Mengapa kita musti mengikuti Misa Minggu?
Mengapa
kita musti mengikuti Misa Minggu?
by Pilar Licheri | Spiritual life
Piala
dengan Hosti yang bercahaya dan Salib.
Sebuah
keajabian Ekaristi
Menghadiri
Misa Minggu sangatlah penting, bukan hanya sebagai kewajiban tetapi juga
sebagai sumber nutrisi dan pertumbuhan spiritual.
Berkat
adanya jadwal dari begitu banyak gereja di seluruh dunia dalam aplikasi jadwal
misa, tidak masalah apakah Anda di rumah, bepergian, atau jauh dari rumah.
Aplikasi ini dapat membantu Anda menemukan gereja terdekat di mana pun Anda
berada. Dan betapa indahnya anugerah untuk pergi ke Misa pada hari Minggu dan
setiap hari dalam seminggu jika memungkinkan!
Anda
dapat menggunakan aplikasi Catholic Mass
Times untuk menemukan gereja Katolik terdekat dengan jadwal Misa,
Pengakuan
Dosa, dan Adorasi.
Aplikasi ini pasti akan membantu Anda! Unduh sekarang juga.
Asal Usul Misa Minggu
Dari Kitab
Kejadian, kita memahami bahwa Tuhan menetapkan suatu hari yang dikuduskan
bagi-Nya: “Pada hari ketujuh Ia beristirahat.” Inilah akar dari hari Sabat
Yahudi. Namun, karena Yesus Kristus bangkit pada hari Minggu, orang-orang
Kristen awali memutuskan untuk memindahkan hari Sabat ke hari pertama dalam
seminggu, yaitu hari Minggu, dan sepenuhnya mempersembahkannya kepada Tuhan.
Dalam
Kisah Para Rasul, disebutkan bahwa tradisi merayakan Misa pada hari Minggu
berasal dari awal Gereja, ketika para rasul dan pengikut pertama berkumpul pada
hari pertama dalam seminggu, untuk mengingat Kebangkitan Kristus, untuk membaca
Kitab Suci dan berbagi roti Ekaristi.
Karena
alasan ini, Gereja meminta kita untuk pergi ke Misa Minggu, sebagai pengingat
akan kewajiban kita untuk mendedikasikan hari itu kepada Tuhan.
Menghadiri
Misa juga memiliki manfaat penting karena merupakan konteks di mana sakramen
Ekaristi dirayakan. Ekaristi adalah sebagai sarana pengudusan yang paling
sempurna, melalui mana kita mendekati Tuhan dan menyatukan diri kita dengan
Yesus Kristus dan seluruh Gereja dalam misi pengudusannya.
Dalam
Misa, kita berpartisipasi secara intim dalam kehidupan dan misteri Yesus
Kristus: melalui Dia, bersama Dia, dan di dalam Dia, mempersembahkan tindakan
dan diri kita sendiri, memohon pengampunan atas dosa-dosa kita, dan memperoleh
rahmat bagi seluruh Gereja, melakukan penebusan atas kesalahan orang lain, dan
mempersembahkan pujian yang tak ternilai harganya karena kita melakukannya
melalui Yesus Kristus.
Tidak menghadiri Misa berarti kehilangan
semua manfaat ini.
Misa
Kudus menghidupkan kembali, secara nyata dan tanpa pertumpahan darah,
pengorbanan salib, di mana Yesus Kristus, karena kasih, rela mati untuk kita
semua. Jadi, mengapa pergi ke Misa menjadi aturan untuk sesuatu yang seharusnya
muncul sebagai respons alami dari kasih?
Perintah
ini membantu kita sebagai orang Kristen memenuhi kewajiban kita kepada Kristus
dan memanfaatkan karunia yang telah Dia berikan kepada kita, karena, dalam
beberapa situasi, mengingat bahwa pergi ke Misa adalah suatu kewajiban memberi
kita kekuatan untuk memenuhi tindakan kasih ini. Aturan menghadiri Misa membawa
motivasi yang terkadang gagal kita capai dengan spontanitas kita sendiri.
Sangat
penting untuk mengembangkan kesadaran akan masa depan agar tidak melewatkan
Misa Minggu, mengajarkannya kepada keluarga kita, dan dengan demikian
menghadiri Perayaan Ekaristi dengan tenang dan tanpa tekanan, yang merupakan
“sakramen kesalehan, tanda persatuan, ikatan kasih, perjamuan Paskah di mana
Kristus diterima sebagai makanan, jiwa dipenuhi dengan rahmat dan kita diberi
janji kemuliaan yang akan datang” (Sacrosanctum Concilium, 47).
Jadi,
haruskah saya pergi ke Misa Minggu?
Santo
Agustinus pernah berkata: “Engkau telah menciptakan kami untuk diri-Mu sendiri,
ya Tuhan, dan hati kami gelisah sampai ia beristirahat di dalam Engkau”. Misa
adalah tempat di mana hati kita yang gelisah menemukan penghiburan, di mana
semangat kita terangkat, dan di mana kita semakin dekat dengan Pencipta kita.
Ini adalah perjumpaan suci, pertemuan ilahi yang harus dihargai dan
diprioritaskan dalam hidup kita!
