LDM - 11 Juni 2026
Pesan dari Santo Michael, Malaikat Agung
kepada
Luz de Maria
11 Juni 2026
Anak-anak terkasih dari Raja dan Tuhan kita Yesus
Kristus:
AKU DATANG ATAS KEHENDAK ILAHI UNTUK MEMBAWA
KEDAMAIAN DAN KEBAIKAN KEPADA KALIAN DI SAAT KALIAN MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN
ILAHI.
Sebagian besar umat manusia membenci yang Suci,
membenci yang Ilahi, dan membenci Ratu dan Ibu kita. Apa yang akan terjadi pada
generasi ini?
UMAT MANUSIA YANG TANPA TUHAN INI TIDAK
MENUJU KE ARAH YANG BAIK, MELAINKAN KE TANGAN SI PERAMPAS KEKUASAAN, SI PENIPU
UMAT MANUSIA.
Mereka adalah anak-anak Raja! Dan mereka akan semakin
meninggalkan-Nya dengan tetap tenggelam hari demi hari dalam mimpi-mimpi yang
fana, tanpa meluangkan waktu untuk menyembah Tritunggal Mahakudus dan tanpa
berdoa kepada Ratu dan Bunda kita. Segala sesuatu ada waktunya dan pada ukuran
yang tepat, anak-anakku. Kamu tidak boleh meninggalkan Tuhan dan Allahmu demi
sesuatu yang kelak akan membawa penderitaan bagi dunia.
Tanpa melupakan penyakit yang muncul, tetaplah kamu bersiap
siaga… Tanpa melupakan bahwa setan memanfaatkan kelesuan rohani manusia untuk
menyerang dan mewujudkan dirinya dengan apa yang sebelumnya diancamkannya.
SELURUH UMAT MANUSIA AKAN MENDERITA
AKIBAT DARI APA YANG TELAH MEREKA LUPAKAN DAN SINGKIRKAN.
Tanpa Tuhan, tak seorang pun manusia akan
mampu melampaui apa yang diizinkan oleh indera manusia; Roh Ilahi-lah yang
memenuhi manusia, Roh Ilahi-lah yang memberikan karunia dan kebajikan:
TUJUH KARUNIA:
KEBIJAKSANAAN: Karunia untuk menganalisis segala sesuatu
dari sudut pandang Tuhan.
PENGERTIAN: Karunia untuk memperdalam Kebenaran Ilahi
dan juga untuk memahami tujuan Tuhan.
NASIHAT: Sebuah karunia yang diberikan untuk
bertindak dengan integritas, dengan penekanan pada saat-saat keraguan.
KEKUATAN: Sebuah karunia yang memungkinkan manusia untuk
berani dan sekaligus teguh dalam segala masa sulit, tanpa kehilangan keyakinan /
iman.
KARUNIA PENGETAHUAN: Diberikan oleh Roh Ilahi agar
kamu dapat mengenal Tuhan, dirimu sendiri, dan umat manusia, yang diterangi
oleh Cahaya Roh Ilahi.
KESALEHAN: Karunia ini istimewa karena memberikan
manusia hati yang rela mengasihi Tuhan, menghormati-Nya sebagai Bapa, dan
menaati-Nya; sekaligus memungkinkan manusia untuk mengasihi sesamanya tanpa
membeda-bedakan.
TAKUT AKAN TUHAN: Sebuah karunia yang sangat besar
yang dimiliki oleh sedikit jiwa, yaitu takut menyinggung Tuhan, memiliki
kesadaran yang tahu akan dosa dan ketidak-hormatan karena menyinggung Tuhan.
Anak-anak Raja dan Tuhan kita Yesus Kristus:
Berhati-hatilah dalam menghakimi, karena bertindak
gegabah bukanlah sifat manusia yang benar. Generasi ini telah memberikan makna
yang berbeda atas Firman Tuhan dan ingin menjadi hakim sekaligus juri ketika
mereka tidak berbelas kasih kepada sesama.
Peringatan itu (1) belumlah hilang; peringatan itu
tetap ada pada waktu milik Tuhan, dan tampaknya manusia telah berhenti
melihat ke dalam diri sendiri dan memeriksa diri mereka sendiri setiap hari;
mereka telah berhenti mengakui dosa-dosa mereka. Kegelapan telah dilupakan, dan
betapa mereka akan menyesalinya.
