Myriam of Italy - 22 Agustus 2026
Myriam of Italy – 22 Agustus 2026
SEMUA AKAN DIANGKAT KE PLANET LAIN DAN MEREKA AKAN MENGABDIKAN DIRI PADA PERKARA-PERKARA ALLAH UNTUK SELAMA-LAMANYA.
Carbonia – (pertemuan pertama di bukit, jam 4.17 sore)
Semua akan diangkat ke planet lain dan mereka akan mengabdikan diri pada perkara-perkara Allah untuk selama-lamanya.
Maria Yang Terkudus.
Inilah aku! Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus, aku memberkati kalian. Aku membawa kabar besar, kabar yang luar biasa dari Surga. Allah Bapa mengasihi kalian tanpa batas dan mengakui kalian semua sebagai milik-Nya.
Kini kalian telah mencapai akhir dari perlombaan ini; pertempuran sedang berlangsung. Tetaplah kuat dan teguh dalam imanmu kepada Kristus Yesus, Putraku; jangan sekali-kali meninggalkan panggilan ini agar kalian tidak jatuh ke tangan musuh dari neraka.
Mulai hari ini, hari-hari yang indah akan tiba bagi anak-anak Sang Raja. Semuanya akan diangkat ke planet lain dan mengabdikan diri pada perkara-perkara Allah untuk selama-lamanya—sebuah dunia baru yang penuh kasih dan kebahagiaan, sebuah keluarga besar yang bersatu dalam sukacita. Lihatlah, anak-anakku, kalian akan bersukacita; kalian akan berlari melintasi padang rumput yang hijau, menggenggam tangan Allah Sang Pencipta, dan membiarkan Dia mendekap kalian dalam pelukan-Nya. Dia akan memberikan kalian minum dari Sumber Air Hidup dan memelihara kehidupan kalian.
Selama waktu ini, dia akan mendukung kalian dalam pertempuran melawan musuh jahat yang akan mencoba dengan segala cara untuk membuat kalian jatuh sehingga dia dapat menangkap kalian dan membawa kalian pergi bersamanya.
Anak-anakku yang terkasih, akulah Sang Perawan yang Berdukacita, Dia yang menampakkan diri kepada Myriam pada fajar itu: Aku memanggilnya untuk melayani Putraku, Yesus; Aku memanggilnya untuk kembali dengan segenap dirinya kepada Adorasi Salib, untuk menempuh jalan kesetiaan mutlak kepada-Nya, untuk meninggalkan hal-hal duniawi, dan untuk kembali hidup sebagaimana Yesus telah menciptakan dirinya sejak semula.
Maka, bagi kalian masing-masing—yang telah dipilih dan dipanggil, meskipun bukan melalui penampakanku, melainkan dipanggil untuk melayani Yesus, Putraku—kalian telah diberkati dan ditandai pada hati serta dahimu oleh Allah yang penuh kasih tak terhingga, untuk menjadi bagian dalam sejarah yang baru, keagungan yang baru, dan kasih yang tak terhingga.
Anak-anakku, aku hadir di tengah-tengah kalian; aku mendengarkan permohonan kalian dan akan menyampaikannya kepada Putraku Yesus, kepada Bapa yang Mahakudus, serta kepada Roh Kudus. Aku akan memohon agar Mereka merangkul kalian beserta setiap permohonan kalian, serta mengabulkan kehendak kalian—sejauh hal itu didasari oleh kasih dan selaras dengan kebaikan yang berasal dari Allah di Surga yang Mahatinggi.
Kalian telah dipanggil untuk menjadi anak-anak dan ahli waris Yesus Kristus; bersiaplah, bersiaplah, bersiaplah untuk mengalami pengangkatan itu—waktunya sudah sangat, sangat, sangat dekat.
Bumi akan segera mengalami gempa bumi dahsyat, gunung-gunung berapi akan meletus, dan seluruh kota akan tertimbun lahar serta abu. Gempa bumi akan melanda banyak kota karena permukaan Bumi akan terbelah.
Anak-anakku, hal ini telah disampaikan di awal kisah ini; dan sayangnya, ini adalah nubuat-nubuat yang harus digenapi agar manusia bertobat, agar ia membuka matanya dan kembali kepada Allah seraya memohon pengampunan dengan berlutut, memohon ampunan Bapa, supaya mereka pun kelak dapat dibawa oleh para Malaikat ke Surga.
