Sunday, March 5, 2017

Pedro Regis 4435 - 4436

4435 - Pesan Bunda Maria Ratu Damai, 28 Februari 2017

Anak-anak yang terkasih, doa, tobat dan karya kemurahan hati. Inilah jalan yang menuntunmu kepada pertobatan sejati. Berlututlah di dalam doa di hadapan salib, merenungkan Puteraku Yesus, karena hanya dengan begitu kamu bisa mengerti KasihNya yang besar bagimu. Janganlah mundur. Ini adalah saat kesedihan bagi mereka yang mengasihi dan membela kebenaran. Carilah kekuatan di dalam Sakramen Tobat dan di dalam Ekaristi. Kamu akan segera menyaksikan banyak peristiwa mengerikan di Rumah Tuhan. Mereka yang dipilih untuk membela kebenaran justru akan menyangkalnya dan menimbulkan kebingungan yang besar. Aku menderita bersamamu dan aku akan berdoa kepada Puteraku demi kamu. Beranilah. Terimalah Ajaran-ajaran Puteraku Yesus dan belalah InjilNya. Janganlah takut Ganjaranmu berasal dari Allah. Kamu berada di dunia, tetapi bukan berasal dari dunia. Majulah terus di dalam kebenaran. Inilah pesan yang kusampaikan kepadamu hari ini demi Nama Tritunggal. Terima kasih karena kamu mengijinkan aku mengumpulkan kamu disini sekali lagi. Aku memberkati kamu dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin. Damailah kamu.

4436 - Pesan Bunda Maria Ratu Damai, 2 Maret 2017

Anak-anak yang terkasih, musuh-musuh Allah menabur ilalang, tetapi mereka yang menjadi milik Allah akan memanen gandum. Ini adalah saat pertempuran besar antara mereka yang membela kepalsuan melawan mereka yang membela kebenaran, antara mereka yang berada di dalam gelap, melawan mereka yang berada di dalam terang. Di dalam hati mereka yang berdevosi kepadaku selalu memancarkan Terang Allah. Setelah semua kesengsaraan, Allah akan memerintah dan seluruh umat beriman akan hidup bahagia. Semangatilah satu sama lain, dan jangan biarkan setan bisa menang. Kamu berasal dari Allah, dan Dia berharap banyak dari kamu. Aku ingin agar kamu memiliki hati seperti Jeremiah. Jeremiah mendengarkan Allah dan dia tidak merasa takut mewartakan kebenaran. Kamu memiliki contoh dari nabi-nabi besar yang meskipun berhadapan dengan penganiayaan, tetapi kobaran api iman tetap berkobar di dalam hati mereka. Ketika Allah berbicara, Dia ingin agar hal itu dipatuhi. Di dalam keheningan doa, dengarkanlah SuaraNya, yang merupakan Segalanya bagimu. Janganlah mundur. Aku adalah Ibumu, dan aku selalu berada di sampingmu. Berdoalah yang banyak dan terimalah permintaan-permintaanku. Apa yang harus kau lakukan saat ini, janganlah kamu menundanya hingga besok. Beranilah. Inilah pesan yang kusampaikan kepadamu hari ini demi Nama Tritunggal. Terima kasih karena kamu mengijinkan aku mengumpulkan kamu disini sekali lagi. Aku memberkati kamu dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin. Damailah kamu.



Silakan melihat artikel lainnya disini : http://rosa-devosi.blogspot.co.id/