Wednesday, August 29, 2018

LDM, 20 Agustus 2018

PESAN DARI PERAWAN MARIA TERBERKATI 

KEPADA PUTERI TERKASIHNYA
LUZ DE MARIA
20 AGUSTUS 2018




Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda, aku memberkati kamu.


SEBAGAI RATU DAN BUNDA AKHIR ZAMAN, AKU MENGAJAK UMAT DARI PUTERAKU UNTUK BERKUMPUL MENJADI SATU HATI, DENGAN BERPEGANGAN TANGAN, DI SELURUH DUNIA, KITA AKAN MEMBENTUK SEBUAH DINDING YANG KOKOH DI DALAM IMAN DAN KEMURAHAN HATI.  

Kamu harus menjadi anak yang penurut, anak-anakku, penurut… dan kamu harus bersyukur kepada Bapa karena kamu menjadi anak-anak-Nya. Kamu harus menerima Penebusan yang diberikan oleh Puteraku kepadamu dan kamu harus menjadi pembawa sejati dari Roh Kudus.

Kesaksian dari anak-anakku hendaknya dilakukan secara terus menerus, dan pada saat ini, selama Novena ini, hendaknya kamu mempersembahkan segala perbuatan dan tindakanmu demi keselamatan seluruh umat manusia, yang saat ini dalam keadaan kebingungan, yang dikacaukan oleh mesin kejahatan yang sangat besar, yang memanfaatkan organisasi-organisasi besar internasional, yang menyamarkan dirinya dan telah berhasil menguasai kamu. Hal ini karena kamu telah menjadi manusia yang tidak patuh kepada Perintah-perintah Bapa, karena kamu tidak bersedia menerima Penebusan yang ditawarkan oleh Puteraku kepadamu, dan kamu telah menolak menjadi bait yang hidup dari Roh Kudus.

Aku melihat ada banyak orang di dunia, yang membubuhkan tanda tangannya pada secarik kertas yang mudah sekali ditiup angin, dan api akan membakarnya dalam beberapa detik kemudian. Mereka menanda-tangani perjanjian untuk tidak lagi menjadi manusia spirituil, sebagai umat Kristiani, dan mereka tidak bersedia menjadi milik dari Gereja Puteraku. Mereka lupa bahwa dirinya diciptakan oleh Bapa Yang Kekal dan karena itu mereka menjadi milik Puteraku, dan memiliki Roh Kudus.

Orang-orang ini menderita karena kebodohan mereka dan setan telah meracuni pikiran mereka, menanamkan serangkaian pertentangan teologis untuk membuat mereka menjadi murtad.

Tetapi kamu dan aku, anak-anakku, dengan bersatu di dalam doa Novena ini, aku selalu menyertai kamu ketika kamu mendaraskannya setiap hari. Bersama-sama denganmu, kita bersatu untuk menyelamatkan jiwa-jiwa, menebus jiwa-jiwa, semuanya demi kemuliaan Tritunggal Kudus. 

SETIAP DOA YANG KAU PERSEMBAHKAN KEPADA TRITUNGGAL KUDUS ADALAH SEPERTI SEBUAH HARTA YANG BERHARGA, DAN AKU AKAN MEMBAWANYA DI TANGANKU, DI DALAM HATIKU, DAN MENGANGKATNYA KE HADAPAN BAPA, PUTERA, DAN ROH KUDUS.

Tak ada doa, betatapun singkatnya, yang sia-sia, jika hal itu dilakukan dengan penuh kesadaran, di dalam roh dan kebenaran. Inilah perbedaan yang besar antara berdoa tanpa mengerti apa yang kau ucapkan, berdoa secara mekanis dan karena kebiasaan saja, dengan berdoa yang benar. Berdoa berarti merenungkan setiap kata yang kau ucapkan, menghidupkan doa itu di dalam daging dan mengasihinya di dalam roh, sehingga aku bisa membawanya kepada Tritunggal Kudus.

Kita tidak membutuhkan jago bicara, ataupun pembicaraan yang sensasional dan muluk-muluk, seperti para politisi, untuk menciptakan kesan yang besar bagi orang yang mendengarnya.

Kita tidak membutuhkan hal ini, kita membutuhkan doa yang keluar dari dalam hati, yang berkobar oleh keinginan untuk menyenangkan Allah dan memperoleh pertolongan Ilahi.

BERAPA BANYAK DARI KAMU YANG MENYADARI BETAPA TRITUNGGAL KUDUS DAN IBU INI, MEMBUTUHKAN BANYAK SEKALI DOA-DOAMU?

Kami membutuhkan kasih, Kami menyukai doa, yang akan Kami balas dengan berkat melimpah kepadamu.

Kamu perlu untuk berdoa, kamu memerlukan berkat setiap saat.

