Saturday, December 31, 2016

Enoch, 23 Desember 2016

Pastor Enoch Adeboye




AKU MEMINTA DENGAN SANGAT MENDESAK DAN SEDIH KEPADA PAUS DAN PARA KARDINALKU AGAR RUSIA DIKONSEKRASIKAN KEPADA HATIKU YANG TAK BERNODA SEBELUM TANGGAL 13 MEI TAHUN DEPAN

23 DESEMBER 2016 - 1:30 p.m.

PERMINTAAN DARI BUNDA FATIMA KEPADA UMAT MANUSIA

Anak-anak kecil dari Hatiku, semoga damai Allahku ada bersama kamu semua.

Anak-anak kecil, seluruh nubuatan yang telah diberikan Surga kepadamu akan digenapi. Penggenapan dari nubuatan Fatima semakin dekat, ulang tahun ke 100 dari penampakanku di Cova de Iria. Aku sangat sedih karena umat manusia terus berdosa tanpa mau memperhatikan perkataanku. Rusia belum juga dikonsekrasikan kepada Hatiku seperti yang kuminta. Jika ia tetap tidak dikonsekrasikan, ia akan menjadi sumber penyiksaan bagi umat manusia.

Anak-anak kecil, aku tak bisa berhenti menangis demi menyaksikan umat manusia yang begitu santai dan mereka terus menyesatkan ajaran-ajaran Bapaku, tanpa memikirkan peristiwa-peristiwa yang akan segera dibuka, peristiwa-peristiwa yang akan menyebabkan musnahnya banyak sekali umat manusia. Umat manusia terus menjalankan kehidupannya sehari-hari seperti di zaman Nuh dulu, tanpa mau memperhatikan permintaan-permintaan dari Surga beserta segala kemalangan yang akan terjadi secara tiba-tiba dimana mereka nanti tak akan bisa diselamatkan.

Jika Rusia tidak dikonsekrasikan kepada Hatiku Yang Tak Bernoda pada tahun depan nanti, aku meyakinkan kamu bahwa kamu akan menyesalinya dan Surga tidak akan menghentikan siksaan dari komunisme yang menyebar luas seperti wabah penyakit di seluruh dunia. Komunisme adalah atheisme dan ia selalu berusaha menundukkan semua orang, menuntun mereka kepada perbudakan. Musuhku akan memanfaatkannya untuk menyakiti bangsa-bangsa. Pasukan-pasukan dari Gog dan Magog adalah sekutu mereka dan merekalah yang akan menyebabkan banyak sekali kematian dan penderitaan bagi umat manusia.

Aku meminta dengan sangat mendesak dan sedih kepada paus dan para kardinalku agar Rusia dikonsekrasikan kepada Hatiku Yang Tak Bernoda sebelum tanggal 13 Mei tahun depan. 

Perhatikanlah permintaanku ini, dan janganlah menunda konsekrasi atas bangsa itu kepada Hatiku Yang Tak Bernoda lebih lama lagi. Jika kamu tidak melakukannya maka umat manusia akan sangat menderita karena penguasaan dan perbudakan yang dilakukan oleh bangsa itu berserta semua sekutunya. Bendera komunis akan menyebabkan darah mengalir dan banyak bangsa akan kehilangan identitas mereka dan menjadi budak dari sebuah rejim penguasa, yang akan memaksakan aturan-aturan dan ideologi mereka kepada semua orang, hingga menyebabkan darah mengalir. Naga merah konunisme dan atheisme akan bangkit. Jika Rusia tidak dikonsekrasikan, ia akan membawa penderitaan, kematian, kesengsaraan, serta perbudakan kepada umat manusia dan kepada Ciptaan dari BapaKu.

Anak-anak kecil, tolonglah aku dengan doa-doamu, puasamu dan silihmu, untuk memohon agar siksaan komunis atheis tidak semakin meluas, agar Rusia dikonsekrasikan kepada Hatiku Yang Tak Bernoda sesegera mungkin. Semoga semua anak-anakku yang setia memohon bagi intensi ini melalui doa Rosario Kudus; agar pasukan militanku bersatu di dalam doa, puasa dan tobat, berdoa bersama aku dan memohon kepada Bapa untuk menghentikan penyiksaan atas umat manusia ini. Ingatlah bahwa kuasa dari doa Rosarioku telah memenangkan pertempuran-pertempuran besar. Karena itu berdoalah bersamaku untuk menghentikan naga merah itu; berdoalah agar Wakil dari Puteraku mempersembahkan Rusia kepada Hatiku Yang Tak Bernoda, dengan mengikuti nasihat yang kuberikan melalui gembala-gembala kecilku (di Fatima, tahun 1917), karena Surga tidak bersedia menerima konsekrasi yang dilakukan jika hal itu tidak seperti yang kutunjukkan kepadamu. Paus harus pergi ke Rusia, bersama dengan beberapa orang kardinal, dan melakukan konsekrasi atas bangsa itu disana. Hanya dengan begitu maka penyiksaan akan bisa dihentikan, yang akan dilakukan oleh bangsa itu kepada umat manusia. Aku memperhitungkan doa-doamu, anak-anak kecilku, yaitu setiap doa Rosario yang kau daraskan bagi ujub ini. Koyakkanlah hatimu karena kedatangan kembali dari Puteraku di dalam kemenangan sudah semakin dekat.

Aku adalah Ibumu, Maria dari Fatima.

Anak-anakku, wartakanlah pesan-pesanku ini kepada seluruh umat manusia.