Sunday, February 12, 2017

LDM 4 Februari 2017

PESAN DARI TUHAN YESUS KRISTUS
KEPADA PUTERI TERKASIHNYA
LUZ DE MARÍA
4 FEBRUARI 2017


UmatKu yang terkasih,

AKU MENGASIHI KAMU DENGAN KASIH YANG KEKAL…

UmatKu, yang sangat Kukasihi, adalah mereka yang akan Kubela setiap saat. UmatKu yang terkasih hendaklah bersikap rendah hati, menjadi yang paling peduli, paling berharap, dan mereka yang merubah setiap saat menjadi penyerahan diri secara total demi keselamatan jiwa-jiwa.

Bermurah-hatilah seperti Aku mengajarkan kepadamu.

Jadilah kehidupan dari SabdaKu; janganlah membaca SabdaKu hanya untuk mendaraskan setiap ayatnya seturut kesenanganmu sendiri.

Berilah dirimu makan dengan Sabdaku agar kamu mengasihinya, dan dengan mengasihinya Kebenaran akan menarikmu mendekati dan bersatu denganKu.

Anak-anakKu, jadilah bijaksana dan jujur. Aku menerangi kamu jika kamu tetap setia dan benar. Karena itu seseorang yang tidak menyesali kesalahannya atau dosanya, dia tidak bisa menemukan TerangKu dan dia akan terus berjalan di dalam kegelapan. Seluruh umat manusia perlu diterangi penalarannya saat ini, karena saat ini penalaran tak mampu mengenali kedengkian yang datang kepadanya, kedengkian yang ditimbulkan oleh manusia sendiri dan oleh segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Inilah sebabnya sulit sekali bagi jiwa untuk menuntun tubuh, yang memiliki keinginan yang lemah.

UmatKu yang terkasih, kamu cenderung melakukan perbuatan yang salah, yang kau kacaukan dan kau anggap sebagai kehendak bebas, meski hal itu adalah bentuk kemerosotan moral. Dan ketika kamu melakukan perbuatan yang tidak bermoral, maka kamu akan melekat erat kepada perbuatan itu, dan kamu akan terobsesi dengan hal itu, dan obsesi ini akan menuntunmu kepada penghinaan terhadap segala sesuatu yang ada pada dirimu, dan karena penghinaan ini maka setan menguasai manusia, menjadikan manusia sebagai budaknya, hingga budak itu tak bisa hidup tanpa tuannya. BEGITULAH SETAN BERSUKARIA KETIKA MANUSIA HIDUP SETURUT KEINGINAN DAGING DAN MELAWAN KEINGINAN ROH.

Anak-anakKu tak bisa hidup dengan RohKu jika mereka tidak mengenal Aku, jika mereka menolak Aku, karena mereka hanya menginginkan kebejatan moral. Jika mereka hidup dalam segala bentuk kejahatan, jika mereka menyerahkan kekuasaan kepada ego manusiawinya, yang terus menerus meninggikan makhluk dengan tanpa menyadarinya, maka ego yang sama itu akan menuntun mereka menuju kehancurannya sendiri melalui kecongkakan, memandang kepada sesamanya dengan sikap tidak peduli.

Kekasih, sebuah kejahatan besar telah menjerat manusia melalui kesombongan, dan kejahatan itu menjadi sangat ironis karena manusia hidup dengan menyimpan sikap itu. Saat ini sifat manusia telah mengotori pikirannya, penalarannya, egonya, otaknya, dan mengeraskan hatinya, hingga manusia tidak peduli lagi dengan penderitaan maupun belas kasih. Ego manusia telah menggeser posisi manusia, yang merupakan anak-anakKu, untuk menciptakan dari diri mereka manusia-duniawi, seorang agresor, pembunuh, yang tidak peka, seorang pengikut dari bala tentara iblis…

UmatKu yang terkasih, pertempuran antara kebaikan dengan kejahatan tak akan berhenti hingga saatnya kamu menyatu denganKu. Kamu hidup di dalam penderitaan yang menetap karena ketidak-taatan, penderitaan yang telah merasuk ke dalam inti dari ilmu pengetahuan, inti persatuan di dalam diri umat manusia, yang telah menjadi semakin lemah, dengan kedok moralitas dan dengan begitu manusia hidup dengan puji-pujian manusiawi yang palsu, yang tidak berarti apa-apa kecuali mereka hanya menerima kepalsuan serta semakin menjauhkan dirinya dari harta di Rumah Kami.

Dengan mudahnya kamu lupa, anak-anak; terasa tidak nyaman bagimu untuk mengingat dan memperhatikan apa yang Kuminta darimu, agar kamu bisa bertindak sesuai dengan keinginan-keinginanmu sendiri. Kamu tidak memikirkan keselamatan jiwa sama sekali dan kamu berusaha membuang pikiran seperti itu agar hal itu tidak membuatmu memiliki perasaan telah berbuat jahat.