Kami membutuhkan orang yang bersungguh-sungguh, bukan yang bersikap setengah-setengah. Kami membutuhkan orang yang bertobat dan penuh keyakinan.

HARI-HARI DARI NOVENA INI, ADALAH SANGAT PENTING, SEPERTI YANG TELAH DITUNJUKKAN BAPA YANG KEKAL KEPADAKU, SANGAT PENTING BAGI UMAT MANUSIA. HENDAKNYA KAMU SALING MENOLONG SATU SAMA LAIN, MENDARASKAN DOA-DOAMU DARI DALAM HATI, MEMBAWA BERKAT YANG DIBERIKAN KEPADAMU KEPADA ORANG-ORANG YANG MEMBUTUHKANNYA, AGAR HATI MEREKA BISA BERUBAH KEPADA PERTOBATAN.

SETELAH MENYELESAIKAN DOA NOVENA INI, SETIAP ORANG HENDAKNYA MENGERTI BAHWA ADA SAAT-SAAT SEBELUM DAN SAAT-SAAT SESUDAHNYA. AKAN ADA ORANG-ORANG YANG DIPERTOBATKAN DI DALAM KASIH, PENGHARAPAN DAN KEMURAHAN HATI SERTA MEMILIKI IMAN YANG BESAR.

Namun untuk mendapatkan semuanya ini, kamu harus membuka dirimu hari demi hari, karena baik Tritunggal Kudus maupun aku, tak bisa campur tangan untuk melanggar kebebasan yang telah diberikan Allah kepadamu.

Manusia harus mengatur dirinya sendiri, dan membiarkan Allah bertindak dalam diri mereka.

Kepada hal inilah aku memanggilmu: membuka hatimu, agar kamu bisa dirubah, meski pikiranmu mendorongmu untuk mengikuti kecenderungan duniawi. Bukalah hatimu dan Kami akan menyuapi kamu.

ANAK-ANAKKU HARUS MENGERTI BAHWA NOVENA INI TIDAK SELESAI TANGGAL 28 AGUSTUS INI SAJA, TETAPI BUAH-BUAHNYA AKAN DIMULAI PADA 28 AGUSTUS, KETIKA KAMU MEMULAI JALAN PERTOBATAN YANG BARU.

Aku tidak lagi ingin anak-anak yang bersikap suam-suam kuku, yang pada satu hari mengikuti aku, ketika aku mendorongnya untuk percaya kepada Puteraku, tetapi pada hari berikutnya ketika aku memanggilmu, kamu tidak mau menjawab aku, dan ketika Puteraku mengetuk pintu hatimu kamu membiarkannya tertutup. 

Kini sudah cukuplah, anak-anakku.

Umat dari Puteraku haruslah tetap kuat, agar iblis tidak menyesatkannya, karena iblis, seperti ular yang paling cerdik, telah menyerang pikiran manusia melalui tehnologi yang dipergunakan secara salah, dan melalui pikiran yang menyesatkan semua inderanya.

Bisakah kamu menyebut dirimu sebagai anak-anakku, pengasih Puteraku, jika kamu ingin kematian bagi saudara-saudaramu?

Ini adalah strategi setan, strategi yang dalam sejarah telah menjadi belalai yang kuat dari Freemason, yang telah dirangkai, dan saat ini bersembunyi dibalik berbagai organisasi yang nampaknya menarik bagi manusia, seperti misalnya mereka yang mempromosikan trend yang bertentangan dengan Karunia Kehidupan.

Bagaimana bisa mereka disebut sebagai umat Kristiani jika mereka selalu bertindak dengan cara yang tidak hormat dan mencemarkan Puteraku?

Kamu juga harus berdoa bagi dirimu sendiri, untuk memperoleh pengampunan dan berkat. Dan aku, sebagai Ratu dan Bunda Akhir Zaman, bukan akhir dunia ini, tetapi akhir dari saat-saat sekarang ini, aku terus memanggilmu untuk menyadari bahwa sangatlah penting, sebagai umat Allah, untuk mengambil keputusan menolak dunia ini beserta segala intriknya, untuk menolak setan dengan segala penyesatannya, untuk menolak berita-berita yang bisa menyesatkan kamu; karena saat ini iblis, yang sadar bahwa waktunya tinggal sedikit, dia melontarkan dirinya sendiri dan melemparkan dirinya dengan keuletan yang lebih besar kepada umat dari Putraku, untuk mengurangi jumlah orang-orang yang seperti kamu.
 
Beberapa umat dari Puteraku merasa sangat kelelahan, beberapa dari anak-anakku mengalami kelelahan spirituil, beberapa dari anak-anakku merasa lemah, tetapi apakah kamu tahu akan satu hal? Setan tetap mengacaukan kamu. Dan kamu harus bergantung kepada Kehendak Tritunggal, setiap hari. Bergantunglah juga kepada perlindungan dari Malaikat Pelindungmu dan serukanlah kuasa-kuasa para Malaikat, untuk menolongmu mempertahankan posisimu, tetap teguh dan memiliki tujuan yang jelas.

