Thursday, August 4, 2016

LDM 29 Juli 2016

PESAN DARI PERAWAN MARIA TERBERKATI
KEPADA PUTERI TERKASIHNYA
LUZ DE MARIA
JULY 29, 2016




Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,

SEMUANYA ADALAH ANAK-ANAK ALLAH, ‘SEMUANYA’ TERMASUK MEREKA YANG TIDAK PERCAYA KEPADANYA.

Mereka yang menjauhi Allah adalah seperti berenang melawan arus dari keberadaannya sendiri. Allah tahu segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia. Dia tahu semua itu lebih dahulu, karena MELALUI TANGAN ALLAH MANUSIA DICIPTAKAN.

WAKTU ADALAH: KARYA TANGAN ALLAH DAN SEGALA SESUATU DIGENAPI SETURUT DAN DIDALAM WAKTU ALLAH...
BUKAN SETURUT APA YANG INGIN DIPAKSAKAN OLEH MANUSIA

Kamu, anak-anakku, sadarilah bahwa jika kamu jauh dari Bapa maka kamu sedang menuju sebuah kematian yang memalukan, kamu berjalan menuju kegagalan, kamu berjalan melawan Tatanan yang sudah mapan, kamu berjalan mencari apa yang akan diberikan oleh kehendak bebas yang disalah-gunakan, kepadamu, untuk memudahkan kamu. Siapakah yang memudahkan manusia untuk menggunakan kehendak bebasnya guna melawan apa yang telah ditetapkan Allah? Setan!

Adalah saat inilah manusia tidak melihat adanya ikatan yang dibuatnya dengan dosa dan tanganmu sendiri yang menyerahkan hal itu kepada setan, dimana kamu memantapkan kerja sama dengan dosa, yang merenggut kebebasan manusia dan menguasainya, mengendalikannya dan mempertahankan supremasinya atas manusia. 

Karena setan, yang memerintah dan mempertahankan kuasanya atas keinginan manusia, mendorong dalam diri manusia, bangkitnya instink dasar yang muncul karena adanya bencana-bencana yang disebabkan oleh penyalah-gunaan kehendak bebas manusia, yang menuntun jiwa menuju persimpangan jalan dimana disitu manusia menghadapi dosa yang menindasnya dan tidakmembiarkan manusia bersatu dengan Tritunggal Yang Maha Kudus.

PUTERAKU MATI DI KAYU SALIB AGAR MANUSIA, YANG TERSESAT DAN MATI KARENA DOSA, BISA DIBANGKITKAN KEMBALI KEPADA KEHIDUPAN YANG BARU DIDALAM PERSATUAN DENGAN TRITUNGGAL YANG MAHA KUDUS. Namun hal ini telah dilupakan oleh sebagian besar anak-anakku, yang melupakan kenyataan bahwa setiap dosa berarti mengasingkan diri mereka bahkan dari dirinya sendiri. Kamu bukan merupakan persatuan Kasih Ilahi, tetapi sebuah persatuan yang memberontak melawan Hukum Allah yang telah ditetapkan agar anak-anakNya bisa berjalan lurus. Manusia berjalan melawan Persatuan ini

SEBAGIAN BESAR UMAT MANUSIA BERGERAK DAN MENGEJAR KEPENTINGAN GAYA HIDUP, SEBUAH TUJUAN YANG BUKAN MERUPAKAN KEHENDAK ILAHI. KAMU BERJALAN SEPERTI ZOMBIE MENUJU SESUATU YANG BUKAN MERUPAKAN TUJUAN AKHIR YANG LAYAK BAGI MANUSIA, KARENA SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH MEREKA SEHARUSNYA MEMPEROLEH KEHIDUPAN KEKAL.

Iblis telah berhasil membuat kejahatan dan perpecahan memasuki Gereja Puteraku. Tujuan dari iblis adalah untuk memecah Gereja Puteraku, meremukkannya, agar dia bisa menguasai Gereja dan menuntunya kepada perpecahan.

BAGI ANAK-ANAKKU, SAAT INI ADALAH SAAT UNTUK TERUS BERJAGA DAN WASPADA, SAAT UNTUK MEMPEROLEH PENGETAHUAN, IMAN YANG MUTLAK, KASIH YANG TAK BERSYARAT KEPADA TRITUNGGAL YANG MAHA KUDUS. SAAT INI, MEREKA YANG BERSIKAP SUAM-SUAM KUKU AKAN BERADA DALAM BAHAYA BESAR.

KAMU HARUS TAHU, MENYADARI DAN MENERIMA KENYATAAN, ANAK-ANAKKU: BAHWA PERSATUAN KINI TELAH PECAH; KAMU MENYEBUT DIRIMU SEBAGAI UMAT KRISTIANI NAMUN KAMU SALING BERTENGKAR SATU SAMA LAIN.