Aku menyertaimu, aku menyatukan tanganku dengan tanganmu, dan aku memberkatimu dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
Anak-anak terkasih, Roh Kudus melayang-layang di atasmu; Dia ada di sini, di tengah-tengahmu, bersama-sama denganku, bersama-sama dengan Yesus, dan bersama-sama dengan Bapa.
Marilah kita memuliakan Allah dengan melalui hidup dan perbuatan kita. Amin.
Carbonia – (pertemuan kedua di bukit, jam 4:37 sore)
Tidak lama lagi aku akan memasuki rumah-rumahmu, mengetuk pintu-pintu rumahmu, dan menyatakan diriku sebagai Perawan yang Berdukacita.
Maria Yang Terkudus.
Aku hadir di tengah-tengah kalian, anak-anakku. Akulah Perawan Mahakudus, Bunda Yesus dan Bunda kalian. Aku datang untuk mendampingi kalian dalam misi istimewa ini. Aku datang untuk menemani dan membantu kalian dalam pendakian yang penuh liku ini. Aku datang, anak-anakku, untuk membawa Roh Kudus bagi kalian. Aku datang untuk menjadikan kalian sebagai anak-anak yang baru, untuk mengubah kalian menjadi anak-anak Allah, dalam kebenaran yang sejati.
Tidak lama lagi aku akan memasuki rumah-rumahmu, mengetuk pintu-pintumu, dan menyatakan diriku sebagai Perawan yang Berdukacita.
Aku menghendaki misi ini bersama Bapa karena aku—sebagai Perawan yang Berdukacita di kaki Salib Yesus—memohon kepada Bapa untuk menganugerahkan kepadaku sebuah misi penting, misi yang paling penting, untuk membangkitkan kekaguman di dunia.
Aku bangga telah memilihmu dan mendampingimu dalam misi yang sangat istimewa ini—sebuah misi yang akan segera berkobar dan diakui oleh seluruh dunia karena Yesus sendiri akan menyatakan diri-Nya di sini dalam kemuliaan-Nya! Yesus yang mulia naik ke Surga, namun Dia kembali ke Bumi, persis seperti saat mereka melihat-Nya pergi. Dia akan kembali, mendampingimu, dan membawamu masuk ke dalam diri-Nya.
Anak-anakku, kalian sungguh indah, namun tidak lama lagi kalian akan menjadi luar biasa. Kalian akan mengenakan pakaian dan jubah baru yang berkilauan warna-warni serta selubung keemasan; di tangan kanan kalian akan ada pedang yang menopang langkah kalian dan menjadi pengingat akan masa penuh perjuangan yang telah kalian lalui demi mengalahkan musuh dari neraka dan menjumpai Yesus, demi tiba di tempat di mana Era Baru akan bermula—sebuah Era penuh damai dan kasih yang tak bertepi. Segalanya akan menjadi seperti Taman Eden yang pertama! Segala sesuatu akan kembali seperti sedia kala. Anak-anakku, aku akan membiarkan kalian bebas berlari, terbang, dan menari, serta bernyanyi dan memujiku dengan segenap kerinduan kalian kepadaku. Kalian akan mengucap syukur dan memelukku, serta memohon agar aku tak pernah meninggalkan kalian. Kalian akan begitu bahagia hingga tak lagi tengingat ataupun menginginkan apa pun yang telah kalian tinggalkan—betapapun baiknya hal itu—karena di sini kalian akan menemukan sesuatu yang jauh lebih indah... semanis madu!
Majulah, anak-anakku, aku ada di sini bersamamu—hanya sebentar lagi, dan sungguh hanya sebentar lagi! Kini kita berada di penghujung perjalanan ini, perlombaan ini, kisah ini! Surga telah terbuka! Bumi Baru dan Era Baru menanti semua anak Allah, yang kepada mereka Dia akan menyerahkan diri-Nya untuk selama-lamanya.
Aku
terus menautkan tanganku dengan tanganmu, aku terus memberkatimu dan membawamu
bersamaku ke Surga. Amin.