Wednesday, July 8, 2009

MAKANANKU SEHARI-HARI (Bk.1, Bab 93)



BAB 93

Persahabatan Manusia


KRISTUS berkata :

AnakKu, berapa banyak sahabatmu yang mau berada didekatmu jika suatu saat kamu membutuhkan pertolongan mereka ? Jika dibutuhkan pengurbanan, maka begitu banyak orang yang tadinya mengaku sahabat kini berpura-pura sibuk dengan urusannya sendiri.

2. Tidak peduli betapa besarnya seseorang mengasihimu, tetapi pada kenyataannya kamu masih harus menghabiskan sebagian besar waktumu sendirian. Pada waktu larut malam, disaat-saat kelelahan, atau pada waktu orang lain terserap dalam kesibukannya sendiri-sendiri, kamu akan menyadari bahwa dirimu sedang sendirian, tak dihiraukan dan dilupakan orang lain.

3. Jangan menilai berlebihan terhadap persahabatan di dunia ini. Cepat atau lambat kamu akan harus meninggalkan sahabat-sahabatmu, atau mereka yang meninggalkan kamu. Jika kamu terlalu tergantung kepada orang lain, maka kamu akan harus menderita perpisahan yang menyakitkan.

4. Persahabatan diantara manusia membutuhkan berkat dariKu. Berusahalah untuk membantu sahabat-sahabatmu agar menjadi semakin dekat denganKu melalui contoh-contoh baikmu. Lihatlah kedepan, kearah kelanjutan dan pemurnian persahabatanmu di dunia ini ditempat yang baru nanti, yaitu di Surga. Dengan berkatKu, persahabatan duniawi akan menjadi abadi. Di Surga nanti ia akan memberi kebahagiaan yang baru bagimu dan bagi sahabat-sahabatmu.


RENUNGAN :

Segala persahabatan sejati haruslah didasarkan kepada kebajikan dan kesetiaan kepada Kristus. Jika aku tidak bisa menolong sahabat-sahabatku untuk mengalami kehidupan yang lebih baik, maka aku bukanlah sahabat yang sejati. Demikian juga orang yang tidak bisa membuatku menjadi lebih baik, bukanlah sahabatku yang sejati, namun hanyalah kenalan yang tak berguna. Seseorang yang membawaku semakin dekat kepada dosa melalui kata-kata atau tindakannya, adalah musuhku, tanpa mempedulikan tujuan baik yang mungkin dia tunjukkan kepadaku.


DOA :

Yesusku, Sahabat ilahi dari hidupku, aku rindu untuk menjalani kehidupan yang benar, sebuah kehidupan yang tidak diatur oleh perasaan-perasaan yang buta atau emosi-emosi yang tak bernalar. Sahabatku di dunia ini adalah juga manusia seperti diriku, yang memiliki kesalahan, keterbatasan dan kekurangan lainnya. Jangan sampai ada orang yang berada diantara Engkau dan aku. Didalam DiriMu aku menemukan Sahabat yang sempurna. Sedangkan yang lainnya hendaknya menjadi yang kedua. Tidak satupun dari mereka yang bisa mengerti diriku dengan baik seperti Engkau. Siapakah yang tahu dan mau menolongku seperti Engkau ? Aku ingin menghormatiMu karena Engkau adalah Sahabatku yang hebat. Dalam DiriMu sajalah aku menemukan persahabatan sempurna. Jangan biarkan aku menyukai sahabatku yang lain selain Engkau. Amin.