Monday, January 1, 2018

LDM, 22 Desember 2017

PESAN DARI PERAWAN MARIA TERBERKATI
KEPADA PUTERI TERKASIHNYA
LUZ DE MARIA
22 DESEMBER 2017


Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda:


AKU MEMELUKMU DI DALAM HATIKU…
DAN BERSAMA-SAMA, MARILAH KITA BERYUKUR KEPADA ALLAH ATAS PERINGATAN HARI KELAHIRAN PUTERAKU.

Di dalam Puteraku aku melihat dirimu, dan sebagai Ibu dari seluruh umat manusia, Hatiku penuh dengan sukacita atas dirimu.

Anak-anak yang terkasih, Puteraku meminta kepadamu persatuan, rekonsiliasi, dan pengertian. Saat ini banyak rumah tangga yang tak memiliki hal ini, dimana setiap anggota keluarga memilih yang terbaik bagi kepentingan dirinya sendiri dan bukan bagi kepentingan orang-orang di sekitarnya.

Puteraku berkata kepadamu: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?" (Mt 12:48).

Janganlah kamu mendekati mereka dimana kamu merasa nyaman dengan mereka, atau berpura-pura mendekati mereka hanya untuk saat ini saja, atau kamu hanya mengasihi mereka yang kau kehendaki saja. Ingatlah bahwa Puteraku datang untuk menyatukan dan hari ini adalah bagi kepentingan hal itu, sehingga terjadi rekonsiliasi persaudaraan yang berlangsung selamanya dalam hidupmu.

Janganlah lupa bahwa Puteraku lahir di dalam sebuah kandang, dimana tak ada kemewahan disitu, kecuali hanya kehangatan dari jerami dimana kami menaruh-Nya disitu. Puteraku merasa bahagia atas ketulusan kasih orang-orang yang sederhana yang datang untuk menyembah-Nya. Pengetahuan, pengertian terhadap sesama, kebijaksanaan dalam memperlakukan orang lain, serta berbuat baik kepada sesama demi kasih kepada Allah adalah lebih mudah dilakukan oleh orang-orang yang rendah hati di dalam roh.

Anak-anak yang terkasih, kandang binatang tempat kelahiran Puteraku mengatakan kepadamu bahwa janganlah kamu mengejar status sosialmu yang sia-sia di tengah masyarakat, ataupun kepentingan ekonomi, atau penghormatan dari manusia. Di tengah kesombongan dan egoisme, manusia tidak mau datang menuju kandang sederhana ini, karena untuk bisa pergi kesana kamu harus meninggalkan segala sesuatu yang mencegahmu menyadari harta terbesar yang dimiliki oleh palungan ini, kemuliaan yang terbesar: KASIH ILAHI.

St.Yosef dan aku telah menempatkan Putera kami di tengah paduan suara Surgawi dimana kami meletakkan-Nya di dalam palungan. (Luk. 2,7). Tahukah kamu apa yang dilambangkan oleh palungan itu? Bilik-bilik batin dimana manusia menjadi kecil agar Puteraku bisa menunjukkan Kuasa-Nya, Kemuliaan-Nya dan Kemahakuasaan-Nya. Palungan, untuk menunjukkan dimana manusia harus menyadari kekerdilannya dan perlunya menyatu dengan Puteraku dan dengan sesamanya.

Kasih ilahi menerima kehangatan dari jerami. Tahukah kamu betapa jerami di dalam kandang itu telah menyelimuti sosok Puteraku? Setiap helai jerami itu mewakili kamu masing-masing, anak-anakku, mereka yang selalu berada di tengah kelelahan, cobaan, fitnahan, badai, yaitu mereka yang berjalan melalui jejak kaki Puteraku. Mereka adalah rasul-rasul dari Akhir Zaman.

CAHAYA BUKANNYA TIDAK ADA DI DALAM KANDANG ITU, KARENA CAHAYA YANG TERANG BENDERANG MEMANCAR TURUN DARI HATI BAPA YANG KEKAL, DAN DI DALAM PERSEKUTUAN DENGAN BAPA, SELURUH PADUAN SUARA SURGAWI DATANG MENDEKATI YANG RENDAH HATI YANG MEMELIHARA KAWANAN MEREKA. Berapa banyak anak-anakku yang tidak bisa melihat Cahaya itu yang berada di hadapan mereka, karena mereka tidak memiliki sifat kerendahan hati.

KARENA ITU KAMU TELAH DIBERI DENGAN TERANG INI AGAR SAAT INI KAMU BISA MEMBUAT BUMI TETAP DITERANGI MELALUI PERBUATAN DAN KARYA YANG BAIK DI DALAM KEHENDAK ILAHI.

JUMLAHMU MEMANG SEDIKIT, YA, TETAPI ANAK-ANAKKU TELAH MEMBUAT ALLAH BAPA BERKENAN MEMANDANG KE BUMI HINGGA BUMI TIDAK BERADA DALAM KEGELAPAN TOTAL.