AKU TIDAK MENGINGINKAN KEBOHONGAN LEBIH JAUH.
AKU MENGENAL KAMU, DAN AKU BISA MERASAKAN APA YANG ADA DI DALAM HATIMU.

Puteraku mengenal kamu, sekecil apapun pikiran dan perasaanmu. Aku tidak ingin penipuan lebih jauh. Umat dari Puteraku tidak boleh terus menipu dirinya sendiri, karena jika tidak, mereka akan musnah, sementara mereka perlu menyelamatkan dirinya sendiri dan memperoleh Kehidupan Kekal.

Sebagai Ratu dan Bunda Akhir Zaman, aku berkata kepada kamu semua: Jadilah pejuang yang tak terkalahkan, janganlah menjadi pengikut modernisme. Jika ada kemungkinan untuk mengubah Perintah-perintah Allah, hal itu tentu telah ditetapkan sejak awal di dalam Kitab Suci dan Bapa tentu akan menetapkan aturannya sejak dahulu. Tetapi hal itu tidak ada. Kenyataan ini memang membebani beberapa orang, tetapi Kebenaran memiliki bobot yang lebih besar dari apa yang dipikirkan oleh sementara orang.

Anak-anakku harus mau menerima Perintah Ilahi dan memuja Salib Puteraku karena disitulah mereka menopang diri mereka sendiri, dan mereka harus memohon kepada Roh Kudus agar tidak berpaling dari mereka, mereka harus saling mengasihi, mereka harus menjadi satu hati.

Aku tahu bahwa ada beberapa orang yang meminta agar waktu itu dipersingkat, agar Bapa dengan membawa Pengadilan-Nya segera datang, segera! Hal itu karena mereka belum mengenal Pengadilan Ilahi yang terus mereka minta dengan mendesak. Tetapi ketika mereka benar-benar menghadapinya, mereka harus benar-benar bertobat agar bisa menanggung dan mengasihi Pengadilan itu, karena jika tidak, di tengah-tengah Pengadilan Ilahi, karena kerasnya Pengadilan itu, beberapa orang akan berubah menjadi murtad, dan mereka tidak mau mengikuti Puteraku.

Lihatlah anak-anakku, betapa Tritunggal Kudus sangat mengasihi kamu dan betapa aku menjadi pengantara bagimu, terutama saat ini, melalui Novena ini, Kerahiman Ilahi telah melimpahi angkatan ini, yang sebenarnya tidak layak untuk mendapatkannya, karena mereka belum mampu menerimanya dan selalu memberontak melawan Bapa.

Kerahiman Ilahi adalah tak terhingga besarnya, betapapun buruknya keadaan sebagian besar jiwa manusia. Tetapi Kerahiman Ilahi selalu bersedia datang untuk menawarkan kepadamu kesempatan untuk memperbaiki dirimu dan melanjutkan perjalanan hidupmu.

BETAPA BAIKNYA ALLAH, KEPADA SIAPA KAMU HARUS BERGANTUNG SAAT INI…

BETAPA BESAR KASIH-NYA, BETAPA BESAR KEMURAHAN HATI-NYA, BETAPA BAIKNYA DIA, BETAPA BESAR PENGAMPUNAN-NYA, KARENA KASIH-NYA MEMANG TAK TERHINGGA.

Anak-anakku yang terkasih, bahwa perubahanmu dan keinginanmu untuk berubah tidak akan  berakhir ketika kamu telah menyelesaikan Novena ini. Tetapi seperti yang sudah aku katakan sebelumnya, pada tanggal 28 Agustus itu adalah tanggal permulaan dari mereka yang mau meremajakan dirinya, terlahir kembali di dalam roh dan kebenaran, dari orang-orang yang telah memutuskan untuk melakukan pertobatan total, karena setiap hari adalah sebuah hari bagi pertobatan.

KEMUDIAN ANAK-ANAK, AKU MENUNGGU KAMU SAAT INI DAN AKU MENGHARAPKAN KAMU UNTUK MENDEKATI TRITUNGGAL KUDUS HINGGA KEABADIAN, KARENA AKU ADALAH PUTERI BAPA, IBU DARI PUTERA DAN MEMPELAI DARI ROH KUDUS, DAN NOVENA INI KELUAR DARI MULUT BAPA, HINGGA IA AKAN MEMBERIMU DENGAN KASIH YANG NYATA. PEROLEHLAH MANFAATNYA, KARENA SEBAGAI IBU, AKU MENAWARKAN HAL ITU KEPADAMU. 

