Monday, December 12, 2016

Holy Love, 8, 9, 11 Desember 2016

Holy Love, 8 Desember 2016
Hari raya Bunda Maria Yang Dikandung Tanpa Noda.

Bunda Maria hadir dengan cahaya berkilauan dengan warna serba putih. Dia berkata: “Terpujilah Yesus.” Aku mengucapkan selamat atas hari pestanya ini. Nampak Bunda Maria tersenyum sambil mengangguk.

Dia berkata: Hari ini, secara khusus, aku mengatakan bahwa negaramu berada dibawah perlindunganku dengan gelar ini (Yang Dikandung Tanpa Noda). Begitulah aku mengingatkan kamu bahwa aku telah membela bangsamu melawan tirani kekuasaan Inggris  di dalam Perang Revolusi dulu. Beberapa tahun kemudian aku juga mempertahankan keutuhan bangsa ini selama Perang Saudara ketika dosa perbudakan mengancam kehancurannya. 

Baru saja aku membela bangsamu melawan tirani pemerintahan yang tidak menghargai proses demokrasi serta melanggar konstitusi. Kini aku sedang mempertahankan keutuhan negaramu ketika ia berjuang menghadapi perpecahan antara liberal dan konservativ – yang juga merupakan kejahatan melawan kebaikan. 

Pada masing-masing dari peristiwa ini hendaknya wargamu menyadari masalah yang mereka hadapi – yaitu perlunya persatuan – serta mencari solusinya. Aku berdoa agar hal ini juga dilakukan saat ini. Musuh terus berkeliaran mencari mangsa dan mencari cara untuk mengacaukan dan menghancurkan kebaikan. Dia sering datang dengan berpakaian kebaikan, sambil menyembunyikan niatannya sendiri.

Maka hari ini aku berdoa agar semua yang merupakan Kebenaran menjadi pemenang. Aku bersyukur kepada Allah atas Misi* ini beserta segala buahnya. Teruslah kamu berdoa memohon tuntunanku. 

* The ecumenical Mission of Holy and Divine Love at Maranatha Spring and Shrine.

Holy Love, 9 Desember 2016

Aku adalah Yesusmu yang lahir menjelma.

Masa dpean negaramu dan kesejahteraan warganya tidak lagi bergantung kepada tipu muslihat beberapa orang politisi yang kuat. Politik tidak lagi menjadi penentu karena bangsamu akan dituntun dengan akal sehat dan kebijaksanaan bersama.

Ini merupakan sebuah hembusan napas yang segar bagi sebuah bangsa yang selama ini dikendalikan oleh nafsu untuk berkuasa yang berusaha melewati jalan menuju globalisasi di dalam hati mereka. Namun globalisasi yang Kuinginkan adalah berupa Holy Love di seluruh dunia. Inilah yang bisa membawa perdamaian dunia.

Holy Love, 11 Desember 2016
Ibadah Minggu – demi pertobatan hati dunia.
Yesus hadir dengan HatiNya kelihatan.

Saudara-saudariKu, sadarilah dan terimalah di dalam hatimu bahwa damai dan Holy Love tak pernah bisa dipisahkan. Jika kamu hidup di dalam Holy Love, maka kamu akan merasakan damai.


Malam ini Aku melimpahkan Berkat Kasih IlahiKu kepadamu.