PESAN DARI SANTO MICHAEL, MALAIKAT AGUNG
KEPADA LUZ DE MARÍA
13 SEPTEMBER 2020
https://mail.google.com/mail/u/0/?tab=rm&ogbl#inbox/FMfcgxwJXpVVJmLMWjPTRClpBXJrFMZB
Umat Allah yang terkasih,
Terimalah Damai, Kasih dan Kerahiman dari Tritunggal Yang
Mahakudus.
Di dalam persatuan sebagai umat Allah, teruslah berjalan
tanpa rasa putus asa atau pun kehilangan imanmu. Majulah terus menuju
kebahagiaan kekal.
Saat ini, lebih daripada saat-saat
sebelumnya, kamu harus memastikan tujuan hidupmu, yang akan bisa menerangi kamu
dan membuka jalan spirituil bagimu, sebelum saatnya terlambat bagimu karena
kamu menjadi buta sepenuhnya.
Umat dari Tuhan dan Raja kita, Yesus Kristus seringkali
bersikap keras kepala, munafik, congkak, gegabah, dan tidak taat. Itulah
sebabnya kamu menderita. Atas Kerahiman Ilahi, kami memperingatkan kamu, betapa
semua itu bisa membuatmu kehilangan Kehidupan Kekal, bukan hanya bagi dirimu
sendiri, tetapi juga bagi sesamamu.
AKU DATANG DENGAN MEMBAWA
PEDANGKU TERANGKAT TINGGI, SEBAGAI TANDA BAHWA PEMURNIAN ATAS UMAT MANUSIA
SEMAKIN DEKAT DAN SEMAKIN KERAS SEIRING DENGAN DOSA MANUSIA.
Manusia harus mengosongkan egonya dari segala
sesuatu yang menjauhkan mereka dari perlekatan kepada kebodohan dan kesombongan.
Manusia harus melakukan perbaikan atas dirinya sendiri, berpikir dan bertindak dalam
persaudaraan dan Kasih Ilahi. Manusia harus membaca pesan-pesan ini, dimana
atas Kehendak Ilahi aku menasihati dan mengarahkan kamu semua. Namun manusia mengira
bahwa pesan-pesan ini adalah bagi orang-orang yang lainnya, bukan bagi dirinya.
Maka aku harus berkata bahwa pesan-pesan ini adalah bagi setiap orang yang harus
membacanya. Pesan-pesan ini adalah bagi kamu, bukan bagi orang lain. Janganlah kamu
menjadikan egomu sebagai allahmu. Inilah aku yang berkata kepadamu.
Karena sikapmu itu, kamu tidak merasakan
penderitaan orang lain, kamu tidak menderita bersama orang lain yang sedang menderita.
Kamu tidak mau bersukacita bersama mereka yang berbahagia. Kamu selalu hidup di
dalam pertentangan dengan sesamamu.
Tidak ! Anak-anak Allah, dengan bersikap
seperti itu kamu tidak bertindak seperti Tuhan dan Raja kita, Yesus Kristus; kamu
membiarkan dirimu terseret oleh arus dunia ini, yang telah kehilangan
nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai spirituil, dan dengan begitu kekacauan mudah
ditemukan dimana-mana.
Berubahlah ! Jangan menunggu besok, tetapi
sekarang ! Di saat sekarang ini ! agar kamu tidak berkelana sendirian ketika kamu
membutuhkan orang lain. Semua orang adalah saling membutuhkan satu sama lain,
sebelum Pemurnian itu tiba.
Renungkanlah:
BUMI INI TIDAK LAGI
DIMURNIKAN DENGAN AIR. TETAPI DENGAN API. API YANG MEMANCAR DARI KEMAJUAN
TEHNOLOGI YANG SENGAJA DICIPTAKAN UNTUK MENGHANCURKAN, TANPA AMPUN.
Dalam dunia yang kacau, gelisah dan
kewalahan ini, manusia mengarahkan pandangannya dan kekuatannya yang salah arah,
untuk melawan apa saja yang mewakili Allah. Oleh karena itu, umat Allah, lihatlah
ke dalam dirimu dan hentikanlah semua celaan dan umpatan yang terus menerus kau
ucapkan terhadap Allah, dan rubahlah hal itu menjadi ucapan “TERIMA KASIH, BAPA,
karena Engkau menyelimuti aku dengan Kasih-Mu.”
APA YANG SEDANG TERJADI DI
DUNIA SAAT INI? MANUSIA HARUS BELAJAR MELAKUKAN PERBUATAN KEMURAHAN HATI,
MENCIPTAKAN DAMAI DI DALAM HATI, MENUMBUHKAN IMAN, KASIH, DAN PENGHARAPAN, AGAR
KAMU JUGA MENERIMA SEMUA ITU DALAM DIRIMU.
Bersiaplah ! Adalah mungkin bagi manusia
untuk menanggung apa yang terjadi ini selama dia tetap berada bersama Allah, bukannya
tinggal di dalam kesombongan egonya sendiri. Karena orang seperti ini mudah sekali
tersulut kemarahannya. Orang seperti ini tidak mau mengasihi dan dengan keinginannya
dia akan berjalan sendirian.
Kamu, umat Allah, saat ini bertindaklah di
dalam Allah, agar Dia menerangi jalanmu, sehingga bebanmu tidak menjadi berat, karena
jalanmu diberkati oleh Iman dan Kasih Allah.