Penyakit (2) dan obat-obatan dari Surga (3) telah diabaikan,
anak-anak Raja dan Tuhan kita Yesus Kristus akan menangisinya; penyakit itu
akan muncul keluar dan kamu akan menangis.
Anak-anak Raja dan Tuhan kita Yesus Kristus, aku tidak
ingin kalian menderita, oleh karena itu Tritunggal Mahakudus mendedikasikan
sebagian besar Misi ini untuk memberi kalian apa yang kalian butuhkan untuk
membela diri, jika kalian tidak memiliki apa yang kalian butuhkan untuk
meringankan penyakit di masa krisis.
Kalian masih belum mengerti bahwa Kasih Ilahi
melampaui segala pengertian dan memberi kalian ‘uang muka’ dan yang lebih dari
itu, sehingga kalian memiliki apa yang kau butuhkan untuk mempersiapkan diri.
Dengarkan, anak-anak, dengarkan ini !!!
Perhatikan pergerakan matahari yang tidak
biasa (4) dan ambillah tindakan yang kau ketahui. Bersiaplah!
Hendaknya kalian saling membantu satu sama lain
setiap saat.
Berusahalah untuk menjadi orang baik dan pancarkan
kasih sayang yang bersemayam di dalam hatimu.
DENGAN PEDANGKU AKU SIAP MEMBELAMU, DENGAN
SAYAPKU AKU SIAP MELINDUNGIMU, DENGAN CAHAYAKU AKU SELALU MENERANGIMU.
Kasihilah Ratu dan Bunda Terkudus, izinkan dirimu
dibimbing oleh Ratu Kasih dan Belas Kasih kita.
Kamu tidaklah sendirian, tetaplah teguh
dalam imanmu.
Amin.
Santo Michael, Malaikat Agung
SALAM MARIA
YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA
SALAM MARIA
YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA
SALAM MARIA
YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA
(1) Pesan mengenai Peringatan, bacalah
ini…
(2) Pesan mengenai penyakit, bacalah
ini…
(3) Pesan mengenai tanaman obat, bacalah
ini…
(4) Pesan mengenai aktivitas matahari, bacalah
ini…
KOMENTAR LUZ DE MARÍA
Saudara-saudari,
Kita tahu bahwa mempercayai Wahyu Pribadi bukanlah
suatu kewajiban, tetapi akan tiba saatnya ketika banyak orang akan mengingat
apa yang telah mereka hina. Kemudian mereka akan mengerti bahwa persiapan
rohani yang bijaksana bukanlah berupa rasa takut, melainkan ketaatan; ini bukan
berlebihan, melainkan Panggilan Kasih Ilahi.
Barangsiapa mendengarkan, merendahkan diri, dan taat,
akan dikuatkan. Barangsiapa mengejek, menunda-nunda, dan mengeraskan hatinya,
akan menangis karena tidak mendengarkan ketika masih ada waktu.
Inilah saatnya umat manusia harus bangkit dari
ketidakpeduliannya, karena tidak akan ada tempat berlindung yang aman bagi
mereka yang menutup hati terhadap Tuhan. Mendengarkan saja tidaklah cukup;
perlu bertobat, berdoa, menebus kesalahan, dan dengan rendah hati kembali ke
jalan Tuhan. Jiwa yang berpegang teguh pada dunia hari ini, akan menemukan
kesia-siaan esok hari karena telah mencemooh rahmat Tuhan saat ini; tetapi jiwa
yang berlutut, mengakui dosanya, dan mencari Pertolongan Ilahi akan ditopang terutama
di tengah cobaan.
Hendaklah setiap hati memahami bahwa Panggilan itu
bukanlah ancaman, melainkan Rahmat; bukan ketakutan yang sia-sia, melainkan
peringatan penuh kasih dari Surga agar tidak seorang pun binasa.
Wahai generasi ini, kembalilah kepada Tuhan sebelum
penderitaan memaksa kalian mencari Dia dengan linangan air mata!
Amin.