Thursday, December 26, 2013

Kesombongan adalah sebuah sifat yang berbahaya....



Kesombongan adalah sebuah sifat yang berbahaya karena ia bisa meyakinkan manusia bahwa dirinya lebih besar dari pada Allah
Minggu, 15 Desember 2013, jam 16.45

PuteriKu yang terkasih, manusia itu tidak tahu akan Hukum-hukum Ilahi serta Kehendak Ilahi dari BapaKu. Manusia adalah makhluk Allah dan dia tidak diberi Karunia Pengetahuan yang berkaitan dengan berbagai rahasia yang hanya diketahui oleh para malaikat dan para kudus di Surga. Karena itu seseorang tak bisa berkata bahwa dirinya tahu mengapa BapaKu mengijinkan peristiwa-peristiwa tertentu untuk terjadi di dunia, sementara orang yang lain mengaku bahwa dirinya mengetahui rahasia asal mula alam semesta ini. Manusia itu hanya sebagai hamba Allah, namun Allah, karena Dia ingin menciptakan manusia didalam GambaranNya yang sempurna, memberinya dengan berbagai karunia dan talenta. Allah tak pernah memberi manusia dengan Pengetahuan akan Pohon Kehidupan dan hal ini adalah karena sebuah alasan. Manusia merusak posisinya di Mata Allah ketika Adam dan Hawa memisahkan diri mereka dari Allah, karena adanya dosa kesombongan. Dosa kesombongan itu terus berlanjut hingga sekarang dan ia menjadi penyebab dari banyak pemisahan dari Allah. Kesombongan adalah sebuah sifat yang berbahaya karena ia bisa meyakinkan manusia bahwa dirinya lebih besar dari pada Allah. Kesombongan menggoda manusia untuk ikut campur didalam Hukum-hukum Keilahian Allah. Hal ini termasuk kepercayaan bahwa manusia berhak memutuskan siapa yang diberi dengan Karunia Kehidupan dan siapa yang berhak untuk mengambilnya. 

Kesombongan juga meyakinkan manusia bahwa dirinya tahu bagaimana alam semesta ini diciptakan, padahal kenyataannya, dia tidak tahu adanya sebuah keajaiban. Hanya Allah yang memiliki Kuasa untuk menciptakan sesuatu. Hanya Allah yang bisa memutuskan seberapa jauh Dia mengijinkan manusia untuk menyelidiki ataupun mengutak-atik CiptaanNya. Namun manusia percaya bahwa dirinya tahu segala jawaban. Ketika manusia percaya bahwa dirinya bisa mengendalikan tujuan hidupnya sendiri serta tujuan hidup orang lain, maka dia jatuh kedalam kesesatan yang besar karena ketika dia meniru dosa Lucifer, maka dia akan dicampakkan. Jika manusia menolak menanggapi Penciptanya, maka Dia tak lagi berada bersamanya untuk menghiburnya pada hari akhir nanti.

Janganlah kamu membiarkan kesombongan meyakinkan dirimu bahwa kamu tahu segala sesuatu di dunia ini dan dunia berikutnya, karena hal itu tidaklah mungkin. Sebaliknya hendaklah kamu mendengarkan, menerima perintah-perintah yang diberikan didalam Kitab Injil Kudus agar kamu bisa hidup didalam damai dan seturut dengan Kehendak BapaKu. Karena jika kamu merendahkan dirimu sendiri di hadapanNya, Dia akan menunjukkan kepadamu kemuliaan yang besar dan kemudian kamu akan mengerti misteri besar dari KerajaanNya Yang Mulia pada hari akhir nanti.

Yesusmu