Kamu tidak merasa khawatir dengan jiwamu. Hal ini karena kamu tidak diajari tentang sifat transenden dari jiwa pada diri manusia. Kamu banyak mementingkan faktor keuangan dan memberontak melawan Kasih. Kamu selalu mengingat dalam pikiranmu apa yang memuakkan bagi jiwa, maka kamu berusaha agar jiwamu tidak menerima sedikitpun Sabda dariKu.

UMAT MANUSIA HANYA MEMUSATKAN PERHATIANNYA KEPADA KECERDASAN DARI MAKHLUK, SELALU MEMPERHATIKAN KEMAJUAN INTELEKTUAL, DENGAN MEMBUANG SEMUA RASA HORMAT, KESETIAAN DAN SYUKUR TERHADAP AKU.

Aku melihat banyak dari kamu yang memiliki ingatan tidak karuan, kacau, terhambat oleh segala perlekatan kepada dunia, dugaan-dugaan, kebodohan, kebekuan hati, ketidak-sadaran, tidak hormat, tak memiliki kemurahan hati, tak memiliki kewaspadaan, dan tidak peduli, hidup di dalam kesedihan dan penderitaan terus menerus…

Ingatlah akan Sabdaku untuk kemudian melaksanakannya. Adalah bodoh bagi mereka yang tahu tapi tidak mau melihat, tahu tapi tidak mau mendengar, tahu tapi tidak mau berjalan, tahu tapi berubah-ubah sikapnya, mengenal Aku, mengenal PengadilanKu, tapi melupakannya, dan berkata pada dirinya :”Pengadilan Ilahi tak akan mengenai aku…” Betapa salahnya dia!

UmatKu yang terkasih,

AKU DATANG DENGAN SABDAKU YANG KERAS, UNTUK MENEGUR MEREKA YANG TAHU BAHWA DIRINYA DIPANGGIL NAMUN TIDAK TAAT, ATAU MEREKA YANG MENGIRA BAHWA DIRINYA SANGAT DIBUTUHKAN.

Renungkanlah, lihatlah ke sekitarmu: betapa banyaknya Tanda-tanda itu, betapa banyaknya peringatan itu, betapa banyaknya konflik diantara manusia, betapa bodohnya kamu yang tidak mau berubah. Janganlah lupa bahwa Aku paling mengasihi yang sederhana dan rendah hati. Jadilah yang pertama untuk meraih sesamamu dengan KasihKu, jadilah yang pertama untuk meminta maaf dari sesamamu ketika kamu bersalah, jadilah yang pertama untuk bersaksi melalui sikap dan perbuatanmu.

Kamu harus membersihkan ingatanmu dari segala sesuatu yang membuatmu berjalan mundur dan yang menjauhkan kamu dariKu. Gunakanlah kecerdasanmu untuk menerangi ingatanmu dan janganlah kamu tenggelam di dalam masa lalu, tetapi tetaplah kamu berada di saat ini, selalu berusaha untuk membaharui renunganmu.

Anak-anak,

RENUNGKANLAH. JANGANLAH BERTINDAK TANPA BERPIKIR, KARENA ADA BANYAK SEKALI MANUSIA YANG BERTINDAK TANPA BERPIKIR.

Aku memintamu untuk selalu merenungkan apa yang kau lakukan dan kau kerjakan. Aku tidak memintamu untuk melihat sesamamu agar kamu bisa memaafkan perbuatan dan tindakanmu, tetapi Aku memanggil setiap orang secara pribadi, karena setiap perbuatan dan tindakan adalah tanggung jawab dari masing-masing pribadi. Pengaruh-pengaruh dari luar itulah yang harus kuasai, bukan sebaliknya.

AKU MENGAJARI KAMU AGAR KAMU BISA MENJADI SAKSI SEJATI DARI KEHENDAKKU. Janganlah kamu bersembunyi dibalik sesamamu agar kamu bisa membenarkan kejahatanmu. 

Jika kamu berbuat baik, kamu tidak akan berkata kepadaKu : ‘Tuhan,  aku telah berbuat baik karena sesamaku.’ Tetapi dengan mudahnya kamu akan beralasan bahwa dirimu sendiri yang menjadi sumber kebaikan dari perbuatan dan tindakanmu. Begitu juga hendaknya jika kamu tidak mampu mengendalikan dirimu sendiri, atau tidak bisa menolak keinginan jahat.

KAMU HARUS BERGERAK NAIK, UNTUK MENJADI KUAT, AGAR BISA MENGENAL DAN MENGASIHI AKU.