Umat Allah,
Gereja dari Tuhan dan Raja kita, Yesus Kristus,
sedang meratap dan mengerang. Janganlah kamu putus asa, janganlah takut, tetaplah
teguh dan yakin akan perlindungan dari Ratu dan Ibu kita, yang berjalan
bersamamu dan menuntunmu, asalkan kamu mengijinkannya.
Gunung-gunung berapi terus meradang
karena ulah anak-anak Allah. Janganlah kamu tidak peduli, tetaplah waspada. Bumi
terus berguncang dengan keras. Manusia akan berlarian kesana kemari di dalam kepanikan,
di tengah segala kekuatan alam ini.
MAKHLUK ALLAH !
JADILAH MAKHLUK YANG
BERIMAN. JANGANLAH KAMU HANYA MENGEJAR APA YANG KAU INGINKAN, TETAPI KEJARLAH
KEHENDAK ILAHI.
Umat Allah yang terkasih,
Sekarang ini adalah saat bagimu untuk berubah.
Bertobatlah dan persiapkan dirimu untuk menghadapi apa yang lebih besar. Hal itu
tergantung pada bagaimana kamu menjalani kehidupanmu: di dalam ratapan yang terus
menerus, atau di dalam Kehendak Ilahi yang memberimu kedamaian. Manusia tidak
mau jika dirinya dirubah dan diperbaharui. Manusia ingin tetap berada di dalam lumpur
egonya yang terasa lebih menyenangkan baginya, daripada bertobat dan berkurban.
Kamu harus berdoa di dalam
jiwamu, dengan segenap hatimu dan inderamu. Berdoalah dengan sungguh tanpa
penyimpangan. Doa adalah sangat perlu bagi kamu sebagai pribadi dan sebagai umat
manusia.
INGATLAH BAHWA KITAB SUCI ADALAH KEKUATAN BAGI ANAK-ANAK
ALLAH. EKARISTI ADALAH MAKANAN BAGI ANAK-ANAK ALLAH. BERILAH DIRIMU MAKAN
SEBELUM MISTERI KEDURHAKAAN HADIR KEPADAMU. (lht.
II Thes 2,7)
Umat Allah,
Perang dihembuskan tanpa henti dari beberapa
sumber, untuk menyerang kekristenan sebagai sasaran utama, sehingga domba-domba
bisa diintimidasi.
MILIKILAH IMAN! MILIKILAH IMAN! MILIKILAH IMAN!
Kamu mendengar gunung Etna meraung.
Umat manusia menjadi mangsa dari keputusasaan.
Bagaimana bisa manusia
mengabaikan keadaan dimana mereka hidup saat ini?
Betapa manusia akan sangat menyesal karena
besarnya sikap acuh mereka!
Bangunlah, umat Allah, bangunlah segera.
Kelaparan spirituil sedang melintasi bumi. Kelaparan spirituil melintasi bumi, (Lht.
6: 2-8) menyerukan kepada manusia apa yang akan terjadi.
Iman akan meneguhkan manusia.
Apakah kamu memiliki iman?
Aku memberkati kamu.
SIAPAKAH YANG SEPERTI ALLAH?
TIDAK SATU PUN YANG SEPERTI
ALLAH!
Santo Michael, Malaikat Agung
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG
DIKANDUNG TANPA DOSA.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG
DIKANDUNG TANPA DOSA.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG
DIKANDUNG TANPA DOSA.
KOMENTAR LUZ DE MARÍA
Saudara-saudari,
Santo Michael, Malaikat Agung Terberkati, melalui panggilan ini,
mengajak kita kepada pertobatan. Dia memberi kita petunjuk tentang sebuah perjalanan
melalui berbagai skenario dimana umat manusia hidup dan akan hidup.
Sementara hari-hari terus berlalu, begitu juga penggenapan
atas pewahyuan-pewahyuan terus mendekat dan terjadi.
Kelaparan telah datang kepada umat manusia yang menyangkal Allah,
yang menyalahkan Dia atas apa yang terjadi. Mereka nanti akan bangkit untuk melawan
dan menganiaya umat Allah. Mereka akan menyalahkan umat Allah atas apa yang terjadi.
Santo Michael, Malaikat Agung Terberkati, mengijinkan aku untuk
melihat adanya sekelompok orang, dimana semuanya setuju untuk melakukan langkah
berikutnya bagi masa depan umat manusia. Manusia yang terganggu kesehatannya akan
menjadi lebih rentan. Dan hal ini akan menimbulkan keputusasaan dan kekacauan
sosial.
Kita telah diperingatkan. Karena itu, janganlah kita putus
asa.
MARILAH KITA MASING-MASING MAKAN DARI KASIH TRITUNGGAL DAN
KASIH BUNDA KUDUS KITA.
Amin.
*****
Injil
Menurut Francis: "Peliharalah awan-awan-Ku"
LDM
– Januari 2009 Bagian pertama
LDM
- Kutipan Nubuat Tentang Skisma Di Dalam Gereja Katolik
Coronavirus
Dan Kekacauan Dunia Baru
Uji
coba vaksin COVID di Inggris yang berasal dari sel bayi yang diaborsi...
Kudeta
Vatikan? George Soros Mendanai LSM Yesuit Dengan $ 1,7 Juta ...
Bayside
- Aliansi Hitam Antara George Soros Dan Paus Francis ...