Berikut
beberapa alasan mengapa menghadiri Misa sangat penting bagi umat Katolik:
1. Perjumpaan dengan Kristus: Misa
Kudus adalah tempat kita benar-benar berjumpa dengan Kristus yang hidup yang
hadir dalam Ekaristi. Seperti yang dikatakan Santo Yohanes Paulus II, “Ekaristi
adalah sumber dan puncak kehidupan Kristen”. Melalui Ekaristi, kita mengambil
bagian dalam Tubuh dan Darah Yesus, yang memungkinkan kita untuk mendekat
kepada-Nya dengan cara yang mendalam dan intim.
2.
Komunitas dan Persatuan:
Misa bukan hanya pengalaman pribadi, tetapi juga pengalaman komunitas. Ketika
kita berkumpul sebagai Tubuh Kristus, kita memperkuat ikatan persatuan dan berbagi
iman dengan umat Katolik lainnya. Santo Paulus mengingatkan kita: “Karena hanya
ada satu roti, kita yang banyak ini adalah satu tubuh, sebab kita semua
mengambil bagian dalam satu roti itu” (1 Korintus 10:17).
3. Makanan Rohani: Sama seperti
tubuh kita membutuhkan makanan, jiwa kita juga membutuhkan makanan rohani.
Menghadiri Misa memberi kita Tubuh dan Darah Kristus, Firman Tuhan, serta
ajaran dan bimbingan-Nya yang membekali kita untuk menghadapi tantangan
kehidupan sehari-hari.
Ingatlah
bahwa aplikasi Catholic Mass Times hadir
untuk membantu Anda menemukan jadwal Misa, Pengakuan Dosa, dan Adorasi di
gereja-gereja di seluruh dunia, sehingga memudahkan Anda untuk berpartisipasi
dalam pengalaman yang mengubah hidup ini!
Saya
ingin mengajak Anda untuk menjadikan kehadiran di Misa sebagai pilar dalam
perjalanan iman Anda, dan untuk membagikan aplikasi ini kepada teman dan
keluarga Anda. Seperti yang dikatakan Santo
Padre Pio: “Lebih mudah bagi bumi untuk ada tanpa matahari daripada tanpa
Kurban Suci Misa”. Mari kita merangkul karunia ilahi ini dan mengalami
sukacita, kedamaian, dan pertumbuhan spiritual yang dibawa Misa ke dalam hidup
kita.
Menghadiri
Misa pada hari Minggu bukan hanya sebuah kewajiban tetapi juga perjumpaan
sejati dengan Kristus yang mengubah minggu kita. Jika Anda sedang berada di
luar rumah atau bepergian, jangan lewatkan pertemuan suci ini.
Anda dapat menggunakan aplikasi Catholic Mass Times
untuk menemukan gereja Katolik terdekat dengan jadwal Misa, Pengakuan Dosa, dan
Adorasi. Aplikasi ini pasti akan membantu Anda! Unduh sekarang juga.
Apakah Wajib Menghadiri Misa Hari Minggu?
Ya,
Gereja meminta kita untuk menghadiri Misa hari Minggu sebagai perintah penting
dalam kehidupan Kristen. Norma ini berasal dari kasih: dengan berpartisipasi
dalam Ekaristi, kita mempersembahkan hari Tuhan kepada Allah dan menerima
rahmat rohani yang memperkuat iman kita dan persatuan kita dengan Kristus.
Bagaimana
Mempersiapkan Diri Secara Rohani untuk Misa Minggu?
Persiapan melibatkan pengembangan rasa antisipasi, mengajarkan nilai Misa
kepada keluarga kita, dan mendekatinya dengan hati yang rela. Misa adalah
pertemuan ilahi: di sana kita menemukan penghiburan, makanan rohani, dan
persekutuan dengan Kristus. Mengalaminya dengan ketenangan dan kekhusyukan
membantu kita untuk merasakan kekayaannya lebih dalam.
Apa yang harus dilakukan
jika saya tidak bisa pergi ke Misa pada hari Minggu?
Jika Anda tidak dapat hadir karena alasan
serius—seperti sakit atau merawat orang lain—Anda tidak melakukan dosa. Dalam
kasus ini, ada baiknya untuk bersatu secara spiritual, membaca Kitab Suci,
berdoa, dan, jika memungkinkan, mengikuti Misa melalui media digital. Aplikasi
Catholic Mass Times juga dapat membantu Anda menemukan perayaan terdekat
atau alternatif lainnya.
Mengapa Misa Hari Minggu Dianggap sebagai Suatu Kewajiban?
Gereja menetapkan perintah ini untuk membantu kita
agar tidak mengabaikan hubungan kita dengan Tuhan. Pergi ke Misa bukan hanya
kewajiban tetapi juga respons kasih terhadap pengorbanan Kristus. Perintah ini
mendorong kesetiaan kita, terutama ketika devosi spontan goyah, dan
memungkinkan kita untuk hidup dalam rahmat dan persekutuan.
Apakah berdosa jika tidak pergi ke Misa pada hari
Minggu?
Tidak menghadiri Misa Minggu tanpa alasan yang sah
merupakan kesalahan serius. Misa adalah saat di mana umat berkumpul bersama
Kristus yang telah bangkit dan menerima rahmat-Nya. Melewatkan Misa Minggu
karena kelalaian atau ketidakpedulian akan bisa memutuskan ikatan kasih dan
persekutuan yang setiap umat Katolik dipanggil untuk menanggapinya dengan
setia.
Dapatkan
beberapa sumber yang saya rekomendasikan di sini:
–
Book “The
Lamb’s Supper” by Scott Hahn.
–
Book “Rediscovering
Catholicism” by Matthew Kelly.