Monday, May 29, 2017

Holy Love 25, 26, 27, 28 Mei 2017

Holy Love, 25 Mei 2017
Hari Raya Kenaikan Tuhan

Aku adalah Yesusmu yang lahir menjelma.

Dari Surga Aku memandang kepada semua orang dan segala bangsa. Aku tahu apa yang ada di dalam hati mereka masing-masing serta masalah yang dihadapi mereka. Aku memperhatikan usaha untuk mengatasi masalah yang dilakukan oleh manusia. Beberapa ada yang baik. Namun beberapa ada yang jahat. Masalah semakin bertambah banyak dan menjadi semakin besar ketika manusia tidak mau mencari PertolonganKu. Hal inilah yang lebih sering terjadi.

Aku ingin menjadi bagian dari segala keputusanmu, besar maupun kecil. Aku ingin kamu bergantung kepada PertolonganKu. Jika kamu berusaha memutuskan sesuatu tanpa Aku, maka pilihanmu mudah sekali dipengaruhi oleh rasa cinta-diri atau bahkan oleh kejahatan, dan bukan merupakan bagian dari Kehendak Allah bagimu. Mendekatlah kepadaKu dan dengan rendah hati mintalah PertolonganKu dalam setiap keputusanmu. Jika merupakan Kehendak Allah yang akan kau lakukan maka kamu akan dituntun menghindari kesalahan. Masalahmu akan terurai. Dan kamu akan merasa damai.

Holy Love, 26 Mei 2017

Aku adalah Yesusmu yang lahir menjelma.

Orang-orang tidak mau datang kepadaKu ketika persoalan mereka dapat diselesaikan dengan baik. Mereka hanya berpaling kepadaKu jika membutuhkan saja – mencari penyelesaian atas kesulitan mereka. Padahal Aku hanya berjarak sejauh sebuah doa saja dari mereka, dimana Aku selalu menunggu untuk menolong mereka, Aku selalu bersedia untuk mendengarkan mereka. Sering terjadi manusia merasionalisasi segala keadaan dan akibatnya mereka mengikuti keinginannya sendiri. Hal ini nampak nyata di dalam pemerintahan-pemerintahan dan dalam situasi-situasi yang menyangkut hukum.

Kehendak BapaKu adalah Kebenaran. Karena itu segala keputusan hendaknya dibandingkan dan diuji dengan Kebenaran itu. Berdoalah maka Aku akan menolongmu membuka realita dari semua fakta yang ada. Seandainya jiwa-jiwa mau melakukan hal ini, maka kemerosotan moral di seluruh dunia ini akan berhenti. Ketika Kebenaran dikompromikan, maka dosa ditafsirkan ulang dan nilai-nilai moral juga dikompromikan pula.

Kebenaran adalah selalu berupa Holy Love.

Read Colossians 2:8-10+

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.

Synopsis: Sebuah peringatan atas adanya pemimpin-pemimpin dan guru-guru palsu dan busuk.

+-Scripture verses asked to be read by Jesus.
-Scripture taken from the Ignatius Bible.
-Synopsis of Scripture provided by Spiritual Advisor.

Holy Love, 26 Mei 2017
Ibadah Jumat – demi pertobatan hati dunia.

Yesus hadir dengan HatiNya kelihatan. Dia berkata: Aku adalah Yesusmu yang lahir menjelma.

Saudara-saudariKu, berdoalah memohon kerendahan dan ketulusan hati. Dengan begitu kamu akan tahu kapan kamu membela dirimu, kapan menyampaikan pendapatmu mengenai suatu masalah, dan kapan kamu harus diam, dan kamu akan merasa damai.

Malam ini Aku melimpahkan Berkat Kasih IlahiKu.

* The apparition site of Maranatha Spring and Shrine.

Holy Love, 27 Mei 2017

St. Francis de Sales hadir dan berkata: Terpujilah Yesus.

Jika kamu menerima segala sesuatu dengan menganggap hal itu berasal dari Allah, maka kamu hidup di dalam Kehendak Allah. Hal ini menyatukan kerendahan hati ke dalam Holy Love. Relasi antara kerendahan hati dengan Holy Love merupakan fondasi dari segala persoalan. Setiap tantangan terhadap kerendahan hati dan Holy Love merupakan batu loncatan menuju kesempurnaan
Ketentuan Allah adalah rahmat yang diperlukan oleh setiap jiwa agar dapat hidup di dalam KehendakNya. Tidaklah mungkin seseorang meningkat keutamaannya jika tanpa kerendahan hati dan Holy Love, dan akibatnya dia akan semakin dalam memasuki Kehendak Ilahi. Hal ini menjelaskan perjalanan melewati Kamar-kamar dari Persekutuan Dua Hati Kami.

Holy Love, 28 Mei 2017

Aku adalah Yesusmu yang lahir menjelma.

Aku mengajakmu untuk menyadari bahwa kamu telah tidak meniru KerahimanKu dengan cara menerima perbuatan dosa. Di dalam Kerahiman, kamu harus menilai dosa sebagaimana adanya, dan meluruskan si pendosa. Kamu juga tidak boleh berdiam diri mengenai dosa karena kamu mau meninggikan posisimu di dunia. Apa untungnya kamu mendapatkan popularitas dan kekayaan dengan ongkos kamu tidak menyenangkan Aku?

Berdirilah membela Kebenaran untuk menetapkan perbedaan antara yang baik dengan yang jahat. Biarlah segala keputusan dan pilihanmu mencerminkan hal ini. Tidak adanya Kebenaran di dalam hati kini telah menguasai seluruh bangsa dan semua ideologi. Inilah sebabnya damai menjadi kabur dan sulit dipahami di dunia.

Kehendak bebas manusia berusaha menafsirkan ulang arti dari Kebenaran agar sesuai dengan keinginan manusia. Membutuhkan keberanian hati untuk berdiri menentang kesalahan yang semakin meluas. Hal ini nampak nyata di dalam isu-isu yang menyangkut moral. Aku berdoa agar jiwa-jiwa menjadikan Kebenaran lebih penting daripada popularitas, kemajuan diri sendiri maupun kekayaan.

Read Ephesians 5:6-10+

Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka. Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.

Synopsis: Janganlah kamu ditipu oleh berbagai argumen yang sia-sia yang merupakan kesesatan. Ini adalah dosa-dosa yang mendatangkan Penghakiman Allah. Sebaliknya, hiduplah sebagai anak-anak Terang yang mencerminkan segala kebaikan, keadilan dan Kebenaran.

+-Scripture verses asked to be read by Jesus.
-Scripture taken from the Ignatius Bible.

-Synopsis of Scripture provided by Spiritual Advisor.

Silakan melihat artikel lainnya disini : http://rosa-devosi.blogspot.co.id/