Apa yang bersifat duniawi sering menjerat orang-orang yang menganggap dirinya terpelajar, ia menjerat mereka melalui perbuatannya yang tidak diketahui orang lain. Ia menjerat mereka melalui kesombongan, dan ketika kesombongan memasuki hati manusia, maka dia akan merasa dirinya besar oleh pengetahuan yang palsu dan dia akan ingin dihormati untuk meninggikan egonya di atas semua orang.

Kuatkanlah dirimu, tolaklah bujuk rayu setan, yang melompat-lompat dari ujung bumi ke ujung yang lain, untuk menjatuhkan mereka yang terlena dan tidak dewasa.

UMATKU YANG TERKASIH, KAMU HARUS HIDUP DI DALAM KEDAMAIAN HATI, AGAR NIATANMU YANG BAIK BISA BERHASIL, DAN AGAR KAMU MENJADI SEMAKIN BAIK.
Kamu membutuhkan kedamaian hati agar bisa menyatu denganKu. Kamu membutuhkan kedamaian hati agar kamu bisa mengenali Aku dan tetap taat dalam menghadapi segala cobaan di hadapanmu, yang telah kau undang sendiri karena ketidak-taatan dan pemberontakanmu melawan Aku.  Ketidak-taatan manusia telah menyebabkan banyak penderitaan bagi umat manusia.

BETAPA BANYAK ORANG YANG MENYANGKAL AKU KARENA TAKUT KEPADA ANCAMAN
DARI ORANG LAIN.
BETAPA BANYAK ORANG YANG AKAN MENGKHIANATI SAUDARA-SAUDARI MEREKA, ORANG TUA MEREKA, ORANG-ORANG YANG BERADA DI DALAM RUMAH MEREKA SENDIRI, DENGAN ALASAN AGAR ANAK-ANAK KEGELAPAN TIDAK MEMBURU DIRINYA.  

Berdoalah, anak-anakKu, berdoalah bagi Roma. Ia akan diserang oleh api. Italia akan sangat terguncang.

Berdoalah, anak-anakKu, berdoalah, GerejaKu sedang diguncang.

Berdoalah, anak-anakKu, berdoalah bagi Jepang. Lagi, ia akan menyiksa umat manusia.

Berdoalah, anak-anakKu, berdoalah, gunung-gunung berapi menjadi aktiv dengan kekuatan yang besar.

LIHATLAH KE ATAS ! LIHATLAH KE ATAS !

Aku memberkati kamu setiap saat. Aku memberkati kamu agar kamu kembali ke jalan. IbuKu tidak melupakan satupun dari anak-anaknya. IbuKu mencari kamu untuk mengajakmu kepadaKu.

Anak-anak, Aku tidak akan meluputkan KerahimanKu kepada dia yang memintanya bagi dosa-dosanya, yang sungguh berharap untuk memperbaiki hidupnya.

INILAH SAAT KETIKA KAMU HARUS MENERIMA  KASIH DAN KERAHIMANKU, AGAR KAMU DIKUATKAN SECARA SPIRITUIL.

Aku mengasihi kamu, Aku menghargai kamu, Aku memberkati kamu.

Yesusmu.

Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.

Komentar-komentar sarana (visiuner)

Saudara-saudari,

Tuhan kita yang terkasih, Yesus Kristus, memperingatkan kita untuk tidak menyalah-gunakan berkat yang kita terima sebagai anak-anak Allah. Kita memiliki kehendak bebas, hendaknya kita bukan hanya berusaha demi kebaikan kita sendiri, tetapi juga demi kebaikan sesama, karena Tuhan menghendaki keselamatan bagi semua orang.

Memang benar bahwa peringatan-peringatan tentang betapa besarnya manusia akan menderita, bisa menimbulkan rasa takut kepada manusia, hal ini adalah wajar. Tetapi hal itu tidak normal karena rasa takut akan menuntun kita untuk menolak Kebenaran yang disampaikan Kristus kepada kita saat ini.

Kita harus kuat, tetap teguh, dan yakin bahwa tanpa Allah kita tak bisa berbuat apa-apa, karena manusia itu terbatas, dan dengan keinginannya sendiri dia tak bisa meraih sesuatu diluar kemampuannya.

Kita dipanggil untuk mengenal diri kita sendiri, untuk memperbaiki apa yang menghambat perjalanan spirituil kita masing-masing. Tidak adanya pengenalan terhadap diri sendiri membuat manusia bertindak secara tidak benar dan menjadi mangsa yang empuk bagi setan.

Selamatkanlah jiwamu, demikian Yesus Kristus bersabda kepada kita. Lebih dahulu selamatkanlah jiwamu, kemudian jiwa orang lain.

Karena yang bisa membunuh jiwa bukanlah racun dari luar, tetapi racun dari dalam. Marilah kita membersihkan rumah di dalam diri kita sendiri, agar jalan spirituil semakin mendekatkan kita kepada Allah.

Amin.