Tuesday, July 28, 2009

MAKANANKU SEHARI-HARI (Bk.2, Bab 1)


B U K U D U A


M E N I R U K R I S T U S

Ini adalah tahap ke dua dari perkembangan rohani seseorang. Didalam melepaskan kesalahan-kesalahannya yang besar serta dosa-dosanya yang berat, seorang spiritualis pemula haruslah meletakkan sebuah fondasi kebijaksanaan yang kuat. Namun dalam batas tertentu, perkembangan rohaninya telah mengalami sesuatu yang bersifat negatip, dalam arti bahwa dia telah mengalami kemajuan dalam berbagai kebijaksanaan dengan cara menahan kesalahan-kesalahan yang telah menentang dirinya. Kini, pengikut Kristus diundang untuk bangkit menuju persatuan yang lebih tinggi lagi dengan Allah. Dia harus melakukan hal ini dengan cara meniru contoh-contoh Kristus semasa di dunia dulu. Yesus berkata :"Dia yang melihat Aku, juga melihat Bapa". Karena itu, semakin seseorang menjadi seperti Kristus, semakin dia menjadi seperti Allah.

Kehidupan adikodrati tingkat dua ini dikenal sebagai jalan penerangan, jalan pencerahan. Dengan mendekat lebih erat lagi kepada Kristus, orang akan semakin mengenal Allah lebih jelas lagi dan lebih menghargaiNya lagi. Yesus berkata :"Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup....Belajarlah dariKu....". Pengikut Kristus kini seharusnya memalingkan pandangannya dari dirinya sendiri, sehingga bisa lebih memusatkan perhatiannya kepada Rajanya dan Contohnya. Dia melaksanakan berbagai macam kebijaksanaan dalam hidupnya bukan sekedar untuk melawan kesalahan-kesalahannya, tetapi lebih untuk menunjukkan kasih dan kesetiaan yang lebih besar lagi kepada Kristus.

B A G I A N K E S A T U


Mengikuti Yesus Dalam Hidup Sehari-hari


A. Belajar dari Kristus :


BAB 1


Pengetahuan Dan Kebijaksanaan


Kristus :

AnakKu, mereka yang mengikuti Aku, tidak akan berjalan didalam kegelapan. BersamaKu, tak akan ada kegiatan yang bersifat menerka ataupun kesalahan-kesalahan yang dilakukan.Aku telah memberimu contoh dari kehidupanKu. Agar kamu tidak salah mengerti akan contoh dan sabdaKu, Aku mendirikan GerejaKu untuk menjelaskannya. Untuk menjaga dirimu dari deraan keraguan dan tindakan-tindakan yang bodoh, Aku berjanji untuk membebaskan GerejaKu dari segala kesalahan dalam ajaran-ajaran moral dam religiusnya.

2. Ikutilah Aku, maka kamu akan berjalan menuju kehidupan abadi. Jangan biarkan emosi-emosimu mengacaukan jalan pikiranmu. Awasilah kesombonganmu yang bodoh itu dan biarlah Aku membimbingmu melalui perantaraan GerejaKu. Ia akan berbicara dalam bahasamu dan akan mencegahmu dari salah mengerti tentang ajaran-ajaranKu. Dengan sering menerima Sakramen-sakramenKu, kamu akan mendapatkan pengertian yang lebih dalam atas KebenaranKu.

3. Banyak orang sudah tuli terhadap suaraKu. Mereka mengatakan bahwa dirinya mengikuti Aku tanpa melewati batu loncatan seperti yang biasanya dilakukan orang lain. Orang demikian sedang menipu dirinya sendiri. Mereka terlalu sombong untuk mengikuti bimbingan-bimbingan dari orang lain yang Kuutus datang kepadanya. Agama mereka hanyalah sebatas pada apa yang bisa mereka mengerti dengan akalnya, atau apa yang dirasa enak bagi mereka saja.

4. Aku tidak ingin diantara para pengikutKu ada yang bertindak sendiri. Penilaian manusia terlalu lemah untuk bisa mengikuti ajaran-ajaranKu tanpa salah, dan kekuatan manusia terlalu kecil untuk bisa mematuhi perintah-perintahKu tanpa bantuan adikodrati dari rahmatKu. Ketulusan bukanlah pengganti kebenaran dan kebaikan. Memang benar, Aku ingin kamu mengikuti kata hatimu dalam kehidupan ini, namun tanpa GerejaKu kamu tak akan merasa pasti bahwa kata hatimu itu benar adanya.

5. Datanglah, ikutilah Aku dalam hidupmu sehari-hari. Aku ini Jalan, Kebenaran dan Hidup. Dalam DiriKu kamu bisa menemukan pengetahuan hidup yang paling penting, dan jalan yang paling pasti menuju kebahagiaan abadi. Belajarlah KebenaranKu dan ikutilah contoh-contohKu dalam hidupmu, maka imbalanmu akan lebih besar dari pada yang bisa dilukiskan dengan kata-kata. Renungkanlah kehidupanKu di dunia ini dulu. Sejauh kamu bisa, tirulah Aku dalam segala kegiatanmu. BersamaKu, kamu akan memiliki damai dan kemajuan setiap hari dalam usahamu menuju kebahagiaan abadi di Surga.


Renungan :

Kristus tidak menginginkan terkaan, namun sebuah tindakan yang pasti. Raja Kebenaran menginginkan para pengikutNya memiliki kebenaran itu. Dia berbicara kepadaku melalui Kitab Suci, Tradisi Kristiani, doa-doaku dan segala kesempatan yang ada dalam hidupku. Aku bisa memahami arti dari semuanya itu melalui GerejaNya. Memang tidak mudah untuk mengerti apa Kehendak Allah atas diriku. Bahkan meskipun intensiku baik, bisa juga membawa diriku tersesat menuju tindakan berlebihan yang lucu. Hanya Gereja Kristus saja yang bisa membimbingku dengan pasti. Jika GerejaNya berbicara, Dialah yang berbicara. Dia berjanji untuk bersama GerejaNya sepanjang hari sampai akhir dunia ini. Pengikut Kristus yang sejati akan melihat kepada GerejaNya untuk memperoleh pengetahuan dan kebijaksanaan Kristus.


Doa :


Yesusku, aku berterima kasih kepadaMu karena telah memberiku GerejaMu. Aku melihat ada banyak sekte yang menyatakan memiliki berkat dan dukungan dariMu. Namun mereka saling bertentangan satu sama lain dalam doktrin-doktrin mereka. Engkau telah memberiku karunia dengan mengimani GerejaMu yang satu, kudus dan apostolik. Gereja itu tetap tegak berdiri hingga kini, melampaui penentangan dan pengejaran selama berabad-abad. Banyak usaha setan untuk menghancurkan Gereja itu telah gagal, seperti yang telah Kau nubuatkan. Kerajaan-kerajaan telah bangkit dan jatuh lagi, namun GerejaMu terus saja menyebarkan ajaran suci dan perintah-perintahMu kepada dunia. Engkau masih berbicara terus melalui GerejaMu, menawarkan kebenaran dan kebijaksanaan kepada semua orang. Biarlah aku selalu mengikuti tuntunanNya dalam segala ajaran moral dan iman. Amin.