Penglihatan Yesus - 24 September 2026
PENGLIHATAN TUHAN YESUS KRISTUS
KEPADA
LUZ DE MARÍA
LDM - 24 SEPTEMBER 2026
Saat sedang berdoa, Tuhan Yesus Kristus yang terkasih memberikan penglihatan berikut kepadaku dan berfirman:
“Putri-Ku yang terkasih, Aku menghendaki agar engkau melihat kenyataan umat manusia saat ini dan menyampaikannya kepada saudara-saudarimu.”
Aku melihat umat manusia bergerak dari satu tempat ke tempat lain: ada yang ingin meninggalkan negara mereka, sementara yang lain pindah ke pegunungan atau ke tempat-tempat lain di dalam negara mereka sendiri. Kenyataannya, hanya sedikit yang tetap tinggal dengan damai di rumah mereka sambil berdoa.
Umat manusia membutuhkan perlindungan…
Lalu Tuhan kita Yesus Kristus yang terkasih berkata kepadaku:
“Lihatlah, kekasih-Ku, bagaimana mereka mencari keamanan, padahal keamanan itu ada di dalam diri mereka sendiri melalui iman kepada-Ku.”
Aku melihat bagaimana orang-orang berkumpul, bahkan sampai tidak bisa bergerak; semua ini terjadi akibat pengumuman perang. Situasi menjadi kacau karena mereka yang sebelumnya enggan memercayai kabar tersebut kini berbondong-bondong mencari segala macam perbekalan, dan di mana-mana supermarket dipadati oleh orang-orang yang hendak membeli kebutuhan masing-masing.
Tuhan Yesus Kristus yang kita kasihi memperlihatkan kepadaku masa perang dunia yang berlangsung selama beberapa hari, minggu, dan bulan, serta bagaimana di Timur Tengah ada begitu banyak manusia binasa—mereka binasa di tangan musuh-musuh mereka. Sungguh siksaan dan penderitaan yang luar biasa!
Di tengah pergolakan itu, aku memandang wilayah Rusia dan Ukraina: Betapa besarnya penderitaan! Betapa besarnya ketakutan!
Betapa anak-anak hidup
di tengah tempat persembunyian dan reruntuhan!
Sungguh sebuah tragedi yang terpampang di depan mataku! Ampunilah, ya Tuhan, ampunilah!
Namun, di tengah hiruk-pikuk kehidupan manusia itu, Tuhan kita yang terkasih, Yesus Kristus, memperlihatkan kepadaku bagian-bagian lautan di Bumi tempat kapal-kapal perang mendekati daratan, bersiap untuk mendarat—semuanya dalam keheningan yang seolah turut ambil bagian dalam apa yang hendak mereka lancarkan.
Tuhan Yesus Kristus yang terkasih bersabda kepadaku:
“Kasih-Ku, setelah mereka turun, pesawat-pesawat itu akan tiba.
Ciptaan dianugerahkan kepada manusia agar ia hidup bahagia, bukan untuk hidup dengan cara seperti ini dan menimbulkan begitu banyak penderitaan, karena ini bukanlah Kehendak-Ku! Umat manusia tidak merenungkan berbagai peringatan yang diberikan kepadanya dan tidak mengindahkannya.”
Aku melihat bahwa penderitaan umat manusia bermula dari rencana yang telah ditetapkan sebelumnya oleh para presiden dari negara-negara adidaya, yang telah memutuskan di mana serangan pertama akan dilancarkan. Secara manusiawi, hal ini tampak seperti permainan catur di mana pihak yang berkuasa menggerakkan bidak-bidak demi kepentingan mereka sendiri. Tuhan kita yang terkasih, Yesus Kristus, memperlihatkan kepada saya beberapa orang yang—dengan satu atau lain cara—pernah memegang jabatan penting dalam organisasi-organisasi tertentu di tingkat dunia.
Tuhan Yesus Kristus yang terkasih bersabda kepadaku:
“Putri-Ku yang terkasih, makhluk-makhluk ini mengendalikan umat manusia; mereka memberikan perintah kepada pemerintah-pemerintah agar bertindak dan bereaksi terhadap satu atau lain cara terhadap perang tersebut. Segala sesuatu telah dipikirkan dan diatur oleh mereka.”
Kemudian Tuhan Yesus Kristus melanjutkan dengan memperlihatkan kepadaku perkembangan perang itu dan bersabda kepadaku:
“Sungguh mengerikan, Putri-Ku yang terkasih...”
Aku melihat bagaimana perang terus berlanjut dan apa yang menyebabkan begitu banyak kematian, karena tidak ada kepedulian terhadap para tawanan, melainkan hasrat untuk merenggut nyawa—mengambil nyawa dalam hitungan detik.
Tuhan Yesus Kristus yang terkasih berfirman kepadaku:
“Perhatikanlah hal itu baik-baik, kekasih-Ku.”
Aku melihat Malaikat-Malaikat Tuhan dan bagaimana pada saat itu mereka berusaha tanpa lelah, menolong semua orang yang memanggil mereka: ada yang mereka bawa dari satu tempat ke tempat lain; ada pula saudara-saudari yang mereka bantu dengan makanan dan mereka lindungi—boleh kukatakan—seolah-olah tak terlihat oleh mata manusia lain yang memburu mereka.
Sungguh ajaib karya Tuhan kita yang terkasih, Yesus Kristus—para Malaikat itu datang dan pergi demi memenuhi kebutuhan umat manusia!
AKU, TUHANMU YANG PENUH KASIH DAN BELAS KASIH, AKAN MENCURAHKAN PERLINDUNGAN ISTIMEWA BAGI MEREKA YANG MENDOAKAN TRIDUUM KEPADA PARA MALAIKAT AGUNG, DENGAN KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT:
• Telah menerima Sakramen Pengakuan Dosa.
• Dengan devosi yang tulus dan melibatkan sebanyak mungkin orang yang berdoa.
• Bersatu tanpa kepentingan pribadi apa pun dalam satu saluran dan satu suara.
• Memohon kerahiman melalui Triduum yang telah Aku tunjukkan kepada putri-Ku terkasih; tata cara yang ditetapkan adalah Kehendak-Ku, dan doa-doa yang ditunjukkan itu adalah Kehendak-Ku.
MAKA, SESUAI DENGAN TANGGAPAN TERHADAP PERMOHONAN-KU, AKU AKAN MENGURANGI INTENSITAS PERANG DAN MENJANJIKAN BERKAT ISTIMEWA BAGI MEREKA, AGAR MEREKA DAPAT MENGHADAPI SAAT-SAAT PALING KRITIS TANPA KEHILANGAN IMAN.
Kerahiman Ilahi yang tak terhingga, terpujilah selamanya!
Aku memberkati kalian, anak-anak-Ku, dan Aku menghendaki kalian berdoa dalam persekutuan.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA
DOSA
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA
DOSA
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA
DOSA