Monday, August 27, 2012

Seperti serdadu yang menusuk lambungKu....


Seperti serdadu yang menusuk lambungKu yang dalam sesaat dia bertobat, maka demikian pula yang akan terjadi atas jutaan jiwa-jiwa
Rabu, 22 Agustus 2012, jam 20.10


PuteriKu yang terkasih, janganlah kamu merasa terpisah dariKu karena besarnya tugas ini.

Karena meski nampaknya tugas ini besar, hingga kamu merasa dirimu tak mampu melaksanakannya, namun ketahuilah bahwa Aku hanya meminta apa yang bisa kau lakukan saja.

Berbahagialah karena SabdaKu ini sedang dicari-cari di seluruh dunia karena hal ini adalah merupakan keinginan HatiKu.

Aku ingin agar semua muridKu segera menanggapi PanggilanKu ini karena Aku membutuhkan mereka untuk menolong Aku didalam TugasKu menyelamatkan umat manusia.

Ini hanyalah sebuah awal dari pertobatan cepat ketika darah dan air lambungKu mengalir keluar melimpahi jiwa setiap manusia.

Darah dan air lambungKu akan bisa mempetobatkan bahkan jiwa-jiwa yang hitam kelam.


Sama seperti serdadu yang menusuk lambungKu yang segera bertobat dalam sesaat, maka demikian pula akan terjadi pada jutaan jiwa yang saat ini tidak percaya bahwa Aku ada.

Bukankah Aku telah mengatakan kepadamu bahwa KerahimanKu tak terbatas?

Bukankah Aku telah menjanjikan berbagai keajaiban, yang disucikan oleh BapaKu, akan terjadi untuk membawa dunia ini bersama-sama serta seluruh jiwa-jiwa menuju harta warisan yang menjadi hak mereka?

Banyak sekali jiwa-jiwa yang kini bersedia menanggapi panggilanKu. Doa-doa mereka akan semakin berlipat ganda hingga ada jutaan lagi jiwa-jiwa bisa diselamatkan. Seluruh jiwa hendaknya kau masukkan kedalam upayamu untuk menyelamatkan seluruh umat manusia.

Tujuanmu, para muridKu yang terkasih, adalah tidak membiarkan satu jiwapun lolos melalui jala itu.

Jala ini akan ditebarkan kedalam air untuk menangkap jiwa-jiwa dan menyelamatkan mereka.

Kamu para muridKu adalah para penjala. Aku memberimu jala melalui rahmat yang kini Kuberikan kepadamu.

Kamu akan menolong Aku menyelamatkan setiap jiwa dan tidak satupun jiwa yang akan dibiarkan tak tersentuh, tidak satupun batu yang tidak terguling, ketika Aku berusaha menyelamatkan umat manusia sekali lagi.

Karena itu, bukannya meringkuk didalam rasa takut, khawatir atas tanggapan yang amat besar terhadap panggilanKu ini, puteriKu, tetapi hendaknya kamu bersukacita. Karena akhirnya Kehendak KudusKu sedang digenapi. Namun perjalanan kita masih panjang.

Yesusmu