Aku mengasihi kamu dan untuk itu aku merasa memiliki kamu, ya! Aku memiliki Puteraku, aku juga memiliki kamu demi keselamatanmu. Aku memintamu untuk mengasihi saudara-saudarimu, agar kamu bertindak benar, sehingga kamu bukan menjadi pelaksana perintah Allah yang biasa-biasa saja, agar kamu tidak menjadi orang munafik.

MENGAPA KAMU TIDAK MAU MENYERAHKAN SEBAGIAN DARI WAKTUMU BAGI PUTERAKU, AGAR KAMU BISA LEBIH MENGENAL DIA DAN MENYERAHKAN DIRIMU KEPADA-NYA?
MENGAPA KAMU MENJADI BODOH, TIDAK PATUH, HINGGA KAMI DATANG KEPADA ANGKATAN YANG LEBIH BURUK DARIPADA ANGKATAN AIR BAH ATAU DENGAN PENDUDUK SODOM DAN GOMORAH, YANG MEMILIKI SETAN SEBAGAI ALLAH MEREKA SERTA MENTAHTAKANNYA?

Anak-anakku, kamu tahu bahwa aku mengasihi kamu, dan aku harus berkata kepadamu hal-hal yang telah kukatakan di atas, untuk menggerakkan hatimu, karena kamu harus sadar bahwa kasih dan kerahiman Allah adalah tak terbatas, dan meskipun manusia menolak menjadi anak-anak Allah, tetapi Kerahiman-Nya masih ada di hadapanmu. JANGANLAH KAMU MENGHINAKAN KERAHIMAN ITU, ANAK-ANAK, JANGANLAH KAMU MENGABAIKANNYA, SAMBUTLAH KERAHIMAN ITU YANG SELALU DITAWARKAN KEPADA KAMU SEMUA, BAGI MASING-MASING DARI KAMU.

Karena itulah aku menyebutkan Air Bah serta Sodom dan Gomorah, karena kamu ingat bahwa pada saat itu Allah masih mendapati orang-orang yang layak untuk diselamatkan.

Karena alasan inilah maka saat ini, dimana Kami masih mendapati orang-orang yang berjuang demi keselamatan mereka, maka Allah mengutus aku sebagai Bunda dan Guru, untuk mengingatkan kamu akan Kerahiman-Nya. Betapapun besarnya dosa dan kekerasan hati seorang pendosa, namun jika dia sungguh menyesal dan bertobat, maka dia akan seperti Nuh yang memperoleh Berkat dari Tuhan.

Anak-anakku, Air Bah saat ini bukanlah berupa banjir air, tetapi saat ini ia berupa banjir ideologi yang ditaburkan oleh setan kepada umat manusia, agar kamu tidak menjadi sadar, karena kamu tunduk kepada keinginan naga dari neraka beserta kerajaannya, dimana belalainya yang paling kuat saat ini telah berada di dunia, yang bernama Masoneria.

Anak-anakku, sebagai seorang Ibu aku memberkati kamu. Sebagai seorang Ibu aku menawarkan Kasih dan Hatiku kepadamu, agar kamu mau masuk ke dalamnya. Dan sebagai Ratu dan Bunda Akhir Zaman, aku meminta kepada kamu masing-masing untuk menjadi anak-anak yang selalu dilindungi oleh Tangan Bapa dan terlahir dari Tangan Bapa sebagai Penciptamu, yang merupakan Tempat Istirahat Yang Kudus. Janganlah lupa akan Malaikat Damai Kami yang terkasih, yang akan datang kepada umat manusia setelah Antikris mempengaruhi umat dari Puteraku, agar dia tidak dianggap sebagai Puteraku.

HARI INI AKU MENGHADIRKAN MALAIKAT DAMAI (1) KEPADA UMAT MANUSIA…
SUATU MAKHLUK YANG BARU, MAKHLUK YANG DIPERINTAH OLEH TRITUNGGAL KUDUS, SUATU MAKHLUK YANG SEPERTI YOHANES PEMBAPTIS, AKAN BERSERU-SERU DI PADANG GURUN DARI ANGKATAN INI, AGAR ANGKATAN INI MAU KEMBALI KE JALAN KESELAMATAN.

Anak-anakku, janganlah capek untuk berdoa. Namun mereka yang tidak berdoa dengan hati, akan merasakan beban yang berat serta kesulitan. Berdoalah anak-anak, berdoalah dengan hati, belajarlah berdoa dengan hati.

Aku memberkati mereka yang memulai Novena hari ini dengan kasih dan iman.

Aku memberkati kamu dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin.


Bunda Maria


SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA.
SALAM MARIA YANG PALING MURNI, YANG DIKANDUNG TANPA DOSA. 

  

(1)   Revelations on the Angel of Peace, read ...