Thursday, December 29, 2016

Holy Love, 26, 27, 28 Desember 2016

Holy Love, 26 Desember 2016

Maria -- Tempat Perlindungan Holy Love, berkata: Terpujilah Yesus.

Bunda Maria hadir dengan menggendong Bayi Yesus. Nampak Bayi Yesus mengangkat dua jari tanganNya ke atas seperti memberikan berkat. Bunda Maria berkata: Puteraku datang ke dunia untuk memerintah orang yang baik maupun jahat, yang kaya maupun yang miskin, mereka yang hidup di dalam Holy Love maupun tidak. Penerimaan ataupun penolakan umat manusia atas KuasaNya tidaklah mempengaruhi hal itu.

Di dalam HatiNya yang mungil Dia memegang segala jawaban atas semua misteri yang dimiliki oleh manusia. Namun jawaban-jawaban ini tidak ada yang layak bagi mereka yang terlalu percaya akan usaha manusia dan tidak mau tunduk dengan rendah hati kepada Pencipta mereka. Dia yang menciptakan segala sesuatu telah datang ke dunia tanpa kemeriahan, di dalam kemiskinan, namun mampu merubah hati jutaan orang. Kelahiran dan KehidupanNya tidak sesuai dengan ciri sosial yang berlaku saat itu, atau yang mencerminkan KuasaNya sebagai Raja. Namun dengan hidup di dalam Kebenaran, tanpa kompromi, Dia melaksanakan MisiNya yang suci.

Hari ini Dia datang untuk memberkati setiap usaha yang dilakukan di dalam Holy Love. Berdoalah bagi semua orang yang tidak percaya agar mereka mau menerima keajaiban dari KelahiranNya dan hidup di dalam Holy Love, yaitu Kebenaran.

Holy Love, 27 Desember 2016

Maria -- Tempat Perlindungan Holy Love, berkata: Terpujilah Yesus.

Tolong, mengertilah bahwa penyalah-gunaan kekuasaan serta kompromi terhadap Kebenaran yang membuat Hati Puteraku sangat bersedih, hal itu terjadi karena penyalah-gunaan kehendak bebas. Melalui penyalah-gunaan kehendak bebas maka manusia memilih untuk menafsirkan ulang Hukum-hukum Allah agar sesuai dengan tujuan-tujuannya sendiri. Kaum liberal telah memilih untuk merenggut kehidupan dari dalam rahim, bertindak melawan hukum dan aturan, dan membahayakan keamanan negara ini dengan membuka perbatasannya.

Puteraku tida ikut campur dalam pembuatan keputusan dari kehendak bebas manusia. Namun aku berkata kepadamu, banyak orang yang jatuh ke dalam kemusnahan mereka karena pilihan mereka. Orang-orang itu merasa benar dalam pikiran mereka. Allah telah memberi mereka Perintah-perintah dan Holy Love untuk menolong mereka di jalan keselamatan. Pada saat penghakiman akhir nanti, adalah pendapat Yesus sendirilah yang bekerja.

Penyalah-gunaan kehendak bebas telah terjadi sejak awal zaman. Namun pada hari-hari ini liberalisme telah menguasai lebih banyak hati daripada saat-saat sebelumnya, karena berbagai bentuk komunikasi modern saat ini. Inilah sebabnya keadaan saat ini lebih buruk  daripada saat Sodom dan Gomorah dulu.

Holy Love, 28 Desember 2016

Maria -- Tempat Perlindungan Holy Love, berkata: Terpujilah Yesus.

Aku mengajakmu untuk memahami bahwa kehendak bebas adalah merupakan pintu masuk menuju kesucian ataupun dosa. Hati nurani adalah faktor penentu yang menentukan penggunaan kehendak bebas. Hal itu seperti sebuah mobil. Pengemudi mobil itu adalah hati nurani, dan mobilnya adalah kehendak bebas, yang akan menyetir mobil itu ke arah mana ia dikehendaki. Adalah hati nurani yang memilih Kebenaran ataupun berusaha menafsirkan ulang Kebenaran itu seturut kesenangannya sendiri, hingga bisa mempengaruhi pilihan dari kehendak bebas.


Allah tidak ikut campur di dalam pilihan dari kehendak bebas. Allah menawarkan Perintah-perintah, Rahmat dan Holy Love untuk menolong jiwa menentukan jalan yang benar yang hendaknya diikuti – yaitu jalan Kebenaran dan kejujuran. Jika hati nurani terbentuk dengan baik, yang berdasarkan kepada Holy Love, maka jiwa tak akan mau membuka diri terhadap tindakan kompromi dan pilihan dari kehendak bebasnya akan selalu bersifat menyelamatkan.