Iblis telah memecah-belah tanpa ada penolakan dari manusia; manusia tidak menyadari bahwa ini merupakan usaha besar dari setan: memecah-belah umat Allah, memberikan racun yang mematikan terutama diantara kardinal-kardinal, uskup-uskup dan imam-imam, agar racun itu tidak nampak nyata.

Anak-anak dari Hatiku Yang Tak Bernoda, beberapa dari imam-imamku merayakan Ekaristi sebagai rutinitas belaka, dan proses Transubstansiasi telah dilupakan dan disepelekan, padahal melalui proses inilah yang membuat Puteraku hadir didalam Ekaristi, demi KasihNya kepada mereka yang menerima Dia dengan Iman.

Anak-anakku,

JANGANLAH LUPA BAHWA KETIKA KAMU MENERIMA TUBUH DAN DARAH PUTERAKU TANPA BERTOBAT DAN MENYESALI DOSA-DOSAMU, DAN DENGAN NIATAN YANG TULUS UNTUK MEMPERBAIKI DIRIMU, SETIAP KOMUNI YANG DILAKUKAN DALAM KEADAAN DILUAR RAHMAT, AKAN MENDATANGKAN KUTUKAN BAGI DIRIMU SENDIRI.

Setan itu cerdik sekali dan dia tahu kelemahan setiap makhluk manusia, dan dia berdiri di pihak manusia agar bisa mengalahkannya.

Orang yang congkak tidak mau mendengarkan Suara dari Surga yang berkali-kali mengatakan kepadanya akan bahaya yang ada di depannya...
Orang yang congkak akan bersikap angkuh dan tidak mau mendengar apapun kecuali apa yang diinginkannya...
Orang yang congkak menyalahkan sesamanya untuk menyembunyikan keangkuhannya...
Orang yang congkak selalu berdebat setiap saat...

AKU MENGATAKAN HAL INI KARENA BEBERAPA DARI KAMU BERSIKAP CONGKAK DAN KAMU TIDAK MAU MENGAKUINYA, KAMU BERSIKAP ANGKUH TETAPI KAMU TIDAK MAU MENGAKUINYA, DAN KAMU MENGHABISKAN WAKTUMU DENGAN MENYUAPI DIRIMU DENGAN BERBAGAI ILMU, NAMUN TANPA MENYERTAKAN ALLAH. 

INILAH ILMU DARI SETAN: ILMU YANG TANPA KASIH, ILMU YANG TANPA KEMURAHAN HATI, TANPA KERENDAHAN HATI DAN TANPA KEADILAN. ILMU YANG TANPA ALLAH ADALAH ILMU DARI SETAN.

Anak-anak dari Hatiku Yang Tak Bernoda:

Saat ini, kamu yang berusaha mengalahkan kemunduranmu setiap saat, akan menemukan kekuatan didalam Ekaristi, didalam persekutuan dengan Puteraku, didalam menggenapi Hukum Allah, didalam karya-karya kemurahan hati, dan dengan selalu berusaha menggenapi Kehendak Ilahi.

Kamu harus selalu berusaha menjadi manusia yang baru yang memperoleh dukungan didalam Puteraku, didalam keinginan yang besar akan persatuan. Kamu harus berjalan untuk menggenapi Kehendak Puteraku, menjadi manusia-manusia baru yang mengasihi Puteraku dan menjadi pelaksana dan pengasih Kehendak Ilahi.

Saat ini umat manusia telah menentukan jalannya: beberapa ada yang berjalan menuju Kebenaran Ilahi, dan yang lain-lainnya menyakiti Hati Kudus Puteraku, dengan cara tergesa-gesa berlari menuju dosa beserta segala bentuk pembaharuannya. Belalai-belalai setan terus menampakkan dirinya melalui berbagai pembaharuan yang bertujuan agar manusia menjadi musnah, dengan berpura-pura ingin menyadarkan manusia mengenai dosa, dan selalu menyertai setiap tindakan manusia. Setan ingin mencuri waktu manusia dan memenuhi pikiran manusia dengan kehidupan penuh khayalan sehingga dia tidak bereaksi apa-apa dan tidak mendengar panggilan dari Puteraku.

Anak-anakku, aku telah menerima kamu di kaki salib Puteraku, dan sebagai Ibu aku harus memperingatkan kamu.  

PERMAINAN YANG KAU LAKUKAN SAAT INI (POKEMON GO) MENGGUNAKAN TEHNOLOGI YANG SELALU KAU BAWA DI TANGANMU, TELAH MENJADIKAN KAMU SEBAGAI ROBOT, MENJAUHKAN KAMU DARI REALITAS, DAN MENYITA PERHATIANMU HINGGA MEMBUATMU MENJADI ORANG YANG MENGGENAPI KEINGINAN-KEINGINAN SETAN.

