Thursday, November 3, 2016

Holy Love, 2 November 2016

Holy Love, 2 November 2016

Maria -- Tempat Perlindungan Holy Love, berkata: Terpujilah Yesus.

Di dalam pemilihan ini, kamu memiliki berbagai macam rumor, tuduhan-tuduhan, serta kesalahan informasi yang terus beredar diantara kamu. Sebagai pemilih kamu harus menyisihkan semuanya itu. Kamu tahu adanya kutipan ini ‘Ampunilah si pendosa, namun bencilah dosanya.’ Dalam konteks ini kamu harus berpikir terdapatnya sebuah sifat yang konsisten, misalnya sebuah ketidak-jujuran, yang tidak diluruskan. Jika kamu memilih seorang calon yang tidak jujur, maka kamu tidak akan tahu apa yang kau peroleh nanti. Orang seperti itu bisa menjanjikan apa saja kepadamu agar kamu memilihnya, dan kemudian dia akan mengecewakan kamu. Dalam bidang lainnya hal inipun bisa terjadi. Kamu memang dibenarkan untuk tidak mempercayai ataupun tidak mendukung seorang calon yang sering berbohong.

Jabatan tinggi kepresidenan haruslah dibalut dengan kejujuran, keterus-terangan, tanpa agenda-agenda tersembunyi atau kepentingan pribadi demi perolehan keuntungan. Pemerintah haruslah menjadi kepanjangan tangan dari warganya. Hal ini harus mengesampingkan adanya kecenderungan untuk memerintah atau mengendalikan secara paksa. Pemilihan ini merupakan puncak dari pembuatan keputusan atas berbagai isu. Yang terbesar darinya adalah berupa penunjukkan para anggota Mahkamah Agungmu, karena ia merupakan badan yang menentukan moral bangsamu. Hukum yang mengatur sistem peradilan selamanya haruslah diperbaiki.


Berdoalah sebelum kamu memilih. Mintalah kepada Roh Kudus, Roh Kebenaran, agar menuntun kamu.