Di tengah suasana hening dan hormat yang total, datanglah tiga raja dengan mengikuti tuntunan sebuah bintang (Mat. 2:9-11), dan mereka menemukan Sang Raja yang telah lahir. Mereka tunduk menyembah di hadapan-Nya dan memuji Dia, mempersembahkan kepada-Nya emas, kemenyan dan mur (Mt 2:11), dan mengakui Dia sebagai Juru Selamat umat manusia.

Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda, Kelahiran yang demikian mulia ini pada saat yang sama ia juga berbicara tentang kurban demi keselamatan manusia.

ANAK DI DALAM PALUNGAN INI MENGURBANKAN DIRINYA KEPADA BAPA DEMI KASIHNYA KEPADA MANUSIA.
DIA MENGURBANKAN DIRINYA DI SALIB KALVARI BAGI KAMU MASING-MASING, TIDAK PEDULI APAKAH KAMU MENGASIHI DIA MAUPUN TIDAK. YA, PUTERAKU MENGASIHI KAMU DAN MENGURBANKAN DIRINYA BAGI SEMUA ORANG. (Gal 2:19).

Anak-anak, Puteraku ingin tetap tinggal dalam dirimu, menginginkan kebenaran dalam dirimu masing-masing, menginginkan Kasih Ilahi-Nya memerintah dalam dirimu, sehingga kamu menjadi pengulang dari Kasih-Nya, Perbuatan-Nya dan Kebenaran-Nya.

Sebagai Ibu, aku memanggilmu kepada persatuan saat ini, dimana umat manusia sedang berlari bersama apa yang tidak benar, dengan sangat menentang Puteraku, menggantikan Perintah-perintah Allah dan Sakramen-sakramen agar tidak merasa menyesal dalam berbuat dosa.

Ciptaan (Alam) memuntahkan segala kesesatan angkatan ini, kesalahan terbesar karena tidak adanya kasih kepada Allah, tidak adanya kasih di dalam diri manusia. Dari sini lahirlah segala kesesatan dan karena inilah kamu berjalan menyimpang, karena berbagai informasi palsu yang datang terus menerus yang sangat membingungkan kamu.

Bumi berguncang karena ketidak-taatan manusia, dan karena guncangan ini manusia menderita dan akan menderita lebih banyak lagi bencana. Kamu tidak sadar bahwa di dalam ketidak-patuhan kepada Kehendak Allah, manusia telah menghukum dirinya sendiri dan Allah mengijinkan hukuman ini terjadi karena sikap negativ umat manusia.

Anak-anakku, dalam beberapa saat bulan akan memancarkan warna yang lain daripada biasanya, termasuk juga ruang-ruang langit. Tetaplah berdoa dengan hatimu, dan lebih dari semuanya, tetaplah bekerja dan bertingkah laku di dalam Kehendak Ilahi.

Berdoalah anak-anakku, berdoalah bagi orang-orang tak berdosa oleh tangan orang-orang yang kejam. Berdoalah agar para Malaikat Allah menolong orang-orang yang tak berdosa itu.

Berdoalah anak-anakku, berdoalah, kekerasan menguasai manusia; segala macam gangguan menuntun kepada konflik dan kekacauan.

Argentina, kamu akan menderita karena kesalahanmu!

Colombia, kamu telah buta terhadap permintaan-permintaanku!

Chili, kamu memberontak terhadap Puteraku!
Kamu akan diguncang lagi oleh bumi dan alam ini.

Berdoalah anak-anakku, berdoalah bagi Amerika Serikat dan Perancis, mereka akan menjadi mangsa dari terorisme dan Alam.

Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda, gunung-gunung berapi menjadi semakin aktiv, terutama yang di laut.

Jangan biarkan dirimu dipisahkan dari Puteraku, berserulah kepada Roh Kudus, janganlah melupakan para Malaikat Pelindungmu, para Malaikat Pendamping Perjalananmu.

NANTIKANLAH KEDATANGAN MALAIKAT DAMAI KAMI (1), NANTIKANLAH DIA DENGAN KASIH, JANGANLAH MEMBUATNYA MENDERITA KARENA KAMU MENOLAK HIDUP DI DALAM DAMAI DAN KEBENARAN.

AKU ADA DI HADAPANMU UNTUK MENUNTUN KAMU MENUJU ‘JALAN, KEBENARAN DAN HIDUP’(Yoh.14:6).

Aku mengasihi kamu dengan kasih yang kekal.

Bunda Maria


SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA.


KOMENTAR OLEH VISIUNER

Saudara-saudari,
  
Di dalam persekutuan dengan para gembala, marilah kita memuji Juru Selamat kita di dalam adorasi abadi. Dan bersama mereka juga marilah kita mengucapkan dari dalam hati: ‘Allah, Aku percaya kepada-Mu, kuatkanlah imanku’.

Amin.


 Silakan melihat artikel lainnya disini : http://rosa-devosi.blogspot.co.id/