Tidak ada lagi persatuan. Karunia berbicara telah sirna. Masing-masing dari anak-anakku telah membangun dunianya sendiri, tanpa kasih kepada sesama, hanya mengasihi dirinya sendiri. Kehidupan sehari-hari hanya diisi dengan film-film baru, yang kau tularkan kepada orang lain tanpa memperhitungkan akibatnya.

Manusia dari angkatan ini telah jatuh kedalam lembah kehinaan demi alasan kebebasan, dimana mereka menenggelamkan dirinya kedalam kebejatan moral dalam segala bentuknya. Anak-anak, ini adalah hasil kerja dari setan, inilah yang diinginkan setan agar mereka yang telah menjadi pengikutnya selalu melakukan perbuatan dan tindakan setan atas dirimu, jika kamu membuka dirimu dengan sukarela terhadapnya.

Aku sangat sedih jika menyaksikan orang-orang dewasa membawa anak-anak dan membuka mereka terhadap nafsu sex yang tak terkendali, penyimpangan sex, atau melihat sesuatu yang tak bermoral dan menganggapnya sebagai hal yang alami, berjalan menuju perbuatan setan dan menganggapnya sebagai bagian dari kehidupannya.

Berdoalah anak-anakku, berdoalah bagi Gereja Puteraku, karena skisma itu sedang mendekat dengan lompatan-lompatannya, kebingungan menyebar luas,
dan setan memanfaatkan saat ini.

Berdoalah anak-anakku, berdoalah bagi Rumania, ia akan dikuasai oleh penderitaan.
Alam akan mengguncangnya dan air akan menggenanginya.

Berdoalah anak-anakku, setan sedang bergerak di antara bangsa-bangsa, menggunakan kegelapan untuk mempersiapkan tindakannya. Penderitaan adalah tujuan dari setan. Terorisme hidup dengan memberi makan dirinya setiap saat dengan hasil dari perbuatannya.

Berdoalah anak-anakku, berdoalah bagi Brazil, tanahnya mendatangkan penderitaan.

Berdoalah anak-anakku, kekacauan menjadi satu dengan Amerika Serikat, yang telah kehilangan damainya.

Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,  

KASIHILAH TRITUNGGAL YANG MAHA KUDUS. MASUKLAH KEDALAM KASIH ILAHI DAN TEMUKANLAH AROMA DARI KEBAIKAN DENGAN CARA MELAKSANAKAN KEHENDAK ILAHI.

Umat manusia mengalami perbuatan dari terorisme setan dengan sedih. Belalai setan ini dipaksakan oleh mereka yang menderita karena secara sukarela mereka menghilangkan kehadiran Puteraku dalam hidup mereka.

Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,  

AKU MEMANGGILMU MENUJU PERTOBATAN; BERSERULAH MEMOHON KEBIJAKSANAAN DARI ROH KUDUS DALAM DIRIMU, BERDOALAH MEMOHON KARUNIA PEMBEDAAN DALAM MENGHADAPI BERBAGAI INFORMASI YANG BISA MENUNTUN KEPADA KEBINGUNGAN.

Anak-anak, kemurahan hati sedang menghilang. Kamu mengarahkan kemurahan hati kepada paham kemanusiaan hingga kamu meracuninya dengan paham itu.

Bukan saja bencana-bencana yang membuatmu harus selalu waspada, tetapi kamu juga harus tetap berada di Jalan Puteraku dan melaksanakan Kehendak Ilahi.

PERINGATKANLAH SAUDARA-SAUDARAMU TENTANG SAAT DIMANA KAMU SEDANG HIDUP SEKARANG. Beberapa orang ada yang percaya, namun yang lain-lainnya akan menolakmu. Janganlah menyerah, teruslah kamu memperingatkan saudara-saudaramu, agar mereka kembali ke jalan Injil.

Anak-anakku, janganlah kamu mengharapkan organisasi-organisasi yang berusaha melindungi bumi ini untuk memperingatkan kamu tentang kebenaran adanya ancaman yang mendekat dari alam semesta di luar sana. Bumi ini terancam dari luar angkasa oleh tabrakan dengan sebuah asteroid. Janganlah kamu berusaha menyelamatkan tubuh, tetapi selamatkanlah jiwa.

Anak-anak yang terkasih dari Hatiku Yang Tak Bernoda,  

SADARILAH BAHWA TUJUAN UTAMA DARI KAMU MASING-MASING ADALAH MENGALAMI KEHIDUPAN KEKAL.


