jelek.


RENUNGAN :

Rasa kesombongan ataupun rasa takut bisa mencegah seseorang untuk mencari nasihat yang diperlukannya. Akibatnya dia akan semakin terluka didalam perjalanan hidupnya. Diperlukan sikap rendah hati untuk mau mengakui kesalahan-kesalahan dan keterbatasan diriku ini. Perlu keberanian untuk bisa mengatasinya. Akankah aku bertindak bodoh dan menolak nasihat dari mereka yang akan menolongku ? Kedua, semoga aku tidak menolak permintaan bantuan dan pengertian orang lain yang membutuhkan diriku.


DOA :

Bapa Kebijaksanaan, Allah Kerahiman, berkatilah aku agar tidak terlalu sombong dan bodoh sehingga menolak nasihat orang lain. Aku ingin hidup secara benar. Jika nasihat orang lain bisa meningkatkan kebijaksanaan diriku, berilah aku ketulusan dan keberanian untuk mengikutinya. Dengan demikian aku berharap untuk bisa menghindari atau mengalahkan godaan dalam hidupku. Amin.