Saturday, September 10, 2016

Holy Love, 9 September 2016

Holy Love, 9 September 2016

Maria -- Tempat Perlindungan Holy Love, berkata: Terpujilah Yesus

Saat ini merupakan hari-hari dikotomi – dimana dua sisi yang berlawanan, di bidang politik maupun sosial, muncul. Mereka yang hidup di dalam kebenaran seturut Perintah-perintah Allah merindukan pengadilan Allah untuk meluruskan suara hati nurani yang jahat. Allah, di dalam KerahimanNya yang sabar, tidak campur tangan dalam sebuah cara yang universal. Tetapi Dia memanggil suara hati nurani, satu demi satu, menuntunnya kepada penyesalan hati yang tulus dalam upaya untuk meningkatkan dan menguatkan Sisa Umat Beriman.

Berdoalah agar Kuasa Allah bersinar kembali di tengah alam semesta dan di dalam setiap hati.

Read Psalm 82+

Sebuah Permohonan Akan Keadilan

Mazmur Asaf. Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi:

"Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim dan memihak kepada orang fasik? Sela

Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim, belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan!

Luputkanlah orang yang lemah dan yang miskin, lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik!"

Mereka tidak tahu dan tidak mengerti apa-apa, dalam kegelapan mereka berjalan; goyanglah segala dasar bumi.

Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. --

Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas."

Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi, sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa.


+-Scripture verses asked to be read by Mary, Refuge of Holy Love.
-Scripture taken from the Ignatius Bible.

Holy Love, 9 September 2016
Ibadah Jumat – demi pertobatan hati dunia.

Yesus hadir dan berkata: Aku adalah Yesusmu, yang lahir menjelma.

Saudara-saudariKu, Aku meminta keteguhanmu di dalam berdoa demi kemenangan kebaikan atas kejahatan dalam pemilihan presiden ini. Beberapa orang tidak bisa melihat adanya kejahatan, yang lainnya bahkan tidak mau melihatnya, karena mereka tidak peduli. Teruslah kamu berdoa demi kemenangan ini dan berteguhlah.


Malam ini Aku melimpahkan Berkat Kasih IlahiKu.