Aku melindungi kamu. Aku mengasihi kamu.

Bunda Maria

Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.
Salam Maria yang paling murni, yang dikandung tanpa dosa.


Komentar-komentar sarana (visiuner)

Saudara-saudari,
                                                                                        
Manusia sebagai bagian dari seluruh umat manusia, tidak berusaha merenungkan realitas dari saat ini...

Manusia sedang menghadapkan dirinya, secara sadar maupun tidak, kepada sebuah perubahan yang bersifat pasti. Jika kehendak manusia sesuai dengan permintaan dari Kehendak Ilahi, maka perubahan-perubahan yang menghadang umat manusia itu akan berubah wujudnya. Namun kenyataannya, manusia semakin memberontak melawan Hukum Allah, melawan persekutuan dengan Penciptanya, ketika ilmu pengetahuan campur tangan dalam proses penciptaan kehidupan.

Pada saat yang sama penghinaan publik terhadap kehidupan semakin meluas, dan pada berbagai negara hukum mengenai aborsi telah disahkan. Mungkin kita merasa ngeri jika membaca tentang pembantaian atas anak-anak tak berdosa yang dilakukan atas perintah Herodes ketika dia berusaha memusnahkan kehidupan dari Bayi Yesus. Namun saat ini juga terjadi wabah yang menyebar secara diam-diam: aborsi, dimana ada jutaan anak-anak digugurkan setiap menitnya, dan dengan begitu manusia telah mengulangi perbuatan Herodes dalam skala yang lebih besar saat ini.

Melalui ilmu pengetahuan yang bisa menyentuh proses penciptaan kehidupan, maka hal itu memberi manusia semacam pemikiran ‘kita tidak bergantung kepada Tuhan’, dan pemberontakan manusia terhadap Allah semakin meningkat setiap saat. Setan memanfaatkan hal ini untuk membujuk manusia agar menjauhkan dirinya dari Penciptanya hingga manusia hidup tanpa Allah.

Dengan menerima ilmu pengetahuan yang negativ yang menghasilkan dosa, maka umat manusia telah masuk kedalam wilayah spirituil yang berbahaya; seperti halnya dia berusaha naik menuju penyatuan dirinya dengan Allah, maka saat ini manusia turun ketika dia memutuskan untuk menyatukan drinya dengan setan.

Tindakan penyatuan dengan setan ini berakibat pada tindakan manusia melawan Allah dan penerimaan manusia terhadap pengendalian setan atas segala perbuatannya. Pilihan dari jutaan manusia yang menyembah setan di hadapan patung-patung besar pada beberapa negara di dunia adalah sesuatu yang serius, suatu kekejian. Dan di negara-negara yang tidak membangun patung-patung semacam itu, kelompok-kelompok setan telah meminta kepada setan agar tetap berada di dunia, menjelang kedatangan pemerintahan antikris.

Apa artinya manusia jika tanpa Allah? Sebuah mesin penghasil kejahatan...

Saudara-saudara,

Kita sedang menghadapi sebuah perubahan yang nyata, dimana kekuatan-kekuatan ciptaan (alam ini) melawan manusia, yang bodoh dan keras kepala, yang telah memutuskan ikatan persatuan dengan Penciptanya.

Umat manusia dengan segala perbuatan dan tingkah lakunya yang terpisah sama sekali dengan Karya dan Tindakan Ilahi, seperti yang telah dikatakan oleh Kristus dan Bunda Maria, telah dianggap sebagai musuh dari ciptaan (alam) yang telah dihancurkannya, sebagai musuh kehidupan, dan sekutu dari setan, dan karena itu manusia adalah sebuah mesin pembangkit kekerasan, yang bertentangan dengan damai, persatuan, kemurahan hati, iman dan kasih, dimana sebenarnya manusia telah dipanggil untuk menuju kesana sejak penciptaannya dulu.

Karena itu di tengah segala kekacauan saat ini, dimana hipotesa yang dijual oleh sementara orang kepada orang-orang lain saat ini, mengatakan bahwa setan itu tidak ada, begitu juga neraka dan iblis itu tidak ada, maka pengalaman-pengalaman mistik yang amat menyentuh dari orang-orang kudus, bahkan pengalaman dari para Bapa Gereja, ditolak, dimana mereka itu dituntun oleh Kristus dan Bunda Maria untuk bisa melihat dan mengalami realitas spirituil itu, dan ditolak oleh manusia saat ini: keberadaan iblis, setan dan neraka.

Maka kita harus menyebarkan dan mewartakan penjelasan dari Sabda Allah ini agar kita bisa menyelamatkan satu jiwa sekalipun, satu jiwa yang bagi Allah sangatlah berarti.

Amin.